Jumat, 17/4/26 | 03:08 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Sisi Lain Pembeli Buku

Minggu, 02/10/22 | 12:12 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)

 

Berbicara mengenai buku dan penjualannya, tentu terkait erat dengan toko buku. Mungkin saja bagi sebagian pembaca berkunjung ke toko buku merupakan hal yang menyenangkan. Berbagai macam pula jenis toko buku ini dengan segala fasilitas yang disediakan. Hal paling berkesan bagi saya dari toko buku bekas adalah ketersediaan buku-buku lama yang merupakan “harta karun” yang harus dimiliki.

Beberapa tahun lalu berkunjung ke toko buku bekas di Kota Padang dan Bukittinggi menjadi aktivitas akhir pekan saya. Selain sebagai healing, juga untuk mencari buku-buku kaba dan tambo terbitan tahun 1930-an dari penerbit Sumatera Barat. Bila buku yang dicari tidak ada, tidak jarang pula pedagangnya menawarkan untuk membantu mencarikan ke beberapa relasinya. Sekiranya buku itu ada, mereka akan menghubungi saya agar datang kembali.

BACAJUGA

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

Selain itu, membelinya secara daring dari berbagai sosial media penjual buku-buku bekas pun saya lakukan. Terkadang buku-buku lama itu lebih mudah ditemui di sosial media seperti facebook dan instagram, atau dari platform belanja online . Namun begitu, tidak jarang pula buku-buku lama yang dijual secara daring itu lebih mahal dibanding di toko buku bekas. Gampang-gampang sulit, kira-kira begitu yang dirasakan saat mencari buku-buku tersebut.

Buku-buku kaba dan tambo itu merupakan data penelitian untuk tesis yang saya kerjakan. Sebagai data utama, tentu saja buku itu harus saya miliki, atau paling tidak dapat mendokumentasikannya. Sebagai buku bekas, tentu saja berbeda dengan kemasan buku baru. Buku-buku lama yang saya peroleh ini tidak semua juga dengan keadaan utuh, beberapa ada yang tanpa sampul atau sebagian halamannya hilang. Namun begitu, masih tetap bisa dibaca. Lagi pula yang paling penting bagi saya selain isi adalah fisik buku tersebut.

Terkadang, saya melakukan kebiasaan “aneh” saat membuka kemasan buku yang baru saja dibeli, entah itu buku lama (bekas) atau baru. Sebagian besar buku terbitan lama (buku  bekas) yang saya beli tidak ada yang dikemas dan dibungkus plastik.  Namun sebaliknya, semua buku-buku baru terkemas rapi dengan bungkus plastik yang melindunginya. Inilah hal yang paling saya tunggu, yaitu merobek bungkus plastik dan menciumi aroma khas buku-buku baru itu. Paling tidak, saya selalu ketagihan untuk “ritual” itu dibandingkan dengan membacanya sampai selesai.

Membeli buku merupakan aktivitas yang lebih menyenangkan dibandingkan dengan membacanya, paling tidak itu yang saya rasakan. Mungkin saja membaca buku, apalagi hingga menyelesaikan bacaan itu, terasa begitu sulit dibandingkan dengan membelinya. Setidaknya sejuah yang saya ketahui, banyak teman-teman yang sering membeli buku, tapi sedikit yang ia baca sampai selesai. Lebih mirisnya lagi, setelah dibeli masih tersimpan rapi dengan kondisi terbungkus plastik. Hal itu juga terjadi terhadap beberapa buku yang saya beli beberapa bulan lalu.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Miskonsepsi terhadap Kata Healing

Berita Sesudah

Cerpen “Prasangka” Karya Reno Danarti dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

Berita Terkait

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa...

Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/ Kolumnis Rubrik Renyah)   Setiap kali pulang dari kegiatan pengambilan dan perekaman...

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Berita Sesudah
Cerpen “Prasangka” Karya Reno Danarti dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

Cerpen "Prasangka" Karya Reno Danarti dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

Discussion about this post

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriah! Dharmasraya Gelar CFD dan Bazaar UMKM 18–19 April

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026