
Kabupaten Solok, Scientia.id – Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Solok dalam Musyawarah Daerah (Musda) DMI yang digelar di Ruang Pertemuan Rumah Dinas Bupati Solok, Arosuka, Selasa (21/7/2026).
Musda yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi DMI Kabupaten Solok tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pengurus masjid, ulama, dan seluruh elemen masyarakat dalam memakmurkan masjid sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan di Kabupaten Solok.
Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Solok dan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, para ulama, tokoh masyarakat, pengurus DMI, serta peserta dari berbagai kecamatan. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperkokoh fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan pembangunan masyarakat.
Dalam sambutannya, Jon Firman Pandu menegaskan bahwa keberadaan masjid memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Menurutnya, masjid harus mampu menjadi pusat pendidikan keagamaan, pembinaan karakter generasi muda, penguatan ukhuwah Islamiyah, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
“Masjid harus menjadi pusat pembinaan umat yang menghadirkan kesejukan, memperkuat persatuan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Solok siap bersinergi dengan DMI dalam memakmurkan masjid serta meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat,” tegas Jon Firman Pandu.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Solok untuk terus mendukung berbagai program strategis DMI, baik dalam peningkatan kualitas pengelolaan masjid maupun pengembangan kegiatan keagamaan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Bupati berharap Musda kali ini mampu melahirkan kepengurusan yang amanah, profesional, dan memiliki visi yang sejalan dengan kebutuhan umat serta arah pembangunan Kabupaten Solok.
“Pengurus DMI harus mampu menghadirkan program-program yang inovatif sehingga masjid semakin hidup, ramai dengan aktivitas keagamaan, pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi umat,” ujarnya.
Proses pemilihan Ketua DMI Kabupaten Solok berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dengan mengedepankan semangat musyawarah dan mufakat. Seluruh peserta Musda secara bulat memberikan amanah kepada Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH untuk memimpin Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Solok periode mendatang.
Terpilihnya Jon Firman Pandu diharapkan semakin memperkuat posisi DMI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berkarakter.
Di bawah kepemimpinannya, DMI Kabupaten Solok diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola masjid, memperluas fungsi masjid sebagai pusat dakwah, pendidikan, pelayanan sosial, serta pemberdayaan ekonomi umat, sehingga keberadaan masjid benar-benar menjadi pusat peradaban Islam yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Solok.
Musda DMI Kabupaten Solok juga menjadi penegasan bahwa penguatan kelembagaan masjid merupakan bagian penting dari pembangunan daerah, karena kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan kepedulian sosial yang tumbuh di tengah masyarakat. (*)








