Kamis, 30/7/26 | 01:50 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Ketika Waktu Tak Menunggu

Minggu, 07/12/25 | 22:22 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Saya sering bangun tergesa, seolah pagi datang lebih cepat dari dugaan. Waktu terus berjalan seperti biasa, tak peduli apakah saya siap atau belum. Rutinitas sudah menanti di depan pintu, menagih perhatian yang sering tertunda. Namun langkah saya kerap melambat, tertahan oleh kebiasaan kecil yang menyebabkan terlambat lagi.

Kebiasaan terlambat bukan sekadar soal waktu yang terlewat. Ia menunjukkan bagaimana  cara mengatur diri dalam keseharian. Sering kali keterlambatan muncul dari hal-hal kecil yang ditunda, seperti menambah waktu istirahat atau menahan diri sebelum mulai bergerak.

BACAJUGA

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB
Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Yang sering terjadi, saya mencari alasan untuk menutupi kebiasaan terlambat. Kadang salahkan hujan atau macet, kadang bilang alarm tidak berbunyi. Semua alasan itu terdengar logis. Padahal, kebiasaan terlambat sering tumbuh dari sikap meremehkan waktu.

Terlambat juga sering meninggalkan jejak yang tidak nyaman. Saat terlambat dalam suatu pertemuan, saya harus menanggung tatapan “tajam” teman-teman. Gangguan kecil itu memotong fokus semua orang, termasuk saya. Dari situ saya belajar bahwa terlambat bukan hanya soal datang belakangan, tetapi juga soal menghargai waktu dan suasana yang sedang berjalan.

Mengurangi kebiasaan terlambat memang tidak mudah. Namun, memulai dengan langkah sederhana seperti menepati satu janji bisa memberi perubahan. Setiap kali saya datang tepat waktu ada rasa lega dan nyaman yang muncul, seolah berhasil menguasai waktu sendiri. Perlahan kebiasaan kecil itu akan menuntun saya menjadi disiplin.

Lambat laun, kebiasaan tepat waktu akan terasa lebih alami. Saya mulai terbiasa memulai hari dengan teratur, langkah lebih ringan, dan pikiran lebih tenang. Bahkan rutinitas yang dahulu terasa membebani, kini bisa dijalani dengan lebih lancar. Dan tanpa sadar, menghargai waktu menjadi bagian dari cara hidup.

Tepat waktu bukan sekadar soal jam atau tekanan orang lain. Ia adalah bentuk penghargaan pada diri sendiri dan orang di sekitar. Setiap detik yang dihargai memberi ruang hidup lebih penuh, tenang, dan bermakna. Saat langkah tak lagi tergesa, saya sadar bahwa hidup yang tertata bukan hanya nyaman, tapi indah dalam kesederhanaannya.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Alat Berat BWS Sumatera V Ditarik dari Pasar Lalang, Zalmadi: Warga Kecewa, Penanganan Banjir Terhambat

Berita Sesudah

5 Fitur Penting yang Wajib Dicek Sebelum Membeli HP Baru

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu waktu, saya dan tim melakukan penelitian lapangan di...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Setelah beberapa kali memperhatikan slogan-slogan di rumah makan, saya mulai menyadari bahwa tulisan-tulisan itu...

Tentang Kipas Angin dan Perbedaan yang Sederhana

Minggu, 28/6/26 | 20:08 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Tinggal bersama orang lain dalam satu ruang yang sama sering kali memperlihatkan hal-hal...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa waktu terakhir, saya sering memandangi tumpukan buku yang belum selesai dibaca. Sebagian sudah...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Berita Sesudah
5 Fitur Penting yang Wajib Dicek Sebelum Membeli HP Baru

5 Fitur Penting yang Wajib Dicek Sebelum Membeli HP Baru

POPULER

  • DPC PKB Kota Payakumbuh Resmikan Kantor Baru

    DPC PKB Kota Payakumbuh Resmikan Kantor Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Ejaan menjadi Humor Kritik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026