Minggu, 07/6/26 | 15:59 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Masih di Ruang Tunggu

Minggu, 20/11/22 | 14:16 WIB

Lastry Monika
(Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)

Mengapa orang-orang berada di ruang tunggu? Mengapa pula mereka mau berlama-lama di ruang tunggu? Sebab, mereka memiliki tujuan yang pasti. Di ruang tunggu seperti rumah sakit dan bank, setidaknya setiap pengunjung memiliki nomor antrian. Mereka dapat dipastikan cepat atau lambat akan sampai pada nomor antrian masing-masing. Lalu, bagaimana dengan ruang tunggu tanpa antrian? Di ruang tunggu yang seperti ini mereka memang tidak memegang selembar kertas berisi angka antrian, tetapi mereka memiliki janji dan jadwal.

Ketika seseorang hendak bertemu pimpinan suatu institusi, ia akan diarahkan ke ruang tunggu dan menunggu jadwal bertemu sesuai janji yang telah disepakati jauh-jauh hari. Begitu pula orang-orang yang berada di ruang tunggu bandara. Mereka menunggu jadwal keberangkatan pesawat yang telah ditentukan. Jikapun ada keterlambatan oleh suatu sebab, penumpang akan diberitahu rentang keterlambatan, apakah 30 menit, 45 menit, 1 jam, dan sebagainya.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

Rupanya, di ruang tunggu orang-orang menunggu suatu hal yang pasti. Mereka akan meninggalkan ruang ketika kepastian itu mereka dapatkan. Ruang tunggu adalah jembatan bagi orang-orang menuju kepastian. Dapat dipastikan pula, ruang tunggu menghindari orang-orang dari kesia-siaan.

Dalam kehidupan, setiap orang berkemungkinan menempati ruang tunggu dan berpindah-pindah dari ruang yang satu ke ruang yang lainnya. Bedanya di ruang tunggu versi ini, orang-orang tidak selalu menunggu hal yang pasti. Bisa jadi pula, aktivitas menunggu di ruang tunggu ini berujung sia-sia.

Kita bisa menyediakan ruang tunggu untuk orang lain sekaligus disediakan pula oleh orang lain. Ketika kita menyediakan ruang itu, kita pulalah penentu kepastian yang akan diberikan. Sebaiknya, kita tidak memberi pengharapan kosong pada orang yang kita persilakan menunggu. Bila kepastian itu tidak mampu kita berikan, alangkah lebih baik mempersilakan orang tersebut keluar dari ruang tunggu kita. Barangkali, ia perlu menuju ruang tunggu lain yang lebih bisa memberi hal-hal pasti.

Begitupun bila kita terjebak di ruang tunggu orang lain yang tidak tentu bermuara di mana. Sangat tidak mungkin bila hanya menunggu dan menunggu tanpa kejelasan. Bagaimanapun, sesuatu yang dicari adalah sesuatu yang pasti. Bila yang bernama pasti itu tidak ada, barangkali kita perlu berpindah ke ruang tunggu lain yang lebih pasti antara hulu, hilir, dan muaranya.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Maulita Dwi Cahya dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Berita Sesudah

Metafora “Paradise” dalam Wacana Pariwisata

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Coretan di Pinggir Halaman

Minggu, 10/5/26 | 20:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Perkembangan teknologi informasi membuat banyak aktivitas akademik menjadi lebih praktis. Laptop, tablet, dan berbagai...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Berita Sesudah
Metafora “Paradise” dalam Wacana Pariwisata

Metafora “Paradise” dalam Wacana Pariwisata

Discussion about this post

POPULER

  • Kehadiran Wali Kota Padang Fadly Amran, menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi skuad PSP Padang.

    Wali Kota Padang Apresiasi PSP Padang Kalahkan Asiop

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Padang Dorong Penguatan Lembaga Adat, Bentengi Budaya Minangkabau dari Modernisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Bersama DPRD Padang Sahkan Perdav Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Maigus Nasir Sampaikan Ranperda LKPD 2025 Kepada DPRD Kota Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Galgah dan Kapitil Kata Baru yang Viral Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026