Padang, Scientia — Pembangunan Masjid Quba di Kampuang Pinang, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, mendapat dukungan hibah sebesar Rp100 juta dari Anggota DPRD Kota Padang Fraksi PKB, Yusri Latif.
Dana tersebut diperuntukkan bagi pembangunan kubah Masjid Quba yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Bantuan itu diharapkan dapat mempercepat penyelesaian salah satu bagian penting dari pembangunan masjid.
Yusri Latif mengatakan, dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah merupakan bagian dari kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat. Menurut dia, pembangunan masjid bukan hanya berkaitan dengan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
“Bantuan ini kami harapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk pembangunan kubah Masjid Quba. Semoga pembangunan berjalan lancar dan segera dapat diselesaikan,” ujar Latif di Masjid Kuba, Kampuang Pinang. Kelurahan Lambung Bukit. Rabu, (9/9) malam.
Pengurus Masjid Quba menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Yusri Latif. Ia mengatakan, pembangunan kubah merupakan salah satu pekerjaan yang membutuhkan biaya cukup besar.
Saat ini, pengurus menargetkan pembangunan sedikitnya lima kubah untuk Masjid Quba. Dengan adanya hibah Rp100 juta tersebut, satu kubah di antaranya telah mendapat dukungan pembiayaan.
“Terima kasih atas perhatian dan bantuan Pak Yusri Latif. Bantuan ini sangat berarti bagi kami karena pembangunan kubah masih terus berjalan,” ujar pengurus masjid.
Menurut pengurus, pembangunan masjid dilakukan secara bertahap dengan mengandalkan dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, keterlibatan masyarakat masih sangat dibutuhkan agar seluruh rencana pembangunan dapat dituntaskan.
Selain itu, Sekretaris Kecamatan Pauh, Eka Saputra, turut mengajak masyarakat untuk bergotong royong mendukung pembangunan Masjid Quba. Ia mendorong warga yang memiliki kemampuan untuk ikut memberikan donasi sesuai dengan kemampuannya.
Menurut Eka, pembangunan rumah ibadah tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pengurus masjid. Partisipasi masyarakat diperlukan agar pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
“Pembangunan masjid ini mari kita dukung bersama. Bagi masyarakat yang memiliki rezeki lebih, kami mengajak untuk ikut berdonasi demi kelancaran pembangunan Masjid Quba,” kata Eka.
Ia berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir hingga seluruh bagian masjid yang direncanakan, termasuk lima kubah, dapat diselesaikan.
Bagi Latif, bantuan tersebut juga diharapkan menjadi pemantik agar semakin banyak pihak ikut mengambil bagian. Sebab, pembangunan masjid pada akhirnya membutuhkan kebersamaan, bukan hanya mengandalkan satu sumber pembiayaan.(yrp)








