Senin, 20/4/26 | 06:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Update Terbaru Dampak Bencana Hidrometeorologi di Sumbar

Sabtu, 29/11/25 | 16:06 WIB
Data terbaru daerah terdampak bencana alam di Sumbar.[foto : ist]
Data terbaru daerah terdampak bencana alam di Sumbar.[foto : ist]

Padang, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali merilis update informasi data bagi daerah yeng terdampak bencana banjir, banjir bandang dan longsor di berbagai daerah. Berdasarkan data infografis BPDB Sumbar, terdapat jumlah korban meninggal sebanyak 88 orang dan hilang sebanyak 85 orang yang tersebar di 5 daerah dari 16 kabupaten dan kota yang terdampak.

Total kerugian sementara dari semua daerah diperkirakan Rp9 milyar lebih.

Barikut rincian dampak bencana Hidrometeorologi di beberapa daerah di Sumatera Barat per Sabtu, (29/11) pukul 12.00 WIB :

1. Kabupaten Agam (Banjir, Tanah Longsor, Cuaca Ekstrem)

BACAJUGA

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB
KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

• Kecamatan terdampak: 16 kecamatan, 54 nagari

• 74 orang meninggal

• 78 orang hilang

• 208 KK/ 484 jiwa mengungsi

• 204 KK/ 694 jiwa terdampak

• 249 meter jalan rusak

• 86,5 ha sawah & ladang tertimbun

• 15 unit irigasi rusak

• 4 fasum rusak

• 40 unit rumah terdampak

• 9 unit rumah rusak

• 63 unit rumah terendam

• 1 unit jembatan rusak

• 1 unit fasilitas pendidikan rusak

• 1 unit fasilitas ibadah

• 2 unit kios rusak

• 9 ha kolam

• Terputusnya air bersih

• 5 ha pertanian terdampak

2. Kabupaten Padang Pariaman (Banjir, Tanah longsor, Cuaca Ekstrem)

• Daerah terdampak: 18 kecamatan, 42 nagari

• 562 KK/3.208 jiwa mengungsi

• 10.437 jiwa terdampak

• 17 unit rumah rusak

• 5 unit fasilitas pendidikan rusak

• 3.530 unit rumah terendam

• 102 jiwa terisolir

• 341 ha sawah dan 106 ha kebun atau ladang terendam

• 4 unit jembatan rusak

• 73 meter jalan rusak

• 9 unit irigasi rusak

• 3 unit talud rusak

• 2 unit fasilitas ibadah

• 86 ha petanian terdampak

• 2 Faskes rusak

• 1 orang hilang

• 2 orang luka – luka

• Total kerugian Rp489.000.000

3. Kota Padang, (Cuaca Ekstrem, Banjir, dan Tanah Longsor)

• Daerah terdampak: 11 kecamatan, 40 kelurahan

• 5 orang meninggal dunia

• 18.208 jiwa terdampak

• 8.157 KK / 27.153 jiwa terdampak

• 150 unit rumah rusak

• 1 fasilitas ibadah rusak

• 1 unit faskilitas kesehatan rusak

4. Kota Padang Panjang (Cuaca Ekstrem dan Tanah Longsor)

• Daerah terdampak: 2 kecamatan, 7 kelurahan

• 7 orang meninggal dunia

• 1 unit rumah rusak ringan

• 3 orang luka-luka

• 216 KK / 415 jiwa mengungsi

• 1 unit jembatan rusak

• 1 unit irigasi rusak

• 11 KK/368 jiwa terdampak

5. Kabupaten Pasaman Barat, (Cuaca Ekstrem, Banjir, dan Tanah Longsor)

• Kecamatan terdampak: 10 kecamatan, 18 nagari

• Korban: 1 meninggal, 6 hilang, 1 luka-luka

• 338 KK / 1.491 jiwa terdampak

• 14.778 KK/57.948 jiwa mengungsi

• 2.118 unit rumah terendam

• 18 unit rumah rusak

• 0,5 ha kebun terendam

• 181 ha sawah terdampak

• 122 ha lahan terdampak

• 11 unit fasilitas pendidikan rusak

• 1 unit fasilitas kesehatan rusak

• 1 unit Perkantoran rusak

• 3 unit rumah hanyut

• 11 KK/68 jiwa terancam

6. Kabupaten Pasaman (Cuaca Ekstrem dan Banjir)

• Kecamatan terdampak: 8 kecamatan, 12 nagari

• 3 unit rumah rusak berat

• 8 unit runah rusak ringan

• 298 KK/621 jiwa mengungsi

• 5,5 ha sawah terendam

• 1.712 unit rumah terendam

• 3 jembatan rusak

• 4 fasilitas pendidikan rusak

• 2 fasilitas ibadah rusak

7. Kabupaten Lima Puluh Kota (Cuaca Ekstrem dan Banjir)

• Daerah terdampak: 4 kecamatan

• 167 KK / 457 jiwa terdampak

• 3 unit fasilitas pendidikan rusak

• 2 unit runah rusak sedang

• 1 unit fasilitas kesehatan

• 123 unit rumah terendam

• 15 titik jalan rusak

• 2 unit jembatan putus

• 2 unit jembatan rusak

• 115 KK/302 jiwa mengungsi.

8. Kabupaten Tanah Datar (Cuaca Ekstrem, Banjir, dan Tanah Longsor)

• Daerah terdampak: 3 kecamatan, 4 nagari

• 44KK / 85 jiwa mengungsi

• 18 KK/56 jiwa terdampak

• 2 unit rumah rusak

• 1 unit jembatan putus

• 4 irigasi rusak

9. Kota Solok (Tanah Longsor dan Banjir)

• Daerah terdampak: 2 kecamatan, 9 kelurahan

• 1 orang meninggal dunia

• 2.878 KK/9.375 jiwa terdampak

• 48 unit fasilitas pendidikan rusak

• sebagian rumah rusak di daerah Lukah di Kelurahan Kampai Tabu Karambia dan Kelurahan Koto Panjang

10. Kabupaten Solok ( Tanah Longsor dan Banjir)

• Daerah terdampak: 9 kecamatan, 16 nagari

• 11 jembatan rusak

• 1 meter jalan rusak

• 150kk/930 jiwa mengungsi

• 3 kios rusak

• 6 irigasi rusak

• 14 gasilitas ibadah rusak

• 161 ha sawah terdampak

• 1.275 ha lahan pertanian terdampak

• 184 rumah terendam

• 7 unit fasilitas pendidikan rusak

• 1 unit fasilitas perkantoran rusak

• 1.195 KK/15.420 jiwa terdampak

• 62 unit rumah rusak berat

• 229 unit rumah rusak sedang

• 412 unit rumah rusah ringan

11. Kabupaten Pesisir Selatan (Banjir)

• Daerah terdampak: 9 kecamatan, 55 Nagari

• 11.917 unit rumah terendam

• 9.895 KK/49.476 jiwa mengungsi

• 1 unit fasilitas perkantoran rusak

• 400 meter jalan rusak

• 960 unggas dan 35 ekor kambing mati

• 594 ha sawah dan 3 ha kebun terendam

• 1 unit fasilitas ibadah rusak

• 10.460 ha kolam terdampak

• 2 unit fasilitas pendidikan rusak

• 1 unit penguat tebing sungai rusak

12. Kabupaten Kepulauan Mentawai (Banjir)

• Daerah terdampak: 5 kecamatan, 9 desa

• 1.059 KK terdampak

• 1.059 rumah terendam

• 5 unit fasilitas pendidikan rusak

• 3 unit fasilitas ibadah rusak

13. Kota Pariaman (Cuaca Ekstrem, Banjir, dan Tanah Longsor)

• Kecamatan terdampak: 4 kecamatan, 37 desa

• 739 KK/2.743 jiwa mengungsi

• 5 unit rumah rusak

• 1 unit fasikitas pendidikan rusak

• 1 unit fasilitas ibadah rusak

• 10 rumah terendam

14. Kota Bukittinggi (Cuaca Ekstrem, Banjir, dan Tanah Longsor)

• Daerah terdampak: Kecamatan Guguk Panjang dan Kecamatan Mandiangin Koto Selayan

• 111 KK / 68 jiwa terancam

15. Kota Payakumbuh (Cuaca Ekstrem)

• Daerah terdampak: Payakumbuh Barat

• 1 unit kios rusak

• 1 unit jembatan rusak

16. Kabupaten Solok Selatan (Tanah Longsor, Banjir)

• Daerah terdampak: 2 kecamatan, 3 nagari

• 1 unit rumah rusak ringan

• 78 unit rumah terendam

• 1 unit jembatan rusak

• 5,5 ha sawah terendam.(yrp)

Tags: Data terbaru
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Walikota Kerahkan Semua Armada Bersihkan Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Berita Sesudah

Ketua TP-PKK Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di Junjung Sirih

Berita Terkait

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Sebanyak 65 bakal calon Ketua Tanfidz Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa...

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh Kamba, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, diduga menghambat hak politik...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Memperkuat Sinergi di Bidang Hukum Wali Kota Padang Menandatangani MoU Bersama Kepala Kajari Padang

Kamis, 16/4/26 | 17:10 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui...

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna tentang Program Bantuan Pendidikan Tingkat Sarjana di Sampoerna University untuk tahun akademik 2026/2027.

Progul Padang Juara Pemko Padang Beasiswakan 8 Siswa ke Sampoerna University Tahun Ajaran 2027/2027

Kamis, 16/4/26 | 16:57 WIB

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna...

Reformasi Birokrasi Bawaslu Padang Didorong dari Dalam, Transparansi Jadi Fokus

Reformasi Birokrasi Bawaslu Padang Didorong dari Dalam, Transparansi Jadi Fokus

Kamis, 16/4/26 | 14:07 WIB

Padang, Scientia — Bawaslu Kota Padang mempercepat agenda reformasi birokrasi dengan menitikberatkan pada penguatan tata kelola yang bersih dan akuntabel....

Donizar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Simpang Alahan Mati

Donizar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Simpang Alahan Mati

Kamis, 16/4/26 | 13:35 WIB

Pasaman, Scientia - Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Donizar, menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang...

Berita Sesudah
Ketua TP-PKK Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di Junjung Sirih

Ketua TP-PKK Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di Junjung Sirih

POPULER

  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026