Sabtu, 17/1/26 | 02:02 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-Puisi Mita Handayani

Minggu, 15/8/21 | 07:36 WIB

Ikrar pada Sang Akbar

Kutembangkan elegi pada raja malam
pada ombak yang menghantarkan buih ke tepian
pada angin yang mendekap dinginnya lautan
pada layar yang hendak berlabuh di perhentian

Sepasang netra menyisir celah cahaya
siluet membias di bibir dermaga
dua Insan membeku dalam jaga
riak memecah palung hampa

Kugurat nirmala renjana dalam darah yang berdesir
kukalamkan pada empunya takdir
asmamu selalu kurapalkan dalam
pilu titik nadir dan hela napas terakhir

Padang, 2021

BACAJUGA

Salah Kaprah Penggunaan In dan Out di Ruang Publik

Salah Kaprah Penggunaan In dan Out di Ruang Publik

Minggu, 15/6/25 | 10:52 WIB
Mengenal Predikasi dan Struktur Argumen dalam Klausa/Kalimat

Mengenal Predikasi dan Struktur Argumen dalam Klausa/Kalimat

Minggu, 13/11/22 | 07:00 WIB

 

Amorfati

Di ujung jalan bersimpang
tersaji kepelikan yang membentang
dilanda hausnya peng-usaian
dibungkus isak, tangis, dan ratapan
Aku ingin mengumpati takdir
mencaruti bisikan yang acap kali mampir
“Kau adalah hamba, barang wajar diamuk derita,”
ujar Israfil lewat terompetnya yang terampil

Bila Zeno masih dibalut atma
kupastikan ia bersabda
dalam firman kitab Stoa
“Amorfati…Amorfati…Amorfati,”
teriaknya lantang hingga menggelegar ke tudung bumi

Padang, 2021

 

Skripsi

Komplikasi yg ditimbulkan revisi skripsi
ia menyumbat laju nadi
memperlambat denyut jantung muda-mudi
mengundang lagi vertigo yang usai diterapi

Ratusan kali tersungkur
ribuan kali terbentur
satu kalam Tan Malaka yang harus
dihujam ke dada mahasiswa “Terbentur, terbentur, terbentuk”

Banyak mimpi yang sedang menanti
literan keringat yang harus dibayari
tak ada yang gratis
semua harus dikorbankan habis

Padang, 2021

 

Biodata:

Mita Handayani lahir dan besar di Talunan Maju, Solok Selatan, Sumatera Barat. Alumni Jurusan Sastra Inggris Universitas Andalas ini aktif bergiat di Komunitas Lapak Baca Pojok Harapan. Buku tunggalnya berjudul “Memories of Netherlands: My Travel Stories”. Tulisannya juga telah dimuat di beberapa media cetak dan daring.

Tags: #Mita Handayani
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Psikologi Komunikasi Masyarakat di Masa PPKM

Berita Sesudah

Dirgahayu HUT RI Ke-76, Benarkah?

Berita Terkait

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Minggu, 07/12/25 | 17:48 WIB

Sumber Gambar: Meta AI Rumah Tanpa Pintu Oleh Indri Rahmadani Di kota ini yang jauh dari ragamu Aku belajar berhitung...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 30/11/25 | 15:51 WIB

Sumber: Meta AI Sehangat Kepulan Kopi Oleh Wulan Darma Putri Dalam getaran cinta Kau mengukir hati yang luka Memberiku segala...

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 16/11/25 | 19:38 WIB

Menebak Pikiran Amir Oleh: Afny Dwi Sahira Sendu mata Amir rindu Buya Mengingat Buya semasa hidup Peninggalan Buya memenuhi memori...

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Minggu, 02/11/25 | 18:34 WIB

Sumber: Meta AI Penjara Air Oleh: Delivia Nazwa Syafiariza Air pernah jadi kebebasan Sirip pernah menari tanpa batas Lalu datang...

Berita Sesudah
Jelajah Kata: Ramadhan atau Ramadan?

Dirgahayu HUT RI Ke-76, Benarkah?

Discussion about this post

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026.(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024