Senin, 25/5/26 | 11:57 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Insting Parental Tidak Hanya Milik Ibu

Minggu, 11/8/24 | 15:28 WIB

Lastry Monika
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Insting ibu atau keibuan adalah anggapan kuno yang perlu ditinggalkan. Sebab, insting parental atau insting orang tua tidak hanya terkait pada satu gender saja. Perempuan dan laki-laki sama-sama memiliki insting ini.

Insting parental tidak muncul begitu saja, namun membutuhkan proses untuk mengaktifkannya. Mengalami masa mengandung selama sembilan bulan tidak serta-merta membuat perempuan langsung memahami seluk beluk tentang bayi ketika ia melahirkan. Akan tetapi, tampaknya insting parental ini kadung dianggap mutlak milik ibu.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

Saya pernah menyaksikan seorang ibu baru yang sering kena tegur perawat tentang caranya menyusui bayi di sebuah rumah sakit. Beberapa kali ia menyusui bayinya dengan posisi yang menurut si perawat dianggap salah. Suami yang menemaninya di kamar inap tidak mendapat respons atau anjuran apapun untuk membantu si ibu menyusui bayi mereka dengan benar.

Saya yang berada di kamar inap yang sama juga mendapat kritikan dari perawat yang sedang bertugas. Saya yang ketika itu tengah hamil tujuh minggu sangat disayangkan karena tidak mengonsumi vitamin hamil sejak sebelum hamil. Di tengah kondisi yang lemas karena mengalami sedikit pendarahan, saya merasa tersudutkan karena tidak mengerti akan hal itu.

Mengalami masa mengandung dari bulan ke bulan tidak membuat perempuan mutlak memahami setiap perubahan yang terjadi pada tubuhnya. Justru setiap perubahan itu seringkali terasa membingungkan dan mengejutkan, hingga seolah ia tak mengenali dirinya lagi.

Pelibatan ayah dalam masa sembilan bulan itu adalah proses yang sangat penting baginya untuk mengaktifkan insting parental. Oleh sebab itulah ia harus membersamai ibu di setiap pemeriksaan, turut serta belajar terkait perubahan-perubahan yang terjadi pada fisik dan psikis ibu selama kehamilan, dan turut serta pula dalam mempersiapkan kelahiran.

Pengasuhan bersama telah ditawarkan sejak abad ke-17 oleh François Poullain de la Barre. Namun tampaknya hingga hari ini konsep tersebut masih terlaksana secara berat sebelah. Ibu masih dianggap sebagai pilar utama, sedangkan ayah cukup dengan membantu saja. Konstruksi sosial dan aturan dalam pembagian cuti melahirkan ikut melanggengkan hal ini.

Baru-baru ini muncul beberapa kasus terkait penganiayaan bayi yang dilakukan oleh pemilik tempat penitipan anak. Sebagian pengguna media sosial, bukannya fokus pada kronologi kasus, malah mempertanyakan ibu si bayi sebagai pilar pengasuhan. Komentar-komentar yang menyudutkan peran ibu pun bermunculan, bahkan dari sesama perempuan. Akan tetapi, peran ayah sama sekali tidak terlalu dipersoalkan.

Fenomena itulah yang menjadi salah satu contoh bahwa hingga saat ini peran pengasuhan masih berat sebelah. Perempuan masih dijadikan pihak paling bertanggung jawab karena masih dianggap satu-satunya gender yang seolah secara alamiah memiliki insting pengasuhan.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

KI Sumbar Apresiasi Nagari III Koto Aur Malintang untuk Penilaian Apresiasi Monev Desa 2024

Berita Sesudah

Buya Mahyeldi Resmikan Surau Ka’bah Inyiak Tuah Islamic Center Panampuang

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Coretan di Pinggir Halaman

Minggu, 10/5/26 | 20:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Perkembangan teknologi informasi membuat banyak aktivitas akademik menjadi lebih praktis. Laptop, tablet, dan berbagai...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Berita Sesudah

Buya Mahyeldi Resmikan Surau Ka'bah Inyiak Tuah Islamic Center Panampuang

Discussion about this post

POPULER

  • Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

    Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Estetik dalam Luka “Gaza Tak Pernah Sunyi” Karya Hardi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Regulasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan di Perguruan Tinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumpah Pemuda: Tonggak Perkembangan Sastra Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Roni Aprianto Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PWI Dharmasraya Periode 2026-2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Razia Tambang Timah Ilegal Hutan Lindung Belitung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026