Minggu, 30/8/26 | 11:40 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Dua Orang Tewas di Konsesi PT Bina, Warga Desak Disnaker Evaluasi Standar K3

Kamis, 26/2/26 | 18:33 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Dua insiden maut dilaporkan dalam kurun waktu kurang dari sepekan di areal konsesi PT Bina Pratama Sakato Jaya (PT Bina) akibat tertimpa pohon sawit yang ditumbang menggunakan alat berat dalam rangka replanting.

Hal tersebut memicu desakan masyarakat agar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Dharmasraya turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dokumen, sistem kerja, serta kepatuhan kontraktor terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Korban pertama merupakan seorang mekanik alat berat bernama Martin Suhendra, laki-laki asal Jawa Barat. Ia tewas saat memperbaiki alat berat pada Minggu (22/2/2026). Korban Martin sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, namun akhirnya meninggal dunia.

BACAJUGA

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB
Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Korban terbaru adalah seorang ibu rumah tangga bernama Riska (35), warga Kampung Surau, Nagari Gunung Silasih, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Ia tewas tertimpa batang sawit yang ditebang menggunakan alat berat saat proses replanting di areal kebun, Rabu (25/2/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban tengah mencari brondolan sawit yakni butiran sawit yang tercecer atau tertinggal setelah proses pengangkutan ke loading ramp di lokasi penebangan pohon sawit tua.

Humas PT Bina, Basmar, membenarkan insiden tersebut saat dihubungi via WhatsApp.

“Iya betul, korban bernama Riska umur 35 tahun, dia tertimpa batang sawit yang ditumbang oleh pihak ketiga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat kejadian alat berat tengah melakukan penumbangan pohon kelapa sawit. Namun operator tidak mengetahui adanya korban yang berada di sekitar lokasi.

“Operator alat berat tidak tahu kalau ada korban yang sedang mencari brondol, yang akhirnya ketimpa pohon sawit,” katanya.

Menurut Basmar, kegiatan replanting tersebut dilaksanakan oleh pihak ketiga, yakni PT BKR, bukan langsung oleh PT Bina.

“Jadi kita dari PT BINA tentu tidak bertanggung jawab atas kejadian itu, dan sepenuhnya menjadi tanggungan pihak ketiga,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sesuai aturan perusahaan, aktivitas mencari brondolan di areal perkebunan tidak diperbolehkan, baik oleh pekerja maupun masyarakat umum. Namun, ia mengakui luasnya areal perkebunan membuat pengawasan oleh petugas keamanan tidak sepenuhnya optimal.

“Kita memang ada sekuriti, tentu tidak akan terpantau seluruhnya oleh satpam, karena areal perkebunan yang begitu luas,” jelasnya.

Basmar menyebutkan bahwa kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan dan tidak menempuh jalur hukum.

“Dari data yang kita dapat, kedua belah pihak sudah sepakat berdamai, dan tidak membawa ke ranah hukum,” ujarnya.

Informasi kejadian tersebut juga dibenarkan oleh Kapolres Dharmasraya, Kartyana Widyarso Wardoyo, melalui Kapolsek Pulau Punjung, Azamu.

“Kita memang sudah mendapat informasi, kini kami sedang menunggu laporan,” katanya singkat.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Jorong Kampung Surau, Ifdal, menilai insiden tersebut patut menjadi perhatian serius. Pasalnya, dalam waktu empat hari sebelumnya, satu pekerja lainnya juga meninggal dunia di lingkungan perusahaan yang sama.

“Pada hari Minggu (22/2/2026) kemarin, juga terjadi kejadian yang memakan korban jiwa, yakni seorang mekanik meninggal saat bekerja,” ungkapnya.

Menurutnya, dua kematian dalam waktu berdekatan mengindikasikan adanya persoalan dalam penerapan standar keselamatan kerja.

“Itu artinya ada sesuatu yang barangkali dilanggar dalam melakukan pekerjaan oleh pihak-pihak tersebut, sehingga hasilnya pun sangat tidak safety sekali, sehingga korban berjatuhan,” tegasnya.

Ia pun mendesak agar pihak terkait, khususnya Disnaker Dharmasraya, segera turun ke lapangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

“Maka dari itu, saya mendesak agar pihak-pihak terkait untuk turun tangan dan melakukan penilaian atau mengevaluasi dokumen, sistem, dan kepatuhan kontraktor terhadap standar K3,” pungkasnya.

Baca Juga: Lampu Jalan Padam di Dharmasraya, Reviu BPKP Ada Potensi Ketidakwajaran Proyek

Diketahui, wilayah kelola PT Bina juga mencakup tanah ulayat dari Jorong Kampung Surau, Nagari Gunung Selasih, Kecamatan Pulau Punjung sehingga peristiwa ini turut menjadi perhatian masyarakat setempat yang memiliki keterikatan langsung dengan areal tersebut. (tnl)

Tags: DharmasrayaPT Bina Pratama Sakato Jaya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

TSR Agam Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid Wustha Kamang Hilia

Berita Sesudah

Pemkab Dharmasraya Sosialisasi ke Agen dan Pangkalan Gas LPG, Wanti-wanti Soal HET

Berita Terkait

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten...

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok pada 2025 sempat menghantam sektor pertanian. Sawah terdampak, lahan membutuhkan...

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Jumat, 28/8/26 | 01:46 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan Fokus Group Discusion (FGD) bersama pemerintah daerah. Pertemuan ini...

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Rabu, 26/8/26 | 15:34 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di kawasan Pulau Punjung, Rabu (26/8/2026), menyusul kondisi...

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Selasa, 25/8/26 | 21:26 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Kabupaten Solok menyiapkan 2.000 hektare kawasan kopi arabika untuk dikembangkan menjadi sentra produksi sekaligus penggerak ekonomi...

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

Senin, 24/8/26 | 22:46 WIB

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menyikapi beredarnya rekaman video yang diduga melibatkan...

Berita Sesudah
Bupati Dharmasraya Terbitkan SE Tentang Pengawasan dan Penyaluran Gas Tiga Kilogram

Pemkab Dharmasraya Sosialisasi ke Agen dan Pangkalan Gas LPG, Wanti-wanti Soal HET

POPULER

  • Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

    Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026