Sabtu, 14/3/26 | 00:28 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Instropeksi Diri dan Remot Televisi

Minggu, 01/5/22 | 12:50 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)

 

Kadang kita perlu menyadari bahwa benda-benda kecil yang sering digunakan dalam aktivitas keseharian dapat memperlihatkan karakter si penggunanya. Pada suatu waktu, saya menyadari bahwa remot televisi merupakan salah satunya. Benda itu bagi saya sungguh unik, bila hendak diperlukan sulit dicari, tapi sebaliknya jika tidak mudah ditemukan. Setidaknya itu yang sering saya alami saat ingin menggunakannya. Terkadang, benda itu juga menjadi barang rebutan, bahkan harus bersitengang urat pula untuk dapat memperoleh dan punya kuasa penuh untuk menggunakannya.

Bagi saya, ada hal yang perlu untuk dimaknai dari benda itu. Sebuah pemahaman sebagai proses pembelajaran dan intropeksi diri menuju perubahan ke arah kebaikan. Memang agak sedikit berlebihan, setidaknya pemahaman ini perlu juga disampaikan. Saya teringat bahwa pada setiap sore dahulunya sering meributkan kepemilikan dari remot televisi ini. Berbagai macam masalahnya. Ada yang heboh mencari di mana letaknya atau ribut untuk memperolehnya.

Benda berukuran kecil itu ternyata dapat memperlihatkan karakter seseorang, terutama dalam bertindak menentukan keputusan. Pada saat menonton televisi dengan remot di genggaman, tentu akan membuat saya merasa berkuasa dan memegang kendali. Saya dapat dengan leluasa menggonta-ganti kanal siaran tanpa harus meminta izin. Begitu iklan maka seenaknya pula mengganti kanal tanpa memedulikan penonton lain. Selama remot masih dikuasai, di situ akan tertanam kesewenang-wenangan. Kira-kira begitu.

BACAJUGA

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Terkadang, keusilan untuk mengusik seseorang pun juga dapat muncul bila remot sudah dalam genggaman. Keinginan untuk menonton televisi tidak ada, hanya saja suka mengganti kanal saat penonton lain sedang serius menyaksikan program yang ditayangkan. Mungkin saja sebagian pembaca ada yang berbuat seperti itu, dalam beberapa kesempatan saya pernah melakukannya. Hal itu bukan perbuatan yang patut untuk ditiru. Bukan tidak mungkin, kelakuan serupa demikian dapat menimbulkan pertikaian. Bukan main efeknya, dapat merusak hubungan persaudaraan. Yang jelas, perangai seperti itu dapat berisiko merusak remot seperti terlepasnya tombol karena sering ditekan.

Dari remot televisi pula sikap peduli terhadap lingkungan sekitar dapat dideteksi. Kita tentu menyadari bahwa sebagai manusia tidak terlepas dari kesalahan dan kekilafan. Berbagai macam rutinitas yang dilakukan tentu juga ada yang menimbulkan pertikaian dan sudah seharusnya pula kita saling memaafkan. Dalam hal kecil, di lingkungan keluarga misalnya, saat menonton televisi saja terkadang di antara kita masih berselisih paham mengenai kanal siaran yang akan dipilih.

Jauh lebih filosofis dari itu, remot televisi telah ‘mengetuk’ pintu hati saya akan pentingnya menjaga hubungan persaudaraan antarsesama manusia. Dengan menjalin komunikasi yang baik dan saling memahami, setidaknya akan mempermudah jalan untuk menjalin hubungan yang harmonis. Tidak ada salahnya pula di momen menyambut Hari Raya Idulfitri ini kita saling memaafkan dan memahami sesama untuk mempererat tali silaturahmi. Semoga.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Makna Bersilaturahmi di Hari Raya Idulfitri

Berita Sesudah

Puisi-puisi Ronaldi Noor dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Berita Sesudah
Puisi-puisi Ronaldi Noor dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Puisi-puisi Ronaldi Noor dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Discussion about this post

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran berbuka puasa bersama, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas PUPR, dan Petugas Lembaga Pengelola Sampah (LPS) se-Kota Padang, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (10/3/2026).(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Bakal Menggelar Lomba Kebersihan Tingkat RT se Kota Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Nagari di Sumatera Barat: Dari Sejarah menjadi Sistem Pertahanan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementerian Kebudayaan Alokasikan Rp 2 Miliar Untuk Kegiatan Non Fisik Museum Adityawarman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan antara Imbuhan me-kan dan me-i

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aspirasi Warga Bayang Berbuah Listrik Gratis, 67 Rumah Teraliri BPBL

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Joyful Ramadhan  Wali Kota Padang Serahkan 300 Paket Sembako Pada Masyarakat Lintas Agama 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026