
PADANG. SCIENTIA.ID — Warga RW 04, Kompleks Nuansa Indah Taruko Dodi, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kota Padang, menggelar syukuran atas pengaspalan jalan, betonisasi, dan pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Sabtu (31/10/2026). Pembangunan tersebut diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, dengan dukungan anggota DPRD Kota Padang, Rafdi.
Ketua RW 04, Imrizal, menyampaikan terima kasih atas pembangunan yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat. Menurutnya, perbaikan jalan membuat aktivitas sehari-hari warga menjadi lebih lancar dan nyaman.
“Atas nama warga RW 04, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muhidi dan Bapak Rafdi. Alhamdulillah, sekarang jalan kami sudah jauh lebih baik dan mulus. Ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat untuk aktivitas sehari-hari,” ujar Imrizal.
Ia menjelaskan, sejumlah bagian jalan sebelumnya rusak dan bergelombang. Lubang di jalan bahkan pernah menyebabkan kecelakaan saat pengendara berusaha menghindari bagian yang rusak.
Pada periode ini, pembangunan di RW 04 meliputi betonisasi jalan sepanjang 100 meter, pengaspalan sekitar 250 meter, serta pembangunan TPQ yang progresnya telah mencapai sekitar 90 persen.
“Alhamdulillah, apa yang kami harapkan mulai terwujud. Jalan sudah lebih nyaman dilalui dan pembangunan TPQ juga hampir selesai. Semoga semua ini menjadi amal ibadah bagi Bapak Muhidi dan Bapak Rafdi karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Imrizal mengajak warga merawat infrastruktur yang telah dibangun. Ia mengimbau agar kendaraan yang melintas tidak melebihi kapasitas jalan. Para pengendara juga diminta membatasi kecepatan saat melewati kawasan permukiman.

Ia berharap pembangunan dapat dilanjutkan pada sejumlah titik, antara lain jalan di belakang Blok I sepanjang sekitar 89 meter, jalan di wilayah RT 03 sepanjang sekitar 100 meter, serta beberapa ruas yang fondasinya telah tersedia tetapi pengerjaannya belum selesai.
“Kami berharap pembangunan yang belum tuntas bisa dilanjutkan secara bertahap. Sementara itu, jalan yang sudah bagus ini mari kita rawat bersama. Jangan sampai manfaat pembangunan yang sudah kita syukuri hari ini justru rusak karena tidak dijaga,” tuturnya.
Lurah Limau Manis Selatan, Batoro Jontro Panggesang, turut menyampaikan apresiasi. Ia menilai dukungan Muhidi dan Rafdi telah membantu menjawab kebutuhan warga, terutama dalam peningkatan infrastruktur lingkungan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Terima kasih kepada Bapak Muhidi dan Bapak Rafdi yang telah ikut memperhatikan kebutuhan warga. Kami berharap perhatian ini terus berlanjut dan masyarakat juga mendoakan agar beliau berdua senantiasa diberikan kesehatan serta kemudahan dalam menjalankan tugas,” ujar Batoro.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Limau Manis Selatan, Abu Nasir. Ia mengajak warga menjaga jalan dan fasilitas umum agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Abu Nasir juga berharap pembangunan di Limau Manis Selatan mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama pendidikan dan pembinaan anak-anak. Selain itu, potensi wisata setempat perlu dikembangkan secara bertahap untuk membuka peluang ekonomi bagi warga.
“Kita ingin pembangunan berjalan seimbang. Jalan dan fasilitas umum dibenahi, tetapi pendidikan dan kualitas SDM juga harus ditingkatkan. Kami berharap ada dukungan untuk pembinaan generasi muda dan pengembangan potensi wisata agar masyarakat bisa semakin maju,” katanya.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Padang, Rafdi, mengatakan bahwa kerja sama antara wakil rakyat, pemerintah kelurahan, dan masyarakat menjadi modal penting dalam memperjuangkan aspirasi warga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muhidi yang telah berkolaborasi untuk kepentingan masyarakat. Alhamdulillah, sekitar 250 meter jalan dapat dibantu pengaspalannya. Semoga ke depan, pembangunan yang belum terselesaikan bisa kita perjuangkan bersama,” kata Rafdi.
Ia berharap kebutuhan pembangunan yang belum terpenuhi dapat terus diupayakan sesuai prioritas dan kemampuan anggaran. Rafdi juga mengajak warga ikut bertanggung jawab merawat fasilitas yang telah tersedia.
“Mari kita syukuri bersama apa yang sudah dibangun. Kita rawat jalan ini, kita jaga lingkungan, dan kita terus mendukung program pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menyampaikan terima kasih atas dukungan warga serta peran pengurus RT, RW, tokoh masyarakat, dan jajaran kelurahan dalam mendorong pembangunan lingkungan.
Muhidi menegaskan bahwa pembangunan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat. Keberhasilannya juga perlu ditunjang oleh keterlibatan warga dalam merawat fasilitas dan meningkatkan kualitas kehidupan bersama.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu semua atas dukungannya. Pembangunan ini membutuhkan komitmen dan kolaborasi. Kita ingin masyarakat semakin maju, baik melalui pembangunan fisik maupun pembangunan sumber daya manusia,” kata Muhidi.
Menurutnya, kualitas pengerjaan, pemeliharaan, dan penggunaan sesuai kapasitas menjadi faktor penting agar jalan dapat dimanfaatkan dalam waktu lama. Karena itu, ia mengajak masyarakat menjaga hasil pembangunan secara bersama-sama.
Muhidi juga menekankan pentingnya pendidikan, keterampilan, dan pembentukan karakter generasi muda. Hal tersebut menjadi bekal untuk menyiapkan masyarakat yang mandiri dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Kalau pembangunan fisik, kita berharap manfaatnya bisa dirasakan bertahun-tahun. Tetapi membangun SDM juga sangat penting karena hasilnya menentukan masa depan anak-anak kita. Keduanya harus berjalan bersama dan membutuhkan dukungan semua pihak,” tuturnya.
Ia mengajak orang tua memberikan perhatian terhadap pendidikan anak-anak, termasuk dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Guru, keluarga, dan lingkungan memiliki peran dalam membentuk generasi yang berilmu dan berkarakter.
“Anak-anak kita inilah yang nantinya akan menggantikan kita. Karena itu, mereka harus mendapatkan perhatian, pendidikan, dan bimbingan yang baik. Guru menjadi agen perubahan, sedangkan keluarga juga berperan besar dalam membentuk karakter anak,” ujar Muhidi.
Ia turut mendorong tumbuhnya budaya membaca agar anak-anak mampu memahami dan memilah informasi di tengah derasnya arus media sosial. Proses belajar, membaca, dan doa, menurutnya, perlu berjalan beriringan dalam mendukung perkembangan anak.
“Jangan pernah lelah mendoakan anak-anak kita. Arahkan mereka untuk terus belajar, rajin membaca, dan memiliki keterampilan. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga tanggung jawab keluarga dan lingkungan,” katanya.
Selain pendidikan, Muhidi mengajak masyarakat memanfaatkan peluang pelatihan keterampilan, termasuk melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Peningkatan kemampuan diharapkan dapat membantu warga mengembangkan potensi diri dan membuka peluang usaha.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk mendorong pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar masyarakat semakin produktif dan mandiri secara ekonomi.
“Jangan berhenti belajar dan meningkatkan keterampilan. Kita bisa terus berkembang selama ada kemauan. Saya juga mendorong agar program-program pemberdayaan UMKM dapat dimanfaatkan masyarakat sehingga ekonomi keluarga semakin kuat,” tutur Muhidi.(*)









