Keempat, follower penyeimbang kepemimpinan. Follower yang objektif, kritis namun konstruktif dapat memberikan masukan yang berharga bagi pemimpin. Mereka bisa jadi cermin, membantu pemimpin melihat kelemahan dan kekurangan dalam kelompok yang terlewatkan. Mereka juga dapat melengkapi dan menutupi kekurangan pemimpin yang juga manusia biasa yang tidak sempurna.
Dengan memahami empat hal di atas, semakin jelas bagi kita bahwa follower adalah bagian dari dinamika kelompok yang sangat mempengaruhi kesuksesan kelompok. Namun, apakah semua follower bisa berperan demikian? Tentu tidak. Hanya follower yang efektif yang mampu mendorong kelompok dalam kesuksesan. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan agar dapat menjadi follower efektif, di antaranya: pertama, pahami visi dan tujuan kelompok. Visi kelompok adalah cita-cita yang ingin dicapai kelompok dalam jangka panjang. Sementara itu, tujuan kelompok adalah target-target jangka pendek yang mesti dicapai dalam proses mewujudkan visi. Dua hal ini adalah arah atau kompas dalam penyelenggaraan kelompok. Semua follower harus memahami ini dengan jelas sehingga semua aktivitas yang dilakukan dalam kelompok tetap di rel dan konsisten dalam mancapai tujuan.
Kedua, terap dan kembangkan komunikasi terbuka. Komunikasi adalah media dalam interaksi kelompok. Menerapkembangkan komunikasi yang terbuka antar individu dalam kelompok, baik sesama follower maupun dengan pemimpin, adalah salah satu kunci sukses kelompok. Komunikasi terbuka yang saling menghormati. Ide-ide akan tumbuh dan berkembang serta konflik-konflik akan terselesaikan dengan konstruktif. Dengan demikian, susasana kelompok akan hidup sehingga semangat dalam mencapai tujuan senantiasa tinggi.
Ketiga, ambil inisiatif dan berkolaborasi. Yakinilah bahwa tujuan kelompok tidak akan tercapai jika bekerja sendiri dan menunggu instruksi. Follower efektif mesti proaktif dalam mengambil peran yang bisa dilakukan. Tawarkan ide-ide baru dan solusi terhadap permasalahan yang ada. Kemudian berkerjasamalah dengan yang lain, saling mendukung dan menguatkan.
Keempat, bertanggung Jawab dan berkomitmen: Tanggung jawab dan komitmen adalah dua sifat penting yang harus dimiliki oleh seorang follower yang efektif. Mereka memahami tanggung jawab dalam kelompok, serta berkomitmen untuk melaksanakan tugas-tugas mereka dengan sebaik mungkin. Mereka juga siap untuk menerima konsekuensi dari setiap tindakan yang diambil.










Discussion about this post