Minggu, 18/10/26 | 11:06 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Yusri Latif Tantang Pemko Padang, Penataan Pasar Bandar Buat Harus Dikawal

Jumat, 11/9/26 | 20:49 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPRD Kota Padang Yusri Latif meminta Pemerintah Kota Padang tidak setengah hati menata Pasar Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan. Ia menilai kunci keberhasilan penataan bukan hanya pada relokasi pedagang kaki lima (PKL), pembangunan fasilitas, dan pengaturan parkir, tetapi juga pengawasan yang konsisten setelah penertiban dilakukan.

Latif mengatakan, penertiban PKL di kawasan Pasar Bandar Buat bukan persoalan baru. Pemerintah telah beberapa kali melakukan penertiban, namun aktivitas pedagang di luar area yang ditentukan dan kendaraan yang parkir di bahu jalan kembali muncul.

Karena itu, ia menantang Pemko Padang memastikan rencana penataan kali ini tidak mengulang pola yang sama.

“Jika Pemko serius, kita juga akan serius mengawal ini. Kenapa saya tantang untuk serius, karena selama ini kesannya masih separuh hati. Beberapa kali penertiban, faktanya sampai kini tidak mengubah keadaan,” kata Yusri, Jumat (11/9).

BACAJUGA

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

Sabtu, 17/10/26 | 22:07 WIB
Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Sabtu, 17/10/26 | 18:36 WIB

Menurut Ketua DPC PKB Kota Padang tersebut, relokasi tanpa pengawasan berkelanjutan berpotensi membuat kawasan pasar kembali semrawut. Setelah pedagang dikembalikan ke blok dan petak yang tersedia, pemerintah harus memastikan area tersebut benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.

Begitu pula dengan parkir. Penataan pelataran parkir dinilai tidak akan menyelesaikan persoalan jika tidak dibarengi pengaturan dan pengawasan terhadap kendaraan yang masih memilih berhenti di bahu jalan.

“Pengawasan ini yang penting. Jangan sampai setelah ditata, ditertibkan, kemudian dibiarkan. Beberapa bulan kemudian persoalannya kembali lagi,” ujarnya.

Latif menilai, pemerintah perlu memiliki pola pengawasan yang jelas, termasuk menentukan siapa yang bertanggung jawab menjaga ketertiban kawasan pasar setelah proses penataan selesai.

Menurutnya, pengawasan juga harus dilakukan secara rutin, bukan hanya ketika terjadi keluhan masyarakat atau menjelang momentum tertentu.

“Kalau memang ingin Pasar Bandar Buat berubah, pengawasannya harus jalan. Jangan menunggu sudah semrawut baru ditertibkan lagi,” katanya.

Pasar Bandar Buat menjadi perhatian karena berada di sisi ruas jalan utama Padang-Solok. Aktivitas PKL dan parkir kendaraan di bahu jalan tidak hanya memengaruhi kenyamanan pengunjung pasar, tetapi juga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan mengatakan Pemko memang tengah menyiapkan penataan kawasan Pasar Bandar Buat secara bertahap.

Salah satu rencananya adalah mengembalikan pedagang ke blok dan petak yang tersedia di lantai dasar maupun lantai dua. Setelah relokasi dilakukan, pelataran parkir pasar akan ditata dan direncanakan menjadi sentra kuliner malam.

“Ya, tentunya setelah para pedagang kita relokasi kembali ke blok dan petak-petak yang berada di lantai dasar, maupun di lantai dua,” ujar Fizlan.

Fizlan mengatakan keberadaan PKL dan parkir menjadi dua persoalan utama yang selama ini memicu kesemrawutan Pasar Bandar Buat.

“Parkir dan PKL adalah dua momok yang jadi pemicu kesemrawutan wajah Pasar Bandar Buat. Setelah benar-benar ditata, kita berharap tidak ada lagi PKL yang berjualan di sembarang tempat, tidak ada lagi kendaraan yang parkir di bahu jalan,” ujarnya.

Untuk tahap awal, Dinas Perdagangan akan melakukan pengaspalan ulang seluruh area pelataran parkir. Sejumlah bagian yang mengalami kerusakan ringan akan diperbaiki agar kawasan tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih baik.

Pemko juga akan memindahkan kontainer sampah yang berada di sekitar tugu pasar. Kontainer tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung sekaligus membuat kawasan sekitar pasar terlihat kurang tertata.

“Kita juga akan pindahkan kontainer sampah di sekitar tugu, yang tentu saja selama ini sangat mengganggu kenyamanan pengunjung pasar,” kata Fizlan.

Selain membenahi area parkir, pemerintah juga menyiapkan pembangunan kanopi pedagang di lantai dua. Pembenahan drainase dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Pasar Bandar Buat turut masuk dalam rencana perbaikan.

Fizlan mengatakan pembenahan dilakukan secara bertahap karena persoalan di Pasar Bandar Buat cukup kompleks.

“Intinya, permasalahan di Pasar Bandar Buat itu sangat kompleks. Nah, perlahan-lahan kita akan coba benahi. Parkir representatif dan terkelola dengan baik, pedagang dan pengunjung juga nyaman beraktivitas,” katanya.

Latif mengatakan DPRD Kota Padang akan ikut mengawal proses tersebut. Namun, ia menegaskan pengawasan pemerintah menjadi penentu apakah penataan itu mampu bertahan dalam jangka panjang.

Menurut dia, keberhasilan penataan tidak semata-mata ditandai dengan berpindahnya PKL dari bahu jalan ke dalam pasar. Pemerintah harus memastikan pedagang tetap berjualan di tempat yang telah disediakan dan tidak kembali mengambil ruang publik di luar kawasan perdagangan.

“Yang kita inginkan bukan sekadar pasar terlihat tertib pada saat penertiban. Setelah itu harus tetap tertib. Artinya, pengawasan harus menjadi bagian dari penataan, bukan pekerjaan setelah penataan,” ujar Latif.

Ia berharap Pemko Padang menjadikan penataan Pasar Bandar Buat sebagai pembenahan yang berkelanjutan. Dengan begitu, kawasan pasar yang berada di jalur utama Padang-Solok tersebut tidak kembali menghadapi persoalan lama: PKL yang berjualan sembarangan dan kendaraan yang memenuhi bahu jalan.(yrp)

Tags: DPRD PadangPasar Bandar BuatYusri Latif
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Mahyeldi: Sumatera Bersatu, Ekonomi Kuat, Indonesia Maju melalui IMT-GT

Berita Sesudah

Donizar: Olahraga Tidak Hanya Berburu Medali

Berita Terkait

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

Sabtu, 17/10/26 | 22:07 WIB

Sumsel, Scientia - DPP Partai Keangkitan Bangsa (PKB) menyalurkan 132.000 liter air bersih dan 3000 masker kepada warga di Sumatera...

Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Sabtu, 17/10/26 | 18:36 WIB

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar.Jakarta, Scientia — Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus...

Polres Padang Pariaman Ungkap 199 Kejadian Kejahatan Selama Agustus Hingga Oktober

Polres Padang Pariaman Ungkap 199 Kejadian Kejahatan Selama Agustus Hingga Oktober

Jumat, 16/10/26 | 04:43 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman merilis data kasus perkara yang menjadi perhatian khusus dalam kurun...

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto:ist]

Firdaus Instruksikan Kader PKB Cepat Tanggap Bantu Tangani Kabut Asap di Sumbar

Kamis, 15/10/26 | 02:16 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus. Padang, Scientia - Ketua DPW PKB Sumatera Barat, Firdaus menginstruksikan kepada seluruh ketua DPC, anggota...

Nur Nadlifah: Perempuan Bangsa Adalah Spirit dan Kekuatan Partai

Nur Nadlifah: Perempuan Bangsa Adalah Spirit dan Kekuatan Partai

Rabu, 14/10/26 | 19:41 WIB

Padang, Scientia - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa (PB), Nur Nadlifah menyoroti pemberdayaan kader perempuan PKB...

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]

Pengurus DPC PKB Padang Dikukuhkan, Yusri Latif: Siap Serap Kebutuhan Masyarakat

Rabu, 14/10/26 | 15:14 WIB

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. Padang, Scientia — Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota...

Berita Sesudah
Anggota DPRD Sumbar, Donizar.[foto : ist]

Donizar: Olahraga Tidak Hanya Berburu Medali

POPULER

  • Lele Raksasa (Foto: Ist)

    Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026