Selasa, 03/3/26 | 17:33 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Tertinggal Karena Lupa, Tertawa Karena Ingat

Minggu, 18/5/25 | 16:44 WIB
Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Lupa adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Dalam keseharian, kita sering kali dibuat repot oleh hal-hal kecil yang terlewatkan begitu saja dari ingatan. Terlebih saat tergesa-gesa hendak bepergian, ada saja barang-barang penting yang tertinggal, entah kunci, dompet, atau bahkan ponsel. Padahal, benda-benda kecil seperti itu bisa sangat menentukan lancar atau tidaknya aktivitas selanjutnya.

Namun begitulah lupa, ia datang tanpa aba-aba. Lupa bukan hanya soal barang, tapi juga janji, tugas, bahkan nama orang yang baru kita temui beberapa menit lalu. Kita tahu pentingnya mengingat, tapi nyatanya lupa juga. Maka tak heran kita membuat catatan, alarm, hingga daftar periksa demi menaklukkan pelupa dalam diri sendiri.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Lupa juga punya sisi yang lebih dalam. Ia bisa menjadi tanda betapa padatnya pikiran, betapa banyaknya hal yang berdesakan di kepala. Di era yang serba cepat ini, otak kita seperti tak punya waktu untuk beristirahat. Informasi datang dari segala arah: notifikasi ponsel, pekerjaan menumpuk, kabar berita yang tiada henti, hingga masalah pribadi yang saling berkejaran.

Lupa terkadang mengajarkan kita untuk selalu teliti dan berhati-hati. Ia memaksa kita untuk membuat kebiasaan baru: menyiapkan segala sesuatu dengan cermat dan teliti. Dari sekian banyak strategi yang kita susun, sebenarnya kita sedang belajar memahami diri sendiri. Kita mulai mengenali pola-pola lupa: lupa meletakan kunci kendaraan, lupa janji, hingga lupa tanggal hari-hari penting.

Lupa memberi ruang untuk saling memaafkan. Ketika orang lain lupa menepati janji atau lupa mengembalikan barang yang kita pinjamkan, kita diingatkan bahwa kesempurnaan bukanlah sifat manusia. Kita tidak langsung marah, karena kita pun pernah berada di posisi yang sama. Lupa, meskipun kadang menyebalkan, nyatanya bisa melunakkan sikap dan memperhalus hati.

Akhirnya, yang harus kita pahami bahwa lupa merupakan bagian alami dalam kehidupan. Mungkin, lupa adalah cara semesta mengajak kita untuk melambat sejenak, untuk tidak selalu tergesa, tidak terlalu serius, dan tidak terlalu yakin bahwa segalanya bisa kita kendalikan. Lupa mengajarkan bahwa bahkan dalam ingatan pun, ada ruang yang perlu dimaafkan. Di balik setiap kelupaan, selalu ada cerita kadang juga tawa yang datang terlambat.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Gubernur Mahyeldi Raih Rekor MURI lewat Kolaborasi Seni Tradisi Terbanyak

Berita Sesudah

Reses di Nagari Sandi Ulakan, Firman Turut Gotong Royong dan Serap Aspirasi Warga

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Waktu Tak Menunggu

Minggu, 07/12/25 | 22:22 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saya sering bangun tergesa, seolah pagi datang lebih cepat dari dugaan. Waktu terus berjalan...

Berita Sesudah
Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman, Firman foto bersama dengan masyarakat Nagari Sandi Ulakan usai gotong royong. Minggu, (18/05/2025) [foto : sci/yrp]

Reses di Nagari Sandi Ulakan, Firman Turut Gotong Royong dan Serap Aspirasi Warga

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Pimpin Apel Gelar Pasukan Persiapan Ramadhan 1447 Hijriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sambut Bulan Ramadan, Wako Padang dan PPG Zikir dan Doa Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024