Senin, 31/8/26 | 02:23 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Tentang Air Minum dalam Kemasan

Minggu, 15/10/23 | 10:38 WIB

Salman Herbowo
(Kolumis Rubrik Renyah)

 

Saya menyadari bahwa air minum (air puith/mineral) menjadi bagian penting dalam melakukan perjalanan. Perjalanan maskudnya dalam berbagai macam, mulai dari perjalanan tujuan kerja maupun liburan. Tanpa menyampingkan hal-hal penting lainnya, keberadaan air minum menjadi hal yang selalu diingat.

Bermacam pula bentuk air minum yang harus dipersiapkan, seperti air minum yang di masak dari rumah dan dimasukan ke botol minuman, hingga membeli air minum dalam kemasan. Alasan pertama tentu lebih hemat, sedangkan  alasan kedua tentu lebih praktis hanya saja harus mempersiapkan pengeluaran belanja yang lebih. Untuk pembahasan kali ini, saya ingin mengulas tentang air minum dalam kemasan.

BACAJUGA

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB
Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Satu Detik, Sebuah Cerita

Minggu, 16/8/26 | 20:50 WIB

Air minum dalam kemasan atau sering kita menyebutnya dengan air minuman botol atau merek dagang produknya, merupakan air minum yang dikemas dengan wadah plastik atau kaca untuk dijual ke konsumen. Pengemasan ini tentu bertujuan agar lebih praktis dan portabel bagi konsumen. Saya yakin dua alasan ini menjadi tujuan utama konsumen dalam memilih air minum dalam kemasan.

Air minum menjadi kebutuhan penting bagi manusia. Dalam beberapa artikel kesehatan disebutkan bahwa air minum putih dapat mengaktifkan elektrolit yang ada di otak, dan meningkatkan daya ingat dan konsetrasi. Tidak hanya itu, mengkonsumsi air putih secara rutin dan sesuai takaran kesehatan dapat memperlancar peredaran darah, tentu masih banyak lagi manfaat lainnya.

Kembali lagi pada poin perjalan tadi dan keberadaan air minum (putih/mineral). Tentang cerita perjalanan, air minum dalam kemasan, dan manajemen keuangan. Tanpa disadari, pengeluaran terbesar dalam melakukan perjalanan itu adalah membeli air minum dalam kemasan. Saya kira ini banyak terjadi kepada siapa saja.

Hal ini kami sadari saat saya bersama seorang teman mengunjungi suatu tempat. Agar barang bawaan kami sesuai dengan fasilitas gratis untuk berat barang bawaan, maka kami mengurangi hal-hal yang dianggap tidak begitu penting, salah satunya adalah botol air minum. Tentu saja ini menjadi titik awal kesalahan kami yang menganggap sepele hal ringan yang ternyata itu penting nantinya.

Baru saja sampai ke tempat tujuan, hal pertama yang ingin kami cari adalah tempat jual air minum dalam kemasan. Awalnya bagi kami biasa saja membeli air minum dalam kemasan, tanpa ada rasa beban pengeluaran yang begitu berat. Seolah air minum yang dibeli itu tidak memberikan dampak pengeluaran yang begitu berarti.

Hal berbeda terjadi saat sudah lebih dari dua hari di lokasi tujuan. Kami mulai menyadari pengeluaran terbanyak itu adalah membeli air minum dalam kemasan. Hal itu diketahui dari bill belanja yang kami rekap, jumlah paling banyak adalah membeli air minum dalam kemasan. Saya jadi teringat pesan dosen sebelum berangkat, beliau menyarankan untuk membawa botol minuman. Karena mengisi ulangnya jauh lebih hemat.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pentingnya Sosialisasi Literasi Digital melalui Pemahaman UU PDP

Berita Sesudah

Sehari Jalan-jalan dari Yogyakarta ke Solo

Berita Terkait

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa hari belakangan, saya membeli beberapa buku cerita bergambar...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Satu Detik, Sebuah Cerita

Minggu, 16/8/26 | 20:50 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah) Belajar sesuatu yang baru ternyata bukan hanya soal seberapa...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Belajar Lagi dari Tombol Undo

Minggu, 02/8/26 | 18:43 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Beberapa minggu terakhir ini, ada satu kegiatan baru yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu waktu, saya dan tim melakukan penelitian lapangan di...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Setelah beberapa kali memperhatikan slogan-slogan di rumah makan, saya mulai menyadari bahwa tulisan-tulisan itu...

Tentang Kipas Angin dan Perbedaan yang Sederhana

Minggu, 28/6/26 | 20:08 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Tinggal bersama orang lain dalam satu ruang yang sama sering kali memperlihatkan hal-hal...

Berita Sesudah

Sehari Jalan-jalan dari Yogyakarta ke Solo

Discussion about this post

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ibu Kota Nusantara (IKN)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bianglala: Menelusuri Makna, Sejarah, dan Jejak Kebudayaan dalam Sebuah Kata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026