Selasa, 30/6/26 | 10:06 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Follower: Kekuatan Tersembunyi Dibalik Kesuksesan Kelompok

Minggu, 07/7/24 | 11:46 WIB

BACAJUGA

Puisi-puisi M. Subarkah

Salindia atau PPT? Potret Sikap Bahasa Generasi Digital

Senin, 29/6/26 | 21:20 WIB
Batu dan Zaman

Peran Podcast dalam Produksi Bahasa

Senin, 29/6/26 | 21:06 WIB

Kelima, tahu diri. Follower efektif mesti tahu posisi dan perannya dalam kelompok. Kelompok terdiri dari kumpulan peran-peran yang tergabung menjadi satu kesatuan untuk mewujudkan tujuan bersama. Tidak mungkin semua individu dalam kelompok menjadi pemimpin atau sebaliknya. Dengan memahami posisi, follower dapat menempatkan diri sesuai dengan peran yang diamanahkan pada dirinya. Sehingga fenomena offside atau ada yang terlangkahi yang selama ini ada dalam aktivitas kelompok dapat terhindari.

Keenam, terus kembangkan keterampilan. Follower yang terus belajar dan mengembangkan diri akan memberi kontribusi yang semakin besar kepada kelompok. Mereka akan membantu kelompok untuk berkembang. Hal ini dimaklumi karena dunia yang terus berkembang, sehingga semua yang ada dituntut untuk menyesuaikan diri. Kelompok yang diam akan tertinggal dengan sendirinya.

Pemimpin memang berdiri di depan, mengarahkan dan mendorong dalam mencapai tujuan kelompok. Namun tidak ada depan, jika tidak ada belakang. Sehingga keberadaan pemimpin dan follower adalah dua elemen yang menjadi satu, bahu membahu dalam mencapai tujuan bersama. Yang berbeda antara pemimpin dan follower hanyalah peran yang dimainkan, namun tujuan tetap sama yaitu untuk kesuksesan kelompok.

Halaman 3 dari 3
Prev123
Tags: #follower#kelompok#Riza Andesca Putra
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Yang Bertahan dan Hilang di Yogyakarta

Berita Sesudah

Dari Tangan ke Pikiran: Revolusi Belajar Bahasa Inggris melalui Ponsel Pintar

Berita Terkait

Puisi-puisi M. Subarkah

Salindia atau PPT? Potret Sikap Bahasa Generasi Digital

Senin, 29/6/26 | 21:20 WIB

Oleh: M. Subarkah (Mahasiswa Prodi S2 Linguistik FIB Universitas Andalas)   “Besok presentasi pakai PPT, ya.” Kalimat tersebut hampir setiap...

Batu dan Zaman

Peran Podcast dalam Produksi Bahasa

Senin, 29/6/26 | 21:06 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Ada pengalaman yang menyenangkan setiap kali mengikuti episode...

Kreativitas Berbahasa yang Anomali

Kreativitas Berbahasa yang Anomali

Senin, 29/6/26 | 13:05 WIB

Oleh: Alex Darmawan (Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas)   Di zaman milenial sekarang ini, kreativitas adalah hal yang sangat...

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Minggu, 21/6/26 | 14:59 WIB

Oleh: Puty Mahira Zahrani (Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Andalas)   Hidup di abad ke-21 rasanya...

Makna Dibalik Puisi “Harapan” Karya Sapardi Tinjauan Semiotika

Gaya Bahasa dalam Cerpen “Beki Bebek” Karya Vanda Parengkuan

Minggu, 21/6/26 | 14:42 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif FIB Universitas Andalas)           "Kata yang...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

Minggu, 21/6/26 | 14:31 WIB

Oleh: Noor Alifah (Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Di era digital, menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan tidak pernah semudah...

Berita Sesudah
Dari Tangan ke Pikiran: Revolusi Belajar Bahasa Inggris melalui Ponsel Pintar

Dari Tangan ke Pikiran: Revolusi Belajar Bahasa Inggris melalui Ponsel Pintar

Discussion about this post

POPULER

  • Firdaus: Kader PMII Harus Profesional Bergerak dan Hidupkan Semangat Organisasi di Kampus

    Firdaus Desak Pemprov Sumbar dan Pertamina Atasi Antrean Panjang di SPBU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kreativitas Berbahasa yang Anomali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Padang Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi Fraksi Terhadap P-KUA dan P-PPAS Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ikuti Kejuaraan di UNP, Atlet Silat Benteng Murni Manfaatkan Rumah Singgah Sahabat Donizar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perolehan Suara PKB di Padang Jadi Objek Penelitian Mahasiswa Unand

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026