Padang, Scientia – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang, Senin (3/8), memicu banjir di sedikitnya 15 titik yang tersebar di sejumlah kawasan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat mencatat lima lokasi masih dalam proses evakuasi, sementara 10 titik lainnya masih menunggu penanganan karena petugas memprioritaskan penyelamatan warga di daerah yang dinilai paling terdampak.
Hingga sore hari, tim gabungan masih melakukan evakuasi di kawasan Lubuk Minturun, Sungai Lareh, RT 01 RW 01 Pasa Lalang Kuranji, RT 02 RW 06 Lapau Munggu Kuranji, serta Gunuang Sariak. Kondisi di sejumlah lokasi tersebut dilaporkan mengalami genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat dan membuat sebagian warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Sementara itu, banjir juga dilaporkan merendam Perumahan Abi Lumin, Lubuk Timpuruang Guo, Komplek Wahana II Kuranji, kawasan belakang RSI Siti Rahmah Aia Pacah, belakang RSUD Rasyidin Aia Pacah, SDIT Alam Ar Royan di kawasan Bypass Pegambiran, SMP Negeri 27 Sungai Sapih di belakang Kompleks Balai Kota, RT 01 RW 07 Pasa Lalang Kuranji, Lapau Banjuang Pasa Pagi Balaibaru Kuranji, hingga Jalan Usang Sungai Sapiah Simpang Perumahan Taman Asri III. Hingga laporan ini disusun, proses evakuasi di lokasi-lokasi tersebut belum dilakukan.
BPBD Sumatera Barat menyatakan seluruh personel bersama tim gabungan terus bergerak memantau perkembangan banjir. Prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga yang berada di wilayah dengan kondisi paling berisiko sebelum memperluas penanganan ke titik lainnya.
Curah hujan yang masih berlangsung membuat potensi kenaikan debit air tetap perlu diwaspadai. Aparat juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai maupun kawasan rendah agar meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi apabila ketinggian air terus bertambah.
Selain mengevakuasi warga, petugas juga melakukan pemantauan terhadap akses jalan yang terdampak genangan agar tidak membahayakan pengguna jalan. Sejumlah ruas jalan dilaporkan mengalami perlambatan arus lalu lintas akibat genangan air.
BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan melintasi jalan yang tergenang, menghindari aktivitas di sekitar aliran sungai, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Warga juga diminta segera melaporkan apabila terjadi kenaikan debit air atau terdapat warga yang membutuhkan bantuan evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung di sejumlah titik dan pendataan terhadap dampak banjir, termasuk jumlah warga terdampak maupun kerugian, masih terus dilakukan oleh petugas. Situasi di lapangan masih dinamis seiring hujan yang belum sepenuhnya reda.(yrp)








