Kamis, 19/2/26 | 17:50 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home HUKUM

Konflik Agraria Memanas, 15 Petani di Pasaman Barat Diamankan Polisi

PT PHP I milik Wilmar Group menggusur bangunan dan tanaman petani untuk ditanami dengan kelapa sawit.

Minggu, 06/10/24 | 22:23 WIB
Sejumlah petani dikeliling aparat kepolisian terkait konflik agraria di Pasaman Barat. (SCIENTIA/Istimewa)

PASBAR, Scientia – Konflik agraria di Nagari Kapa Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) kembali memanas serta memicu bentrokan antara petani dan aparat kepolisian.

Bentrokan ini terjadi pada Kamis, (3/10) kemarin, lantaran PT. Permata Hijau Pasaman I (PHP I) – Wilmar Group melakukan penggusuran terhadap lahan petani yang masuk dalam Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA).

Wilmar Group tetap menggusur, kendati konflik ini masih dalam proses penyelesaian oleh kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) serta Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).

“Penggusuran ini jelas melanggar prosedur hukum dan dilakukan di tengah upaya penyelesaian konflik yang masih berjalan,” ujar juru bicara Serikat Petani Indonesia (SPI), Hendri Nakoto dalam pernyataan resminya.

BACAJUGA

No Content Available

Akibat penggusuran paksa itu, bentrokan antara petani dan aparat kepolisian tak terelakkan. Pasalnya, proses penggusuran dikawal ketat aparat kepolisian dari Polres Pasaman Barat dan Polda Sumbar.

Setidaknya, 15 petani setempat yang mempertahankan tanamannya ditahan aparat kepolisian, termasuk 7 orang perempuan. Sebanyak 10 orang petani di antaranya ditahan dan dibawa ke Polda Sumbar.

“Sepuluh pertani yang dibawa ke Polda Sumbar, yakni Atnur Melly, Syahmiarti, Khairi Cab, Mainis, Nuainah, Akhirman, Radathul Jannah, Rada, Zahar Gustin, dan Dara,” bebernya.

Diketahui, bentrokan berawal dari akses petani ke ladang ditutup aparat kepolisian. Terlebih, PT PHP I mulai menggusur bangunan dan tanaman milik petani, seperti jagung dan pisang yang diganti penanaman kelapa sawit di lahan 600 hektar.

Tags: 15 Petani di Pasaman Barat Diamankan Aparat KepolsiaianKonflik Agraria di Pasaman BaratKonflik Agraria di SumbarPetani Bentrok dengan Aparat KepolisianPT PH I Pasaman Barat Bentrok dengan Petani
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sepakati MoU, Dua Perusahaan Besar di Sumbar Perkuat Kolaborasi

Berita Sesudah

Viral! Spanduk Ajak Coblos Kotak Kosong di Dharmasraya, Apa Kata KPU Sumbar?

Berita Terkait

Temuan Bakteri, BGN Hentikan Operasional Dapur Sang Surya Sungai Rumbai

Temuan Bakteri, BGN Hentikan Operasional Dapur Sang Surya Sungai Rumbai

Selasa, 10/2/26 | 22:00 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dari dapur SPPG/MBG di...

Puluhan Siswa SMA di Sungai Rumbai  Dharmasraya Diduga Keracunan MBG

Puluhan Siswa SMA di Sungai Rumbai Dharmasraya Diduga Keracunan MBG

Rabu, 04/2/26 | 19:02 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Puluhan siswa SMAN 1 Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya diduga mengalami keracunan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasalnya,...

Menteri PU Minta Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam Saat Lebaran

Menteri PU Minta Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam Saat Lebaran

Rabu, 28/1/26 | 18:23 WIB

Tanah Datar, Scientia - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan percepatan pengerjaan ruas jalan nasional Lembah Anai, Kabupaten Tanah...

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di PT Tidar Kerinci Agung (TKA), Senin (12/1/2026). (Foto: Ist)

Tuntut Hak Plasma 20 Persen, Ribuan Warga Asam Jujuhan Unjuk Rasa ke PT TKA

Senin, 12/1/26 | 19:32 WIB

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Minggu, 11/1/26 | 09:57 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Tiba-tiba warganet Indonesia heboh...

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

Senin, 29/12/25 | 18:56 WIB

Padang Pariaman, Scientia.id— Politeknik Negeri Padang (PNP) dengan dukungan pendanaan dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sain, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Indonesia kembali...

Berita Sesudah
Viral! Spanduk Ajak Coblos Kotak Kosong di Dharmasraya, Apa Kata KPU Sumbar?

Viral! Spanduk Ajak Coblos Kotak Kosong di Dharmasraya, Apa Kata KPU Sumbar?

POPULER

  • Wabah

    Wabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ancaman Ekologis Krisis Air dari Tren Penggunaan AI di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan antara Imbuhan me-kan dan me-i

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024