Sabtu, 24/10/26 | 12:37 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Rutinitas Minggu Pagi untuk Senin yang Cerah

Minggu, 21/4/24 | 15:13 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

Di tengah kesibukan keseharian, menjaga kebersihan dan keteraturan merupakan hal sulit. Bagi saya saat itu merupakan hal yang melelahkan. Hal itu karena saya harus berjuang dengan tugas-tugas sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler, dan menyisihkan waktu untuk membersihkan lingkungan pribadi bisa menjadi tantangan.

Namun begitu, kebiasaan tersebutlah yang secara tak langsung membantu saya menjaga keseimbangan hidup dan keteraturan. Salah satunya adalah menjalankan ritual bersih-bersih di pagi hari Minggu. Menjalankan kebiasaan bersih-bersih di pagi hari Minggu tidak hanya tentang membersihkan lingkungan fisik, tetapi juga tentang membentuk keteraturan dan disiplin.

Memulai hari Minggu dengan membersihkan ruang tidur, ruang belajar, atau lingkungan sekitar, saya dapat membangun fondasi untuk keteraturan dan organisasi yang akan membawa manfaat sepanjang minggu.

BACAJUGA

Suatu Hari di Sekolah

Ikut Mendengar, Ikut Menyukai

Minggu, 11/10/26 | 16:10 WIB
Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Dalam ritual bersih-bersih di Minggu pagi, saya memiliki kesempatan untuk menenangkan pikiran mereka dan melupakan sejenak tentang deadline tugas atau ujian yang menantang.

Proses membersihkan dan merapikan juga dapat menjadi momen refleksi diri. Hal itu seakan menjadi bagian dari pertimbangan dalam pencapaian yang sudah dilakukan dalam minggu sebelumnya, dan menetapkan tujuan untuk minggu yang akan datang.

Dengan demikian, kegiatan bersih-bersih bukan hanya tentang menciptakan lingkungan fisik yang bersih, tetapi juga merupakan waktu yang berharga untuk memperbarui semangat dan motivasi menuju masa depan yang lebih baik.

Tentu saja, menjalankan rutinitas bersih-bersih ini tidak selalu mudah. Terkadang, rasa malas atau kelelahan datang menghampiri. Namun, saya belajar untuk melihat ritual ini sebagai waktu untuk diri sendiri, sebagai momen di mana saya dapat memberikan perhatian penuh kepada diri saya dan lingkungan saya. Ini adalah saat di mana saya bisa melepaskan diri dari hiruk-pikuk dunia luar dan menemukan kedamaian dalam kebersihan dan kerapian.

Dengan demikian, setiap Minggu pagi menjadi kesempatan bagi saya untuk memulai minggu baru dengan semangat yang segar dan pikiran yang jernih. Ritual bersih-bersih bukan hanya sekadar persiapan untuk hari Senin, tetapi juga sebagai fondasi untuk gaya hidup yang seimbang dan berkualitas.

Saya jadi teringat pesan seorang guru ketika SD dulu, “Bagi siapa yang Minggunya rajin bersih-bersih, makan Seninnya bersih dan cerah”. Sekarang saya paham, ternyata untuk menyambut Senin itu berat, maka persipakanlah dengan maksimal.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Personifikasi dalam Puisi “Sumber” Karya Wing Kardjo

Berita Sesudah

Rutinitas Minggu Pagi untuk Senin yang Cerah

Berita Terkait

Suatu Hari di Sekolah

Ikut Mendengar, Ikut Menyukai

Minggu, 11/10/26 | 16:10 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau/Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir-akhir ini, lagu anak-anak semakin akrab di telinga saya. Lagu-lagu yang...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kisah buku-buku itu rupanya terus berjalan. Dahulu, saya yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam tulisan sebelumnya, saya bercerita tentang pengalaman memilih buku...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa hari belakangan, saya membeli beberapa buku cerita bergambar...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Satu Detik, Sebuah Cerita

Minggu, 16/8/26 | 20:50 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah) Belajar sesuatu yang baru ternyata bukan hanya soal seberapa...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Belajar Lagi dari Tombol Undo

Minggu, 02/8/26 | 18:43 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Beberapa minggu terakhir ini, ada satu kegiatan baru yang...

Berita Sesudah

Kinerja Pemda Berbuah Manis, Pusat Kucurkan Dana Setengah Triliun untuk Jalan di Sumbar

Discussion about this post

POPULER

  • Pemko Padang Apresiasi Kontribusi Alumni IKIP Padang/UNP

    Pemko Padang Apresiasi Kontribusi Alumni IKIP Padang/UNP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perluasan Area Perkebunan, Kabupaten Solok Siap jadi Lumbung Kopi dan Kakao Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa 5.000 Hektare Tanah Ulayat di Dharmasraya Digugat, Penggugat Tuntut Ganti Rugi Rp1,3 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Timbun dan Jual Kembali Solar Subsidi, Dua Pria di Sijunjung Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbaiki Akses Warga, Pemkab Dharmasraya Ganti Lantai Dua Jembatan Bailey dengan Baja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bias Pengetahuan Bahasa AI tentang Perempuan dan Krisis Iklim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026