Kamis, 14/5/26 | 10:11 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Follower: Kekuatan Tersembunyi Dibalik Kesuksesan Kelompok

Minggu, 07/7/24 | 11:46 WIB

Keempat, follower penyeimbang kepemimpinan. Follower yang objektif, kritis namun konstruktif dapat memberikan masukan yang berharga bagi pemimpin. Mereka bisa jadi cermin, membantu pemimpin melihat kelemahan dan kekurangan dalam kelompok yang terlewatkan. Mereka juga dapat melengkapi dan menutupi kekurangan pemimpin yang juga manusia biasa yang tidak sempurna.

Dengan memahami empat hal di atas, semakin jelas bagi kita bahwa follower adalah bagian dari dinamika kelompok yang sangat mempengaruhi kesuksesan kelompok. Namun, apakah semua follower bisa berperan demikian? Tentu tidak. Hanya follower yang efektif yang mampu mendorong kelompok dalam kesuksesan. Ada beberapa hal  yang bisa kita lakukan agar dapat menjadi follower efektif, di antaranya: pertama, pahami visi dan tujuan kelompok. Visi kelompok adalah cita-cita yang ingin dicapai kelompok dalam jangka panjang. Sementara itu, tujuan kelompok adalah target-target jangka pendek yang mesti dicapai dalam proses mewujudkan visi. Dua hal ini adalah arah atau kompas dalam penyelenggaraan kelompok. Semua follower harus memahami ini dengan jelas sehingga semua aktivitas yang dilakukan dalam kelompok tetap di rel dan konsisten dalam mancapai tujuan.

Kedua, terap dan kembangkan komunikasi terbuka. Komunikasi adalah media dalam interaksi kelompok. Menerapkembangkan komunikasi yang terbuka antar individu dalam kelompok, baik sesama follower maupun dengan pemimpin, adalah salah satu kunci sukses kelompok. Komunikasi terbuka yang saling menghormati. Ide-ide akan tumbuh dan berkembang serta konflik-konflik akan terselesaikan dengan konstruktif. Dengan demikian, susasana kelompok akan hidup sehingga semangat dalam mencapai tujuan senantiasa tinggi.

Ketiga, ambil inisiatif dan berkolaborasi. Yakinilah bahwa tujuan kelompok tidak akan tercapai jika bekerja sendiri dan menunggu instruksi. Follower efektif mesti proaktif dalam mengambil peran yang bisa dilakukan. Tawarkan ide-ide baru dan solusi terhadap permasalahan yang ada. Kemudian berkerjasamalah dengan yang lain, saling mendukung dan menguatkan.

BACAJUGA

Ironi Nasib Anak Perempuan di Tengah Himpitan Ekonomi

Ironi Nasib Anak Perempuan di Tengah Himpitan Ekonomi

Minggu, 10/5/26 | 22:16 WIB
Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Galgah dan Kapitil Kata Baru yang Viral Tahun 2026

Minggu, 10/5/26 | 21:59 WIB

Keempat, bertanggung Jawab dan berkomitmen: Tanggung jawab dan komitmen adalah dua sifat penting yang harus dimiliki oleh seorang follower yang efektif. Mereka memahami tanggung jawab dalam kelompok, serta berkomitmen untuk melaksanakan tugas-tugas mereka dengan sebaik mungkin. Mereka juga siap untuk menerima konsekuensi dari setiap tindakan yang diambil.

Halaman 2 dari 3
Prev123Next
Tags: #follower#kelompok#Riza Andesca Putra
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Yang Bertahan dan Hilang di Yogyakarta

Berita Sesudah

Dari Tangan ke Pikiran: Revolusi Belajar Bahasa Inggris melalui Ponsel Pintar

Berita Terkait

Ironi Nasib Anak Perempuan di Tengah Himpitan Ekonomi

Ironi Nasib Anak Perempuan di Tengah Himpitan Ekonomi

Minggu, 10/5/26 | 22:16 WIB

Oleh: Adela Damanik (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas)   Sekolah atau Menikah? Ironi Nasib Anak Perempuan...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Galgah dan Kapitil Kata Baru yang Viral Tahun 2026

Minggu, 10/5/26 | 21:59 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Tahun 2026, beberapa kata baru...

Puisi-puisi M. Subarkah

Ciri Khas Gaya Komunikasi Donald Trump di Depan Publik

Minggu, 10/5/26 | 12:22 WIB

Oleh: M. Subarkah (Mahasiswa Prodi S2 Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Dalam dunia politik modern, komunikasi menjadi salah satu...

Penulisan Jenjang Akademik dalam Bahasa Indonesia

Mengenal Mandeh Sako dalam Adat Minangkabau

Minggu, 10/5/26 | 12:15 WIB

Oleh: Yori Leo Saputra (Guru SMAN 1 Ranah Pesisir)   Salah satu prinsip kekerabatan matrilineal adalah sumber keturunan berasal dari...

Hijau di Atas Kertas: Penerapan Green Accounting di Indonesia

Hijau di Atas Kertas: Penerapan Green Accounting di Indonesia

Minggu, 03/5/26 | 22:55 WIB

Oleh: Zhafirah Khalista Mewal (Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Andalas)   Masalah lingkungan di Indonesia saat...

Ketika Iman Menjadi Modal Sosial dan Ekonomi

Parliamentary Threshold Daerah dan Pemerataan Pembangunan

Minggu, 03/5/26 | 22:20 WIB

Oleh: Syamsul Bahri (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Eka Sakti, Sumatera Barat)   Pemerataan pembangunan di Indonesia selama ini lebih banyak...

Berita Sesudah
Dari Tangan ke Pikiran: Revolusi Belajar Bahasa Inggris melalui Ponsel Pintar

Dari Tangan ke Pikiran: Revolusi Belajar Bahasa Inggris melalui Ponsel Pintar

Discussion about this post

POPULER

  • Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Direktur Utama Perumda AM Hendra Pebrizal bersama Kajari Padang Koswara, dan disaksikan Wali Kota Padang Fadly Amran, di ZHM Premiere Hotel, Selasa (12/5/2026).

    Wali Kota Padang Tegaskan Dirut PDAM Bekerja Secara Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harimau vs Singa, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Fakta Sains dan Kasus Nyatanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Penghubung “tetapi” dan “sedangkan”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Terima Kunjungan Konjen India Peluang Beasiswa Pelajar Kota Padang yang Ingin berkuliah di India

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026