Rabu, 11/2/26 | 13:07 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Follower: Kekuatan Tersembunyi Dibalik Kesuksesan Kelompok

Minggu, 07/7/24 | 11:46 WIB

Oleh: Riza Andesca Putra
(Dosen Departemen Pembangunan dan Bisnis Peternakan Unand & Mahasiswa Program Doktor Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan UGM)

 

Ketika kita membicarakan kesuksesan sebuah kelompok atau organisasi, seringkali fokus kita tertuju pada pemimpinnya. Seorang sosok karismatik yang mampu menginspirasi dan mengarahkan tim mewujudkan tujuan yang diinginkan. Kita sering lupa atau malah mengabaikan bahwa dibalik seorang pemimpin yang sukses terdapat kekuatan tersembunyi yang tak kalah pentingnya: para follower atau pengikut.

BACAJUGA

Runtuhnya Kandang Open House Ayam Broiler

Gonta-ganti Kementerian: Tantangan Menghadapi Transisi

Minggu, 20/10/24 | 06:49 WIB
Runtuhnya Kandang Open House Ayam Broiler

Kunci Sukses Beternak Ayam Broiler dengan Sistem Closed House

Minggu, 29/9/24 | 09:49 WIB

Follower yang kita bahas di sini adalah anggota atau individu yang mendukung dan mengikuti arahan dari pemimpin dalam sebuah kelompok atau organisasi, bukan follower yang ada di media sosial.

Follower adalah bagian integral yang tidak dapat dipisahkan dalam sebuah kelompok atau organisasi. Tidak ada kelompok tanpa follower. Sering kali, keberhasilan sebuah kelompok justru bergantung pada bagaimana para follower berkontribusi dan mendukung visi serta tujuan yang telah ditetapkan. Bukannya hanya bergantung kepada kepiawaian pemimpin saja.

Minimal terdapat empat hal yang membuat follower begitu penting dalam kelompok, yaitu pertama, follower adalah eksekutor kegiatan kelompok. Semua kegiatan yang dirumuskan untuk mencapai tujuan kelompok, dilaksanakan oleh follower dalam bentuk tindakan nyata. Follower-lah yang memastikan setiap detail kegiatan terlaksana sesuai dengan rencana. Tanpa follower yang berdedikasi dan kompeten, visi kelompok dan pemimpin yang bernas, hanya akan menjadi sebuah ide diatas kertas.

Kedua, follower membawa semangat dan motivasi. Dalam banyak kasus, semangat dan motivasi dari follower sangat berpengaruh terhadap suasana kerja di dalam kelompok. Follower yang termotivasi dapat menjadi energi positif yang menginspirasi anggota kelompok yang lain. Mereka juga bisa menjadi agen perubahan yang mendorong inovasi dan perbaikan yang berkelanjutan.

Ketiga, follower adalah penjaga integritas dan etika. Follower yang baik juga berperan sebagai penjaga integritas dan etika dalam kelompok. Mereka memastikan bahwa semua tindakan yang dilakukan dan keputusan yang diambil memenuhi nilai-nilai dan standar yang telah disepakati bersama. Ini sangat penting dalam sebuah kelompok untuk menjaga kekompakan dan kesehatan kelompok serta reputasi dan kredibilitas kelompok di mata publik.

Halaman 1 dari 3
123Next
Tags: #follower#kelompok#Riza Andesca Putra
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Yang Bertahan dan Hilang di Yogyakarta

Berita Sesudah

Dari Tangan ke Pikiran: Revolusi Belajar Bahasa Inggris melalui Ponsel Pintar

Berita Terkait

Puisi-puisi M. Subarkah

Bahasa yang Membentuk Cara Kita Membenci

Minggu, 01/2/26 | 15:17 WIB

Oleh: M. Subarkah (Mahasiswa Magister Linguistik Universitas Andalas)   Kebencian jarang lahir dari kekosongan. Ia tumbuh pelan-pelan, disirami kata-kata, dipupuk...

Representasi Perempuan dalam Novel “Perempuan di Titik Nol dan Entrok: Kajian Feminisme”

Representasi Perempuan dalam Novel “Perempuan di Titik Nol dan Entrok: Kajian Feminisme”

Minggu, 01/2/26 | 15:10 WIB

Oleh: Rosidatul Arifah (Mahasiswi Sastra Indonesia dan Anggota Labor Penulisan Kreatif LPK FIB Universitas Andalas)   Pembahasan mengenai perempuan sering...

Pemilu Indonesia: Antara Demokrasi Substantif dan Demokrasi Prosedural

Pemilu Indonesia: Antara Demokrasi Substantif dan Demokrasi Prosedural

Selasa, 27/1/26 | 18:38 WIB

Oleh: Firnanda Amdimas (Mahasiswa Jurusan Hukum, Universitas Muhammad Natsir Bukittinggi)   Pemilihan umum (pemilu) merupakan pilar utama demokrasi di Indonesia....

Batu dan Zaman

Baju Berani Loppy: Mengelola Kecemasan Melalui Sastra Anak

Senin, 26/1/26 | 06:34 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa  (Dosen Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas)  Selama ini, sastra anak kerap diposisikan sebagai...

Aksen Tailan Sebagai Ruang Bermain Identitas

Aksen Tailan Sebagai Ruang Bermain Identitas

Minggu, 25/1/26 | 15:00 WIB

Oleh: Nurvita Wijayanti (Pemerhati bahasa dari Kepulauan Bangka Belitung) Apakah Anda pernah menemukan postingan di Instagram tentang bahasa lokal yang...

Nilai-Nilai Religius pada Karya Andreas Gryphius

Meneroka Sejarah Bahasa Indonesia Hingga Kini

Senin, 19/1/26 | 19:43 WIB

Oleh: Hilda Septriani (Dosen Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran)   Tanggal 4 November 2025 menjadi tanggal bersejarah untuk bangsa Indonesia...

Berita Sesudah
Dari Tangan ke Pikiran: Revolusi Belajar Bahasa Inggris melalui Ponsel Pintar

Dari Tangan ke Pikiran: Revolusi Belajar Bahasa Inggris melalui Ponsel Pintar

Discussion about this post

POPULER

  • Diksi Cantik sebagai Identitas Perempuan di Instagram

    Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kamus-kamus sebelum Kamus Besar Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lampu Jalan Padam di Dharmasraya, Reviu BPKP Ada Potensi Ketidakwajaran Proyek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Personifikasi dalam Puisi “Lukisan Berwarna” Karya Joko Pinurbo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024