Minggu, 21/6/26 | 23:11 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya kira semuanya akan terasa seperti dulu, mudah, akrab, dan mengalir begitu saja. Namun rupanya ada jarak yang diam-diam terbentuk selama sekian lama.

Duduk dengan sebuah buku di tangan tidak lagi sesederhana membuka halaman pertama lalu tenggelam di dalamnya. Ada kebiasaan baru yang harus disesuaikan, ada ritme lama yang perlu dicari kembali. Dan dari proses kecil itulah saya mulai memahami satu hal, kadang yang paling sulit bukan memulai, melainkan belajar merasa nyaman untuk kembali.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB
Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Yang menarik, saya mulai sadar bahwa membaca bukan hanya soal menyelesaikan satu buku sampai tamat. Ada masa ketika saya terlalu keras pada diri sendiri, merasa gagal hanya karena berhenti di halaman sembilan atau dua belas, hingga menundanya sampai berminggu-minggu.

Sekarang saya mulai membiarkan diri membaca dengan lebih santai. Kadang beberapa halaman sebelum tidur, kadang beberapa halaman sambil menunggu kelas dimulai, kadang hanya membaca satu paragraf lalu berhenti untuk memikirkannya. Ternyata, cara seperti itu justru membuat saya membaca terasa lebih dekat, lebih manusiawi, dan tidak lagi seperti beban.

Ada rasa senang yang sederhana setiap kali saya berhasil menyelesaikan beberapa halaman atau satu bab buku. Bukan karena sudah membaca banyak, tetapi karena saya merasa sedang memberi waktu untuk diri sendiri belajar sesuatu yang baru. Dari buku, saya sering menemukan hal-hal yang sebelumnya tidak saya pikirkan.

Saya juga mulai menerima bahwa tidak semua buku harus selesai. Ada buku yang mungkin datang di waktu yang belum tepat. Ada yang harus ditinggalkan sejenak, lalu kembali dibuka ketika pikiran sudah lebih siap. Dulu saya menganggap itu bentuk ketidakdisiplinan, sekarang saya melihatnya sebagai bagian dari perjalanan membaca.

Masih banyak buku yang belum sempat saya baca, masih banyak halaman yang menunggu untuk dibuka. Tapi sekarang saya tidak lagi melihatnya sebagai beban atau sesuatu yang terus tertunda. Saya justru melihatnya sebagai pengingat bahwa selalu ada kesempatan untuk belajar hal baru. Selalu ada waktu untuk kembali membaca, kembali menemukan cerita, dan kembali menambah pemahaman tentang banyak hal. Mungkin memang seperti itu hubungan saya dengan buku, kadang dekat, kadang jauh, tetapi tidak pernah benar-benar selesai.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Berita Terkait

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa waktu terakhir, saya sering memandangi tumpukan buku yang belum selesai dibaca. Sebagian sudah...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Coretan di Pinggir Halaman

Minggu, 10/5/26 | 20:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Perkembangan teknologi informasi membuat banyak aktivitas akademik menjadi lebih praktis. Laptop, tablet, dan berbagai...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

POPULER

  • Puisi-puisi Wulan Darma Putri

    Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaya Bahasa dalam Cerpen “Beki Bebek” Karya Vanda Parengkuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan kata “bantu” dan “tolong”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cempaka Tanjung Pimpin Perempuan Bangsa Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pentingnya Teknik Roguing pada Produksi Benih Padi Bersertifikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perpustakaan Nagari Sulit Air Raih Juara 2 se-Sumbar, Literasi Jadi Gerakan Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026