Selasa, 16/12/25 | 20:33 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Ruang Tunggu

Minggu, 13/11/22 | 12:39 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)

 

“Silakan duduk di ruang tunggu dulu” lebih kurang begitu petugas menyarankan kepada kami sambil menunggu panggilan antrian. Satu per satu nomor antrean pun dipanggil. Sembari menunggu, berbagai macam pula aktivitas yang dilakukan orang-orang di ruang tunggu. Dan yang paling banyak adalah menatap layar smartphone.

Silih berganti orang yang berada di ruang tunggu, sebanyak itu yang datang, sebanyak itu pula yang pergi. Tidak satu pun yang bertahan atau menetap di sana. Semuanya akan meninggalkan ruangan itu bila tiba waktunya, walau senyaman dan sebagus apa pun ruang tunggu tersebut. Dan saya kira ruang tunggu memang didesain agar pengunjung selalu siap segera apabila nomor antreannya dipanggil.

Waktu itu, saya dan beberapa rekan memperoleh antrean yang cukup memakan waktu untuk menunggunya. Mungkin saja karena kami datang juga sudah kesiangan, atau jangan-jangan ada yang mengambil antrean sejak subuh. Semuanya mungkin saja, dan pernah ada. Namun begitu, kami beruntung dengan menunggu di ruang yang nyaman dan ber AC. Ini baru satu kasus, belum lagi kasus lainnya.

BACAJUGA

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Waktu Tak Menunggu

Minggu, 07/12/25 | 22:22 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB

Pada suatu kesempatan lain pula, kami juga pernah menunggu panggilan antrean di ruang tunggu yang mungkin saja tidak nyaman bagi sebagian penunggu. Sebutlah di ruang terbuka dengan beratapkan tenda, tentu ada alasan tersendiri pula kenapa sampai begitu. Dan pada kasus ini, yang menantap layar smartphone tidak sebanyak yang mengipas-ngipas kertas (entah buku atau map dokumen). Cuma karna satu alasan, kepanasan.

Ruang tunggu memang tidak selalu nyaman dan menyenangkan, terkadang juga gerah dan menyesakkan. Bila bertemu yang nyaman, terkadang kita juga terbuai dengan kemudahan yang diberikan. Memang ada pula ruang tunggu yang memberikan fasilitas bagi pengunjungnya seperti minuman, makanan, mesin pijat otomatis, bahkan ruang permainan anak. Intinya, bikin betah untuk berlama-lama.

Tidak jarang pula ruang tunggu hanya ada kursi dengan jumlah terbatas dan panas. Mungkin juga lebih banyak jumlah penunggu berdiri dibanding yang duduk, tanpa tersedia makanan atau minuman. Di ruang tunggu pun kita boleh berinteraksi dengan sesama pengunjung, mana tau ada yang bertemu kenalan. Entah itu basa-basi tanya kabar, gosipin teman, ngobrol politik, atau berkeluh kesah atas pelayanan yang dirasakan mungkin saja dilakukan, asalkan tidak ada larangan berisik di ruang tunggu.

Begitulah ruang tunggu, hanya sementara dengan segala aturan dan fasilitas yang disediakan. Kita yang harus pandai menyesuaikan dengan keadaan dan patuhi setiap aturan, agar setiap panggilan antrean berjalan secara tertib. Dan satu hal yang pasti, baik nyaman maupun tidak, siap atau tidak, setiap yang datang di ruang tunggu akan pergi meninggalkannya. Begitu aturannya. Tugas kita bersiap, bila panggilan itu tiba.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kau Tidak Sendiri

Berita Sesudah

Judul-judul Berita yang Melanggar Kaidah Bahasa Indonesia

Berita Terkait

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Waktu Tak Menunggu

Minggu, 07/12/25 | 22:22 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saya sering bangun tergesa, seolah pagi datang lebih cepat dari dugaan. Waktu terus berjalan...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Hujan selalu punya cara sederhana untuk membuat saya berhenti sejenak. Di antara rintik yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tentang Usaha yang Tidak Terlihat

Minggu, 09/11/25 | 20:13 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam setiap pertandingan olahraga selalu ada dua kemungkinan, menang atau kalah. Dari kejauhan semuanya...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Hasil Tak Sepenting Perjalanan

Minggu, 26/10/25 | 21:50 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Libur kuliah dahulu selalu terasa seperti lagu merdu yang menandai kebebasan. Setelah berminggu-minggu bergulat...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Satu Lagu Untuk Pulang

Minggu, 19/10/25 | 20:11 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Minggu lalu, saya menulis tentang kebiasaan aneh tapi menyenangkan, mendengarkan satu lagu saja, berulang-ulang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Minggu, 12/10/25 | 19:23 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Entah mengapa, hari itu saya hanya ingin mendengarkan satu lagu. Satu lagu saja! Padahal...

Berita Sesudah
Puisi-puisi Ria Febrina

Judul-judul Berita yang Melanggar Kaidah Bahasa Indonesia

Discussion about this post

POPULER

  • Dampak Kecerdasan Buatan (AI) bagi Dunia Pendidikan di Indonesia

    Dampak Kecerdasan Buatan (AI) bagi Dunia Pendidikan di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Perilaku Asusila Oknum Guru ASN, Donizar Desak Kadisdik Sumbar Lakukan Pemberhentikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indikasi Kelalaian Ditemukan di Limbah PT DL, Masyarakat Desak Pihak Berwenang Tuntaskan Kasus dan Tak “Main Mata”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Amankan Sampel Limbah Diduga Bocor dari PT Dharmasraya Lestarindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muswil PKB Sumbar Tetapkan Enam Calon Ketua Tanfidz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024