Jumat, 22/5/26 | 17:56 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home HUKUM

Konflik Agraria Memanas, 15 Petani di Pasaman Barat Diamankan Polisi

PT PHP I milik Wilmar Group menggusur bangunan dan tanaman petani untuk ditanami dengan kelapa sawit.

Minggu, 06/10/24 | 22:23 WIB
Sejumlah petani dikeliling aparat kepolisian terkait konflik agraria di Pasaman Barat. (SCIENTIA/Istimewa)

PASBAR, Scientia – Konflik agraria di Nagari Kapa Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) kembali memanas serta memicu bentrokan antara petani dan aparat kepolisian.

Bentrokan ini terjadi pada Kamis, (3/10) kemarin, lantaran PT. Permata Hijau Pasaman I (PHP I) – Wilmar Group melakukan penggusuran terhadap lahan petani yang masuk dalam Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA).

Wilmar Group tetap menggusur, kendati konflik ini masih dalam proses penyelesaian oleh kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) serta Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).

“Penggusuran ini jelas melanggar prosedur hukum dan dilakukan di tengah upaya penyelesaian konflik yang masih berjalan,” ujar juru bicara Serikat Petani Indonesia (SPI), Hendri Nakoto dalam pernyataan resminya.

BACAJUGA

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Kamis, 21/5/26 | 19:39 WIB
DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

Rabu, 13/5/26 | 14:39 WIB

Akibat penggusuran paksa itu, bentrokan antara petani dan aparat kepolisian tak terelakkan. Pasalnya, proses penggusuran dikawal ketat aparat kepolisian dari Polres Pasaman Barat dan Polda Sumbar.

Setidaknya, 15 petani setempat yang mempertahankan tanamannya ditahan aparat kepolisian, termasuk 7 orang perempuan. Sebanyak 10 orang petani di antaranya ditahan dan dibawa ke Polda Sumbar.

“Sepuluh pertani yang dibawa ke Polda Sumbar, yakni Atnur Melly, Syahmiarti, Khairi Cab, Mainis, Nuainah, Akhirman, Radathul Jannah, Rada, Zahar Gustin, dan Dara,” bebernya.

Diketahui, bentrokan berawal dari akses petani ke ladang ditutup aparat kepolisian. Terlebih, PT PHP I mulai menggusur bangunan dan tanaman milik petani, seperti jagung dan pisang yang diganti penanaman kelapa sawit di lahan 600 hektar.

Tags: 15 Petani di Pasaman Barat Diamankan Aparat KepolsiaianKonflik Agraria di Pasaman BaratKonflik Agraria di SumbarPetani Bentrok dengan Aparat KepolisianPT PH I Pasaman Barat Bentrok dengan Petani
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sepakati MoU, Dua Perusahaan Besar di Sumbar Perkuat Kolaborasi

Berita Sesudah

Viral! Spanduk Ajak Coblos Kotak Kosong di Dharmasraya, Apa Kata KPU Sumbar?

Berita Terkait

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Kamis, 21/5/26 | 19:39 WIB

Ratusan lulusan dari berbagai kampus mengikuti One Day With BTPN Syariah di UIN IB Padang, Kamis (21/5). (Foto/Scientia: Wahyu Amuk)....

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

Rabu, 13/5/26 | 14:39 WIB

PADANG — DPRD Provinsi Sumatera Barat menyampaikan jawaban atas tanggapan Gubernur terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) prakarsa DPRD melalui...

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Selasa, 12/5/26 | 14:37 WIB

PADANG, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria mendukung langkah strategis Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menembus jejaring UNESCO Creative Cities...

Ketua DPRD Sumbar Mulai Kaji Gagasan Daerah Istimewa Minangkabau Bersama Tim Ahli DPRD Sumbar.

Ketua DPRD Sumbar Mulai Kaji Gagasan Daerah Istimewa Minangkabau Bersama Tim Ahli DPRD Sumbar.

Senin, 11/5/26 | 14:35 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhidi bersama tenaga ahli DPRD mulai mengkaji gagasan pengajuan Daerah Istimewa Minangkabau (DIM)....

Penanganan Pascabencana Sumbar Butuh Rp17,9 Triliun, Doni Harsiva Yandra Soroti Kesiapan APBD 2027

Penanganan Pascabencana Sumbar Butuh Rp17,9 Triliun, Doni Harsiva Yandra Soroti Kesiapan APBD 2027

Senin, 11/5/26 | 14:33 WIB

PADANG — Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat Doni Harsiva Yandra menegaskan pentingnya fokus Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap penanganan...

DPRD Sumbar Dorong Ranperda Jalan Provinsi Jadi Solusi Infrastruktur dan Ketimpangan Wilayah

DPRD Sumbar Dorong Ranperda Jalan Provinsi Jadi Solusi Infrastruktur dan Ketimpangan Wilayah

Senin, 11/5/26 | 14:31 WIB

PADANG — Persoalan jalan rusak, ketimpangan pembangunan antarwilayah, hingga lemahnya pengawasan kendaraan bertonase berlebih menjadi sorotan utama dalam Rapat Paripurna...

Berita Sesudah
Viral! Spanduk Ajak Coblos Kotak Kosong di Dharmasraya, Apa Kata KPU Sumbar?

Viral! Spanduk Ajak Coblos Kotak Kosong di Dharmasraya, Apa Kata KPU Sumbar?

POPULER

  • Puisi-puisi Ria Febrina

    Warna-Warna dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Pintar, Cerdas, Pandai, Cakap, Cerdik, dan Mahir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Aikoku Koushinkyoku”, Lagu Jepang Bersejarah di Sumatera Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemendekan Kata dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petinju dan Peninju; Manakah yang Benar?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026