Rabu, 17/6/26 | 16:22 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Antara Pena Ballpoint dan Pena Gel, Manakah yang Lebih Bagus?

Senin, 18/11/24 | 07:27 WIB

Oleh: Rifki Afan
(Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan Mahasiswa Prodi Teknik Mesin Universitas Andalas) 

 

Pada dunia tulis-menulis, pena ballpoin dan pena gel lah pena yang paling sering digunakan oleh kebanyakan orang. Pena balpoin yang paling umum itu seperti pena Standard yang banyak orang gunakan. Sedangkan pena gel yang paling umum orang gunakan adalah pena My Gel. Kalian semua pasti pada familiar sama kedua pena tersebut, tetapi  apakah  perbedaan  kedua pena itu?

BACAJUGA

Gus Hery dan Transisi NU di Abad Kedua

Gus Hery dan Transisi NU di Abad Kedua

Minggu, 14/6/26 | 22:37 WIB
Nilai-Nilai Religius pada Karya Andreas Gryphius

Membaca Sapardi dan Seni Berdamai dengan Kefanaan

Minggu, 14/6/26 | 22:24 WIB

Banyak orang yang mengira pena ballpoin adalah pena yang di ujung pena tersebut ada bola, tetapi itu kuranglah tepat. Pena ballpoin adalah pena yang bahan utama tintanya berbasis minyak yang dilarutkan dengan alcohol, lalu menggunakan asam lemak untuk pelumasan sehingga tinta bisa berjalan keluar dengan lancar saat digunakan. Pena ballpoint biasanya tersedia dari warna yang terbatas, yaitu warna hitam, merah, dan biru. Pena ballpoint sering ujungnya dalam bentuk mata pena yang bulat

Pena gel adalah pena yang bahan utama tintanya berbasis air yang menggunakan pewarna untuk warna tinta tersebut. Hal itu mengakibatkan pena ini  tersedia dengan  berbagai warna. Pena gel menggunakan minyak pada bagian akhir dari isi tintanya untuk pelumasan sehingga tinta bisa berjalan keluar dengan lancar saat digunakan. Pena gel sering tersedia ujungnya dalam bentuk mata pena seperti jarum.

Karakteristik pena memiliki tinta yang cepat kering, jarang macet, dan bisa digunakan pada banyak permukaan kertas, seperti kertas struk pembelanjaan, kertas minyak, dan banyak lainnya dibanding pena gel. Pena ballpoin tintanya muncul lebih tipis dan harus menggunakan lebih banyak tekanan saat menulis sehingga lebih membuat lelah untuk digunakan, sedangkan pena gel fokus kepraktisan dan kehandalan pena tersebut.

Karakteristik pena gel cenderung memiliki tinta yang lebih lama kering dibandingkan dengan tinta pena ballpoin. Pena gel muncul lebih tebal serta memiliki variasi warna yang sangatlah banyak. Pena gel memiliki presisi yang lebih tinggi dan tidak membutuhkan tekanan yang keras saat menulis. Pena gel lebih rentan untuk macet atau tersendat-sendat. Pena gel bisa menembus kertas yang tipis karena dasar tinta terserbut terbuat dari air. Pena gel cocok digunakan pada kertas tulis dan tentunya handal untuk pelajar dan kebutuhan artistik.

Pena ballpoin dan pena gel memiliki kebagusan dan kejelekan masing-masing. Hal itu dikembalikan lagi kepada preferensi diri masing masing. Jika Anda adalah orang yang suka menulis dalam jumlah banyak, mungkin pena gel yang cocok untuk Anda karena lebih ringan untuk menulis. Jika Anda adalah orang yang membutuhkan pena hanya untuk praktisan dan tahan di berbagai permukaan kertas, pena ballpoin yang cocok untuk Anda!

Selain perbedaan karakteristik tinta dan hasil tulisan, faktor harga juga sering menjadi pertimbangan dalam memilih antara pena ballpoint dan pena gel. Umumnya, pena ballpoint memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan pena gel. Hal ini disebabkan oleh proses produksi dan bahan baku tinta pena ballpoint relatif lebih murah.  Pena ballpoint menjadi pilihan yang ekonomis, terutama bagi pengguna dengan kebutuhan menulis yang tinggi seperti pelajar dan pekerja kantoran.

Meskipun pena gel cenderung lebih mahal,  perkembangan teknologi  telah menghasilkan beragam varian pena gel dengan harga yang kompetitif.  Beberapa produsen menawarkan pena gel dengan kualitas tinta yang baik dan harga yang terjangkau.  Bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan menulis dan variasi warna, pena gel tetap menjadi pilihan yang menarik meskipun dengan harga yang sedikit lebih tinggi.

Pada akhirnya,  pemilihan antara pena ballpoint dan pena gel bergantung pada kebutuhan dan preferensi masing-masing individu.  Tidak ada jawaban tunggal yang  “lebih bagus”  karena kedua jenis pena ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.  Dengan memahami karakteristik masing-masing jenis pena, pengguna dapat memilih pena yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya menulis mereka.

Tags: #Rifki Afan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Resmi Operasi, UKZ Travel Haji dan Umrah Tawarkan 3 Paket ke Tanah Suci

Berita Sesudah

Perbedaan antara Hukum Pidana dan Hukum Perdata

Berita Terkait

Gus Hery dan Transisi NU di Abad Kedua

Gus Hery dan Transisi NU di Abad Kedua

Minggu, 14/6/26 | 22:37 WIB

Oleh: Satria Efendi Tuanku Kuniang (Ulama dan Tokoh Nahdlatul Ulama Sumatera Barat)   Nahdlatul Ulama (NU) sedang berada di sebuah...

Nilai-Nilai Religius pada Karya Andreas Gryphius

Membaca Sapardi dan Seni Berdamai dengan Kefanaan

Minggu, 14/6/26 | 22:24 WIB

Oleh: Hilda Septriani (Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran)   Pada masa ini, ada puisi yang justru berbahaya karena tampak...

Ketika Rupa Menjadi Stigma Sosial: Labeling dalam Novel “Dawuk”

Ketika Rupa Menjadi Stigma Sosial: Labeling dalam Novel “Dawuk”

Minggu, 14/6/26 | 22:16 WIB

Oleh: Nayla Aprilia (Mahasiswi Prodi Sastra Indonesia, Universitas Andalas, Padang)   Di tengah masyarakat, penampilan fisik sering kali menjadi dasar...

Batu dan Zaman

Memakanai Ulang Kata “Kecubung” dalam Dongeng

Minggu, 14/6/26 | 21:59 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Kecubung (Datura metel) merupakan sejenis tumbuhan dengan bunga...

Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

Minggu, 31/5/26 | 23:50 WIB

Oleh: Najwa Maliha Zharfa (Mahasiswa Prodi S1 Akuntansi dan Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia Universitas Andalas)   Siapa yang tidak mengenal...

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Kue Asida: Makanan Para Raja Riau yang Hampir Punah

Minggu, 31/5/26 | 23:45 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Berita Sesudah
Perbedaan antara Hukum Pidana dan Hukum Perdata

Perbedaan antara Hukum Pidana dan Hukum Perdata

POPULER

  • PKB Umumkan Susunan KSB DPC se-Sumbar

    PKB Umumkan Susunan KSB DPC se-Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pendokumentasian” dan Cultural Tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Ganti Engkau, Kau, Dia, dan Ia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gus Hery dan Transisi NU di Abad Kedua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi Sepakat Inovasi Pemprov Sumbar Tingkatkan Layanan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026