Senin, 26/1/26 | 20:49 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Ketika Waktu Tak Menunggu

Minggu, 07/12/25 | 22:22 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Saya sering bangun tergesa, seolah pagi datang lebih cepat dari dugaan. Waktu terus berjalan seperti biasa, tak peduli apakah saya siap atau belum. Rutinitas sudah menanti di depan pintu, menagih perhatian yang sering tertunda. Namun langkah saya kerap melambat, tertahan oleh kebiasaan kecil yang menyebabkan terlambat lagi.

Kebiasaan terlambat bukan sekadar soal waktu yang terlewat. Ia menunjukkan bagaimana  cara mengatur diri dalam keseharian. Sering kali keterlambatan muncul dari hal-hal kecil yang ditunda, seperti menambah waktu istirahat atau menahan diri sebelum mulai bergerak.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Yang sering terjadi, saya mencari alasan untuk menutupi kebiasaan terlambat. Kadang salahkan hujan atau macet, kadang bilang alarm tidak berbunyi. Semua alasan itu terdengar logis. Padahal, kebiasaan terlambat sering tumbuh dari sikap meremehkan waktu.

Terlambat juga sering meninggalkan jejak yang tidak nyaman. Saat terlambat dalam suatu pertemuan, saya harus menanggung tatapan “tajam” teman-teman. Gangguan kecil itu memotong fokus semua orang, termasuk saya. Dari situ saya belajar bahwa terlambat bukan hanya soal datang belakangan, tetapi juga soal menghargai waktu dan suasana yang sedang berjalan.

Mengurangi kebiasaan terlambat memang tidak mudah. Namun, memulai dengan langkah sederhana seperti menepati satu janji bisa memberi perubahan. Setiap kali saya datang tepat waktu ada rasa lega dan nyaman yang muncul, seolah berhasil menguasai waktu sendiri. Perlahan kebiasaan kecil itu akan menuntun saya menjadi disiplin.

Lambat laun, kebiasaan tepat waktu akan terasa lebih alami. Saya mulai terbiasa memulai hari dengan teratur, langkah lebih ringan, dan pikiran lebih tenang. Bahkan rutinitas yang dahulu terasa membebani, kini bisa dijalani dengan lebih lancar. Dan tanpa sadar, menghargai waktu menjadi bagian dari cara hidup.

Tepat waktu bukan sekadar soal jam atau tekanan orang lain. Ia adalah bentuk penghargaan pada diri sendiri dan orang di sekitar. Setiap detik yang dihargai memberi ruang hidup lebih penuh, tenang, dan bermakna. Saat langkah tak lagi tergesa, saya sadar bahwa hidup yang tertata bukan hanya nyaman, tapi indah dalam kesederhanaannya.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Alat Berat BWS Sumatera V Ditarik dari Pasar Lalang, Zalmadi: Warga Kecewa, Penanganan Banjir Terhambat

Berita Sesudah

5 Fitur Penting yang Wajib Dicek Sebelum Membeli HP Baru

Berita Terkait

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Hujan selalu punya cara sederhana untuk membuat saya berhenti sejenak. Di antara rintik yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tentang Usaha yang Tidak Terlihat

Minggu, 09/11/25 | 20:13 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam setiap pertandingan olahraga selalu ada dua kemungkinan, menang atau kalah. Dari kejauhan semuanya...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Hasil Tak Sepenting Perjalanan

Minggu, 26/10/25 | 21:50 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Libur kuliah dahulu selalu terasa seperti lagu merdu yang menandai kebebasan. Setelah berminggu-minggu bergulat...

Berita Sesudah
5 Fitur Penting yang Wajib Dicek Sebelum Membeli HP Baru

5 Fitur Penting yang Wajib Dicek Sebelum Membeli HP Baru

POPULER

  • DPP PKB Tetapkan Kepengurusan DPW PKB Sumbar Periode 2026–2031

    DPP PKB Tetapkan Kepengurusan DPW PKB Sumbar Periode 2026–2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi Dharmasraya, Dua Lainnya Buron

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Awas! Ketergantungan ChatGPT Turunkan Kemampuan Berpikir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konservasi Penyu Pariaman Terbengkalai, Kolam Kotor hingga Fasilitas Rusak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keunikan Kata Penghubung Maka dan Sehingga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024