Minggu, 30/11/25 | 19:05 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Di Mulai dari Atas Meja

Minggu, 22/12/24 | 16:05 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Di era modern ini, meja bukan lagi sekadar selembar papan dengan empat kaki yang berdiri kokoh di sudut ruangan. Ia telah berevolusi menjadi panggung kreativitas, pusat kendali produktivitas, bahkan simbol gaya hidup. Dari meja belajar yang dirancang ergonomis demi kesehatan punggung, hingga meja komputer yang dilengkapi teknologi canggih.

Ada meja dengan ketinggian yang bisa diatur hanya dengan sentuhan tombol, seakan memahami tubuh penggunanya lebih dari dirinya sendiri. Ada pula laci-laci rahasia yang bukan hanya tempat menyimpan camilan, tetapi juga ruang kecil yang menjaga privasi dan ketenangan pikiran. Kreativitas para desainer meja seolah menolak batas, menjadikannya bukan sekadar furnitur, melainkan manifestasi dari evolusi kebutuhan manusia modern.

BACAJUGA

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tentang Usaha yang Tidak Terlihat

Minggu, 09/11/25 | 20:13 WIB

Dulu, saat kecil, saya sering membayangkan meja belajar impian. Bukan sekadar tempat menulis atau membaca, tapi menja yang membuat saya nyaman. Impian itu sederhana namun jelas, meja dengan sandaran kaki agar tidak menggantung di lantai dingin, rak kecil untuk merapikan buku, dan kursi putar beroda yang memungkinkan saya bergerak bebas tanpa berdiri.

Bagi anak sekolah dasar seperti saya saat itu, memiliki meja seperti itu serasa memiliki panggung ajaib. Tentu saja, dengan meja itu saya membayangkan setiap mengerjakan tugas sekolah terasa lebih seru. Saya juga membayangkan betapa menyenangkan membaca dengan posisi duduk di meja terebut.

Kini, dengan YouTube sebagai jendela ke berbagai dunia, saya sering terpukau melihat meja kerja para gamer profesional. Desainnya futuristik lengkap dengan lampu LED yang bisa diatur sesuai suasana hati, monitor besar berjajar seperti layar kendali, dan sistem kabel tersembunyi rapi. Bahkan, ada meja yang bisa naik-turun otomatis hanya dengan satu tombol, seakan memahami kapan penggunanya butuh berdiri dan meregangkan kaki.

Melihat meja-meja modern yang futuristik dan canggih, saya sering bertanya, “Berapa sih harganya?”. Impian masa kecil saya tentang meja ideal terasa sederhana di tengah desain yang kini dilengkapi rak vertikal, pencahayaan, hingga panel colokan tersembunyi. Meja bukan lagi sekadar furnitur, melainkan ruang pribadi di mana ide, mimpi, dan kenyamanan bertemu, baik untuk belajar, bermain gim tengah malam, atau sekadar merenung dalam hening.

Pada akhirnya, meja belajar atau meja komputer bukan sekadar perabotan biasa. Ini adalah panggung tempat ide-ide besar lahir, deadline dikejar mati-matian, dan terkadang, tempat secangkir kopi tumpah dengan elegan. Meja yang baik bukan hanya nyaman dan fungsional, tetapi juga punya karakter yang bisa membuat kita tersenyum setiap kali duduk di depannya. Bahkan untuk menyelesaikan tulisan ini, saya berada di meja yang mampu mengakomodir pekerjaan tulis-menulis saya. Karena di atas meja, kehidupan sering kali dimulai kembali, satu kata, satu ide, satu secangkir kopi, dan satu harapan dalam setiap ketikan.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Transformasi Timun Mas: dari Dongeng Menjadi Iklan Marjan

Berita Sesudah

Firdaus Pimpin DPW PKDP Sumbar

Berita Terkait

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Hujan selalu punya cara sederhana untuk membuat saya berhenti sejenak. Di antara rintik yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tentang Usaha yang Tidak Terlihat

Minggu, 09/11/25 | 20:13 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam setiap pertandingan olahraga selalu ada dua kemungkinan, menang atau kalah. Dari kejauhan semuanya...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Hasil Tak Sepenting Perjalanan

Minggu, 26/10/25 | 21:50 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Libur kuliah dahulu selalu terasa seperti lagu merdu yang menandai kebebasan. Setelah berminggu-minggu bergulat...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Satu Lagu Untuk Pulang

Minggu, 19/10/25 | 20:11 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Minggu lalu, saya menulis tentang kebiasaan aneh tapi menyenangkan, mendengarkan satu lagu saja, berulang-ulang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Minggu, 12/10/25 | 19:23 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Entah mengapa, hari itu saya hanya ingin mendengarkan satu lagu. Satu lagu saja! Padahal...

Suatu Hari di Sekolah

Saat Ide Mengalir di Detik Terakhir

Minggu, 05/10/25 | 20:02 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand)   Ada satu fenomena unik yang saya kira hampir semua kita pernah...

Berita Sesudah
Penyerahan pataka kepada Ketua DPW PKDP terpilih, Firdaus oleh Wakil Ktua OKK DPP PKDP, Agus Rizal. Minggu, (22/12/2024) [foto : sci]

Firdaus Pimpin DPW PKDP Sumbar

POPULER

  • Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]

    PDAM Padang Kerahkan Mobil Tangki Gratis, Krisis Air Bersih Dipastikan Tetap Terkendali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW PKB Sumbar dan DKW Panji Bangsa Gerak Cepat Salurkan Sembako di Padang Pariaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Padang Desak PDAM Percepat Perbaikan IPA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Bencana di Sumbar Terus Bertambah: 98 Meninggal dan 93 Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu Pungutan Komite di MTsN Dharmasraya, Pihak Sekolah dan Komite Beri Penjelasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Update Terbaru Dampak Bencana Hidrometeorologi di Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bencana Galodo di Salareh Aia Timur Palembayan: Sementara 60 Orang Meninggal Dunia dan 69 Orang Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024