Selasa, 30/6/26 | 11:23 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI KREATIKA

Puisi-puisi Febrian Hidayat dan Ulasannya oleh Dara Layl

Minggu, 07/7/24 | 16:39 WIB

Puisi pertama, “Sahur”, puisi ini bercerita tentang kegiatan sahur. Sahur itu sendiri adalah sebuah istilah dalam islam yang merujuk kepada aktivitas makan oleh umat islam yang dilakukan sebelu adzan subuh bagi yang akan menjalankan ibadah puasa. Puisi secara umum mengisahkan aktivitas sahur yang kerapkali dialami oleh mahasiwa yang biasanya tinggal di kos atau kontrakan, jauh dari orang tua serta makan dengan seadanya. Hal ini terlihat dalam larik sajak;

/Seketika itu juga/

/Aroma masakan telur tercium/

/Mata yang awalnya tidak bia dibuka/

BACAJUGA

Puisi-puisi Rifqi Septian Dewantara dan Ulasannya oleh Azwar

Puisi-puisi Rifqi Septian Dewantara dan Ulasannya oleh Azwar

Minggu, 08/6/25 | 16:36 WIB
Puisi-puisi Puti Fathiya Azzahra dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Puisi-puisi Puti Fathiya Azzahra dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Minggu, 01/6/25 | 06:46 WIB

/Akhirnya terbuka dengan masakan kawan/

/Menikmati santapan sahur dengan satu telur/

Bait di atas sangat jelas menggambarkan aktivitas sahur. Walaupun sebuah puisi bisa mengemukakan rekaman detik-detik kehidupan yang dilalui akan lebih baik jika penulisannya tidak menuliskannya `terang-terangan`. Putu Arya Tirtawirya menjabarkan bahwa, puisi merupakan ungkapan secara implisit dan samar, dengan makna yang tersirat, di mana kata-katanya condong pada makna konotatif (makna tidak sebenarnya).

Puisi kedua, “Panggilan Senja”. Puisi kedua ini akan membawa kita  pada dua emosi, yang pertama adalah emosi menyenangkan karena berlatar di pantai yang akan membawa kita membayangi matahari terbemam di laut lepas. Indah.

Namun, di sisi lain, kita juga akan dibawa ada emosi yang miris, karena ketika matahari terbenam bertepatan dengan suara adzan dan kala magrib, lebih bayak yang memilih meninggalkan salat dan memilih hanya menatap senja, puisi ini juga mengisahkan tentang sebuah `bagunan` yang bisa berarti `masjid` atau `mushola` yang sudah usang dan tidak lagi dirawat. Puisi ini terasa seperti sebuah kritik yang lugas, terutama kepada kita anak muda yang kadang lupa kewajiban demi hal-hal yang dianggap estetik.

Halaman 2 dari 3
Prev123Next
Tags: DARA LAYLFebrian HidayatFLP SumbarKreatika
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dari Tangan ke Pikiran: Revolusi Belajar Bahasa Inggris melalui Ponsel Pintar

Berita Sesudah

“Ke Hadirat” dan “Kehadiran”

Berita Terkait

Puisi-puisi Rifqi Septian Dewantara dan Ulasannya oleh Azwar

Puisi-puisi Rifqi Septian Dewantara dan Ulasannya oleh Azwar

Minggu, 08/6/25 | 16:36 WIB

  Puisi-puisi Rifqi Septian Dewantara Alienasi Hidup Kita hanya seorang pelancong Yang mengembara segala tempat Lalu tinggal – termenung Di...

Puisi-puisi Puti Fathiya Azzahra dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Puisi-puisi Puti Fathiya Azzahra dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Minggu, 01/6/25 | 06:46 WIB

Puisi-puisi Puti Fathiya Azzahra Gambar Diri Ini gambar diri. Aku yang berjalan tak selalu lurus, kadang tersandung bayangan sendiri, cerobohku...

Cerpen “Seberkas Titik yang Masih Tertinggal” Karya Arifah Prima Satrianingrum dan Ulasannya oleh Azwar

Cerpen “Seberkas Titik yang Masih Tertinggal” Karya Arifah Prima Satrianingrum dan Ulasannya oleh Azwar

Minggu, 25/5/25 | 09:15 WIB

Seberkas Titik yang Masih Tertinggal Cerpen Oleh: Arifah Prima Satrianingrum   Siang itu, matahari dengan terik mengambang di Padang. Ruas-ruas...

Puisi-puisi Karya Farha Nabila dan Ulasannya Oleh Dara Layl

Puisi-puisi Karya Farha Nabila dan Ulasannya Oleh Dara Layl

Minggu, 11/5/25 | 07:10 WIB

Puisi-puisi Farha Nabila   Kanak-Kanak dalam Diri Tatkala kutemukan diriku dalam relung kesepian Yang disana takkan kutemukan dengungan sumpah serapah...

Cerpen “Sejauh Apapun, Kau Akan Selalu Hebat” karya Balqin Adzra dan Ulasannya oleh M. Adioska

Cerpen “Sejauh Apapun, Kau Akan Selalu Hebat” karya Balqin Adzra dan Ulasannya oleh M. Adioska

Minggu, 04/5/25 | 08:40 WIB

Sejauh Apapun, Kau Akan Selalu Hebat Karya: Balqin Adzra   “Silahkan mampir! Kami mempunyai mochi varian baru!” teriak sang penjual...

Puisi-puisi Feiruzy Azzahra dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Puisi-puisi Feiruzy Azzahra dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Minggu, 27/4/25 | 16:31 WIB

Puisi-puisi Feiruzy Azzahra   Merindu Nagari Nan Jauh Tiap langkah yang menapak Meninggalkan rindu yang menjejak Risau nan gulandah memenuhi...

Berita Sesudah
Kata “dalem“ dan Pronomina Serapan dalam Bahasa Indonesia

“Ke Hadirat” dan “Kehadiran”

Discussion about this post

POPULER

  • Firdaus: Kader PMII Harus Profesional Bergerak dan Hidupkan Semangat Organisasi di Kampus

    Firdaus Desak Pemprov Sumbar dan Pertamina Atasi Antrean Panjang di SPBU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kreativitas Berbahasa yang Anomali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Padang Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi Fraksi Terhadap P-KUA dan P-PPAS Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ikuti Kejuaraan di UNP, Atlet Silat Benteng Murni Manfaatkan Rumah Singgah Sahabat Donizar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salindia atau PPT? Potret Sikap Bahasa Generasi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026