Telaga dan Surau Tua aku tak hendak jadi suara menjadi kerikil jatuh yang kau lempar ke telaga mengusik bias bayang surau...
Baca SelanjutnyaDetailsGambar : Ilustrasi Cerpen: Farisza Azzahra Aku menatap meja makan kecil yang penuh dengan soal ujian biologi. Dengan tambahan sepiring...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Ria Febrina (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Saat ini ada kebiasaan baru pengguna media sosial....
Baca SelanjutnyaDetailsgambar : ilustrasi Cerpen: Bintaran Sukmatama Untaian lirik lagu kebangsaan yang dinyanyikan oleh anak-anak usia SD menggetarkan dinding tripleks dan...
Baca SelanjutnyaDetailsMenampar Purnama Biarkan aku menampar purnama karena rindu adalah bentuk paling asing dalam kehidupan yang kapitalis ini. Sedang rintik hujan...
Baca SelanjutnyaDetailsLelaki Penjemput Pelangi Cerpen: Fadli Hafizulhaq Tidaklah pernah kuhitung selang waktu kepergian Ayah. Sungguh tak kukira akan sebegitu lama, sejak...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh : Elly Delfia (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Apa itu analisis wacana dan...
Baca SelanjutnyaDetailsCerpen: Silvha Darmayani Bila suatu pagi, kau terbangun lebih dulu dari adikmu Sri dan tidak menemukan ibu di rumah. Cari saja ibu di...
Baca SelanjutnyaDetailsSebuah Ketulusan Aku terlahir dari hatimu yang paling suci Pancaran matamu menjagaku untuk tetap merasa tenang Tanganmu merangkulku dengan kebijaksanaan...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Reno Wulan Sari (Dosen Jurusan Sastra Indonesia Unand dan Dosen Tamu di Busan University of Foreign Studies) Kata cantik...
Baca SelanjutnyaDetails