Selasa, 07/4/26 | 01:24 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Riza Mika Wijaya

Minggu, 08/5/22 | 09:12 WIB

Kasih Sayang Ibu

Maafkan ibu, Nak
Ibu terlalu cepat mengajarkanmu segala hal
Mengajarkanmu tentang berartinya shalat
Tentang pentingnya pendidikan
Bahkan pekerjaan rumah pun sudah ibu ajarkan

Kelak jika kau dewasa
Tidak ada rasa canggung lagi dalam dirimu
Kau sudah terbiasa bangun di waktu subuh
Bahkan pekerjaan rumah pun sudah terbiasa kau lakukan

Terima kasih ibu ucapkan
karena selalu patuh kepada orang tua
Walaupun kau masih terlalu belia
Yang Terbaik dalam hidup adalah ilmu agama
Itu bukti kasih sayang ibu
Bukan dengan cara memanjakan,
tetapi mengajari hidup mandiri
Semoga kelak kau sukses dunia akhirat

Pariaman, 23 Februari 2022

BACAJUGA

Puisi-Puisi Elly Delfia

Puisi-Puisi Elly Delfia

Minggu, 29/3/26 | 16:59 WIB
Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Minggu, 15/3/26 | 16:09 WIB

 

Indahnya Masa Kecil

Saat ingat masa kecil
Semua terasa sangat indah
Tanpa memikirkan sesuatu
Bahagianya waktu itu
Punya banyak teman
Tanpa ada beban pikiran
Bebas main ke sana kemari tanpa batas waktu
Walaupun waktu dan masa kecil tidak bisa diulang
Aku pernah memiliki bahagianya masa itu

Pariaman, 20 April 2022

 

Ketika Dunia Binasa

Dunia yang kita tempati
Hanyalah tempat sementara
Jangan tergoda oleh kemewahannya
Sebelum semua terlambat
Sayangi keluarga,kaum kerabat, santuni anak yatim
Selalu dekat dan bartawakal pada Allah
Perbanyaklah sedekah

Ketika dunia sudah binasa
Kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi
Keselamatan tergantung pada amalan
Orang terdekat pun bukan sesiapa
Orang tua, suami, anak-anak, bahkan saudara
Semua hanyalah orang lain semata
Jagalah ibadahmu sebelum dunia binasa

Pariaman, 20 April 2022

 

Biodata Penulis:

Riza Mika Wijaya berdomisili di Sungai Rotan, Kota Pariaman. Ia merupakan seorang ibu rumah tangga yang hobi menulis. Hobi menulisnya sudah dimulai ketika mengisi mading di sekolah dulu dengan puisi-puisi ciptaannya. Ia merupakan ibu dari empat orang anak-anak yang manis dan lucu-lucu.

Tags: #Riza Mika Wijaya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Hubungan Sinonim Kata “Mempunyai” dan “Memiliki”

Berita Sesudah

Pick Me Girl

Berita Terkait

Puisi-Puisi Elly Delfia

Puisi-Puisi Elly Delfia

Minggu, 29/3/26 | 16:59 WIB

Gambar: GeminiAI Sebuah Petang di 5 Maret Pada sebuah petang di 5 Maret Aku membaca hatimu dalam kisah Yang kau...

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Minggu, 15/3/26 | 16:09 WIB

Gambar: Meta AI Ketenangan Apa yang Kau Cari Oleh: Delivia Nazwa Syafiariza Ketenangan apa yang kau cari Ketenangan dunia yang...

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Minggu, 25/1/26 | 13:00 WIB

Gambar:GeminiAI Sore di Bulan Juni Aku tidak tahu mengapa semuanya begitu pelan dan bahkan begitu cepat, bulan yang di mana...

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Berita Sesudah
Yang Terbatas Bukan Fiksinya, Tetapi Cara Pandang Kita

Pick Me Girl

Discussion about this post

POPULER

  • Capaian Pembangunan di Dharmasraya Tahun 2025 Dinilai Progresif

    Capaian Pembangunan di Dharmasraya Tahun 2025 Dinilai Progresif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Nagari Banai Dharmasraya, Transportasi Menuju Tiga Nagari Putus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Unsur Intrinsik Naskah Drama “Orang-Orang di Tikungan Jalan” Karya Rendra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Apresiasi PSP Padang Juara Liga 4 Sumatera Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026