Minggu, 19/4/26 | 19:07 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Daftar Nama 25 Korban Tragedi Tambang Emas Ilegal di Solok

Tercatat 13 orang meninggal dunia, dan 12 lainnya luka-luka.

Minggu, 29/9/24 | 19:03 WIB
Tim gabungan saat proses evakuasi korban longsor tambang di Solok. (SCIENTIA/Basarnas)

SOLOK, Scientia – Tragedi nahas di tambang emas ilegal di kawasan Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) memakan 25 korban.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Irwan Efendi mengatakan peristiwa longsor di kawasan tambang emas itu menewaskan sebanyak 13 orang, dan 12 orang lainnya luka-luka.

“Total korban 25 orang. Meninggal dunia 13 orang, dan 12 orang dengan kondisi luka berat dan luka ringan,” katanya pada Minggu, (29/9).

Ia menyebut, pencarian korban saat ini sudah dihentikan. Kendati demikian, tim SAR gabungan masih tetap akan membuka posko pengaduan selama 7 hari ke depannya.

BACAJUGA

Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.[foto : sci yrp]

Dari Politisi ke Negarawan, Halim Iskandar Tekankan Arah Kaderisasi PKB di Muscab Sumbar

Senin, 13/4/26 | 22:57 WIB
Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Minggu, 12/4/26 | 14:27 WIB

BACA JUGA: 15 Orang Tertimbun Tambang Emas di Kabupaten Solok

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas IIA Padang, Abdul Malik menambahkan, operasi saat ini memasuki hari ketiga ini dan semua korban berhasil dievakuasi keluar dari lokasi tambang emas ilegal tersebut.

“Korban terakhir berhasil dievakuasi ke posko oleh tim gabungan pukul 08.20 WIB dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Berikut daftar nama korban meninggal maupun luka-luka yang dihimpun Scientia.id dari data BPBD Kabupaten Solok:

Meninggal Dunia

  1. Sat (35), alamat Talang Timur
  2. Desriwandi (48), alamat Talang Barat
  3. Doris (30), alamat Panasahan
  4. Yedrimen (44), alamat Talang Barat
  5. Eri/Yusrizal (44), alamat Taratak Dama
  6. Ilham (25), alamat Panasahan
  7. Zil (31), alamat Solok Selatan Pekonina
  8. Gusri Rahmadyansyah (44), alamat Panasahan
  9. Indra (18), alamat Solok Selatan Pekonina
  10. Ambra (29), alamat Surian
  11. Zakir (26), alamat Taratak Baru Salimpek
  12. Herma Doni (33), alamat Solok Selatan Bumi Ayu
  13. Sugeng (48), alamat Panasahan Sungai Abu

 BACA JUGA: Fakta Terbaru 40 Orang Korban Tambang Emas di Kabupaten Solok

Luka-Luka

  1. Syaria Efendi (30), alamat Taratak Jarak (luka sedang)
  2. Risky Aprikul Putra (21), alamat Sungai Dareh Silanjai (luka berat)
  3. Andika Septriadi (25), alamat Sungai Dare (luka berat)
  4. Musrianto (40), alamat Solok Selatan Pekonina  (luka sedang)
  5. Yadri Nova (34), alamat Panasahan  (luka berat)
  6. Rahul Rahmad Ibrahim (21), alamat Taratak Baru Salimpek (luka berat).
  7. Izul (29), alamat Lurah Gadang sariak ( luka berat)
  8. Khairul Yasri (38), alamat Sungai Kaluang (luka sedang)
  9. Maizaldi (39), alamat Taratak Tinggi Pekonina (luka sedang)
  10. Agus Salim Rahmat (31), alamat Taratak Tinggi Pekonina (luka sedang)
  11. Dewa (40), alamat Jorong Panasan (luka luka)
  12. David Yulianto (33), alamat Pekonina Solok Selatan (luka ringan).

Semua korban dalam keadaan meninggal dunia sudah dibawa ke rumah duka. Sementara korban luka berat dirawat intensif di RSUD Aro Suka dan RSUD M Natsir, dan di antara korban luka ringan sudah ada yang diperbolehkan pulang.

BACA JUGA: Pemprov Sumbar Serahkan Bantuan bagi Korban Tambang Ilegal di Solok

Diketahui, longsor terjadi pada Kamis, (27/9) di lubang bekas galian tambang lama yang sudah ditinggalkan penambang terdahulu. Longsor diduga terjadi karena intensitas hujan yang tinggi saat korban mendulang emas secara konvensional.

Korban tragedi ini terdiri dari masyarakat sekitar lokasi nagari di Kecamatan Hiliran Gumanti, Pekonina Kabupaten Solok Selatan, dan daerah lainnya. Jarak lokasi menghabiskan waktu sekitar 8 jam jalan kaki dari pusat nagari (desa) terdekat.

Adapun tim SAR gabung evakuasi korban tambang emas ini, terdiri dari BPBD Kabupaten Solok, BPBD Provinsi Sumbar, Basarnas Padang, PMI, TNI-Polri, dan lembaga lain serta masyarakat setempat.

Tags: Daftar Korban Tewas Tambang Emas di SolokDaftar Nama Korban Tambang Ilegal di SolokFakta Korban Tambang di SolokJumlah Korban Longsor Tambang Ilegal di Kabupaten SolokKasus Tambang Ilegal IndonesiaKorban Longsor Tambang Ilegal SolokTambang Ilegal di Sumatera Barat
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Fordeswita Upaya Tingkatkan Indeks Kebugaran Masyarakat Sumbar

Berita Sesudah

Pemprov Sumbar Bantah Tudingan Sanggar Darak Badarak dengan 15 Ajakan

Berita Terkait

Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.[foto : sci yrp]

Dari Politisi ke Negarawan, Halim Iskandar Tekankan Arah Kaderisasi PKB di Muscab Sumbar

Senin, 13/4/26 | 22:57 WIB

Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.Padang, Scientia - Ketua Bidang Penataan Organisasi, Eksekutif dan Legislatif DPP Partai...

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Minggu, 12/4/26 | 14:27 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Tim Lupak Satresnarkoba Polres Dharmasraya Polda Sumbar menggerebek aktivitas pesta narkotika jenis sabu di Kecamatan Pulau Punjung...

Komisi V DPRD Sumbar Turun Lapangan, Pastikan Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran di Pessel

Komisi V DPRD Sumbar Turun Lapangan, Pastikan Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran di Pessel

Sabtu, 11/4/26 | 21:27 WIB

PESSEL — Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat turun langsung ke lapangan untuk memastikan penggunaan anggaran pendidikan tahun 2026 berjalan...

Muhidi Serap Aspirasi Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027.

Muhidi Serap Aspirasi Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027.

Kamis, 09/4/26 | 21:21 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, berdiskusi dengan perwakilan penyandang disabilitas usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana...

Muhidi Dorong Kepala SMK Aktif Gaet APBN, DPRD Sumbar Siapkan Dukungan

Muhidi Dorong Kepala SMK Aktif Gaet APBN, DPRD Sumbar Siapkan Dukungan

Kamis, 09/4/26 | 21:18 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mendorong kepala sekolah SMK agar aktif mengakses anggaran pendidikan dari APBN untuk...

Tekanan Fiskal dan Beban Pascabencana, DPRD Sumbar Kawal RKPD 2027

Tekanan Fiskal dan Beban Pascabencana, DPRD Sumbar Kawal RKPD 2027

Rabu, 08/4/26 | 21:13 WIB

PADANG — DPRD Provinsi Sumatera Barat berkomitmen mengawal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di tengah tekanan keuangan...

Berita Sesudah
Pemprov Sumbar Bantah Tudingan Sanggar Darak Badarak dengan 15 Ajakan

Pemprov Sumbar Bantah Tudingan Sanggar Darak Badarak dengan 15 Ajakan

POPULER

  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemikiran Halliday tentang Semiotika Sosial dalam Ilmu Bahasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengangguran Sarjana Tembus 1 Juta, Puan: Sistem Pendidikan dan Pasar Kerja Kita Gagal Terkoneksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026