Selasa, 30/6/26 | 10:03 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI KREATIKA

Puisi-puisi Febrian Hidayat dan Ulasannya oleh Dara Layl

Minggu, 07/7/24 | 16:39 WIB

Hal ini terlihat dalam larik sajak;

/Pasir pantai yang terhempas ke tepian/

/Namun, para pejaan itu asik dengan hibura masing-masing/

/Melupakan panggilan Tuhan/

BACAJUGA

Puisi-puisi Rifqi Septian Dewantara dan Ulasannya oleh Azwar

Puisi-puisi Rifqi Septian Dewantara dan Ulasannya oleh Azwar

Minggu, 08/6/25 | 16:36 WIB
Puisi-puisi Puti Fathiya Azzahra dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Puisi-puisi Puti Fathiya Azzahra dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Minggu, 01/6/25 | 06:46 WIB

/Panggilan itu dating tatkala senja/

/Teat di matahari tenggelam/

/Selamat tinggal Mesjid tua di tepi pantai/

/Engkau indah/

/Namun ayang engkau hilang takala senja/

Potongan puisi kedua ini bermakna sangat dalam dan memberikan kita banyak tamparan, terutama bagi anak muda. Puisi kedua ini seperti merepresentasikan keadaan saat ini, seperti sebuah kritik social yang bertujuan untuk mengkritik atau menyindir situasi social yang terjadi dalam masyarakat. Salah-satu puisi kritik sosial masyarakat juga pernah ditulis leh penyair W.S Rendra dengan judul “Aku Bertanya”

/Aku bertanya…/

/tetapi pertanyaan-pertanyaanku/

/berbentur jidat penyair-penyair salon,/

/yang bersajak tentag anggur dan rembulan,/

/sementara ketidakadilan terjadi/

/di sampingnya,/

/dan delapan juta kanak-kanak tanpa Pendidikan,/

/termangu-mangu dalam kaki dewi kesenian/

Puisi ketiga, “Ingatan di Masa Itu,”. Puisi ketiga ini bercerita tentang kenangan akan seorang kawan lama, namun kawan lama itu telah dulu berpuang. Puisi ini juga mengandung kata-kata permohonan terima kasih yang arat akan kehilangan, hal ini bisa dilihat dalam sajak;

/Di keheningan malam/

/Menyisakan cerita cerita kecil di antara kita/

 /Detak suara jantungnya tah hilang/

/Antara do`a dan harapan menjadi haru dalam kisah pertemanan ini/

Puisi adalah sebuah karya sastra yang indah dan kaya akan diksi-diksi, untuk itu perlu lagi bagi penyair untuk memperhatikan diksi yag akan dipakai dalam membuat puisi. Secara keseluruhan puisi ini sangat bagus untuk dibaca, karena dari ketiga puisi ini kita bisa belajar bahwa kejadian sehari-hari yang mungkin kita rasa akan berlalu, ternayata jadi lebih berkesan jika dituliskan menjadi sebuah puisi. Terima kasih untuk puisinya Febrian, teruslah menulis dan berproses, ditunggu puisi lainnya! (*)

 

Tentang Kreatika

Kolom ini diasuh oleh FLP Sumatera Barat bekerja sama dengan Scientia.id. Kolom ini diperuntukkan untuk pemula agar semakin mencintai dunia sastra (cerpen dan puisi). Adapun kritik dalam kolom ini tidak mutlak merepresentasikan semua pembaca. Kirimkan cerpen atau puisimu ke karyaflpsumbar@gmail.com.

 

Halaman 3 dari 3
Prev123
Tags: DARA LAYLFebrian HidayatFLP SumbarKreatika
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dari Tangan ke Pikiran: Revolusi Belajar Bahasa Inggris melalui Ponsel Pintar

Berita Sesudah

“Ke Hadirat” dan “Kehadiran”

Berita Terkait

Puisi-puisi Rifqi Septian Dewantara dan Ulasannya oleh Azwar

Puisi-puisi Rifqi Septian Dewantara dan Ulasannya oleh Azwar

Minggu, 08/6/25 | 16:36 WIB

  Puisi-puisi Rifqi Septian Dewantara Alienasi Hidup Kita hanya seorang pelancong Yang mengembara segala tempat Lalu tinggal – termenung Di...

Puisi-puisi Puti Fathiya Azzahra dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Puisi-puisi Puti Fathiya Azzahra dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Minggu, 01/6/25 | 06:46 WIB

Puisi-puisi Puti Fathiya Azzahra Gambar Diri Ini gambar diri. Aku yang berjalan tak selalu lurus, kadang tersandung bayangan sendiri, cerobohku...

Cerpen “Seberkas Titik yang Masih Tertinggal” Karya Arifah Prima Satrianingrum dan Ulasannya oleh Azwar

Cerpen “Seberkas Titik yang Masih Tertinggal” Karya Arifah Prima Satrianingrum dan Ulasannya oleh Azwar

Minggu, 25/5/25 | 09:15 WIB

Seberkas Titik yang Masih Tertinggal Cerpen Oleh: Arifah Prima Satrianingrum   Siang itu, matahari dengan terik mengambang di Padang. Ruas-ruas...

Puisi-puisi Karya Farha Nabila dan Ulasannya Oleh Dara Layl

Puisi-puisi Karya Farha Nabila dan Ulasannya Oleh Dara Layl

Minggu, 11/5/25 | 07:10 WIB

Puisi-puisi Farha Nabila   Kanak-Kanak dalam Diri Tatkala kutemukan diriku dalam relung kesepian Yang disana takkan kutemukan dengungan sumpah serapah...

Cerpen “Sejauh Apapun, Kau Akan Selalu Hebat” karya Balqin Adzra dan Ulasannya oleh M. Adioska

Cerpen “Sejauh Apapun, Kau Akan Selalu Hebat” karya Balqin Adzra dan Ulasannya oleh M. Adioska

Minggu, 04/5/25 | 08:40 WIB

Sejauh Apapun, Kau Akan Selalu Hebat Karya: Balqin Adzra   “Silahkan mampir! Kami mempunyai mochi varian baru!” teriak sang penjual...

Puisi-puisi Feiruzy Azzahra dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Puisi-puisi Feiruzy Azzahra dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Minggu, 27/4/25 | 16:31 WIB

Puisi-puisi Feiruzy Azzahra   Merindu Nagari Nan Jauh Tiap langkah yang menapak Meninggalkan rindu yang menjejak Risau nan gulandah memenuhi...

Berita Sesudah
Kata “dalem“ dan Pronomina Serapan dalam Bahasa Indonesia

“Ke Hadirat” dan “Kehadiran”

Discussion about this post

POPULER

  • Firdaus: Kader PMII Harus Profesional Bergerak dan Hidupkan Semangat Organisasi di Kampus

    Firdaus Desak Pemprov Sumbar dan Pertamina Atasi Antrean Panjang di SPBU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kreativitas Berbahasa yang Anomali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Padang Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi Fraksi Terhadap P-KUA dan P-PPAS Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ikuti Kejuaraan di UNP, Atlet Silat Benteng Murni Manfaatkan Rumah Singgah Sahabat Donizar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perolehan Suara PKB di Padang Jadi Objek Penelitian Mahasiswa Unand

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026