
Padang, Scientia—- Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin, Apel Siaga Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang di Lapangan Apeksi Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (17/6/2026).
Fadly Amran menegaskan bahwa data yang akurat merupakan pondasi utama dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan program, tetapi juga oleh kualitas perencanaan yang didukung data yang valid dan terpercaya.
Fadly Amran menjelaskan, hasil sensus nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam merumuskan berbagai kebijakan ekonomi, mulai dari stimulus ekonomi, perizinan usaha, pengembangan UMKM, hingga program-program pemberdayaan masyarakat.
Fadly Amran juga menekankan, pentingnya peran petugas sensus sebagai garda terdepan dalam mengumpulkan data.
Untuk itu, ia mengingatkan seluruh petugas agar memahami metode pendataan dengan baik, bekerja secara teliti, serta tidak menganggap remeh setiap proses pengumpulan data di lapangan.
Kepala BPS Kota Padang Dessi Febriyanti menyampaikan, pelaksanaan SE berlangsung dari 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang.
Sebanyak 608 petugas mitra sensus diterjunkan dalam pelaksanaan kegiatan ini, dan didukung oleh 42 personel dari BPS Kota Padang.
Dessi Pebriyanti menambahkan, dalam pendataan, petugas akan mengumpulkan berbagai informasi terkait kegiatan usaha, antara lain jenis usaha, produksi atau output usaha, omzet, jumlah tenaga kerja, serta berbagai karakteristik usaha lainnya. Pendataan juga mencakup kegiatan ekonomi usaha rumahan, termasuk usaha berbasis digital.
“Saya selalu meyakini bahwa 50 persen keberhasilan ditentukan oleh perencanaan, dan 50 persen lainnya oleh aksi. Dalam perencanaan, komponen terbesar adalah data. Karena itu, SE 2026 ini memiliki peran yang sangat penting untuk menghadirkan data ekonomi masyarakat yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
“Kami mengapresiasi seluruh petugas sensus yang telah bersedia mengabdikan waktu, tenaga, dan pikirannya demi mensukseskan pelaksanaan SE 2026. Kami berharap SE ini menghasilkan data yang berkualitas sehingga mampu mendukung pembangunan ekonomi Kota Padang,” ujarnya.
Kepala BPS Kota Padan mengataka, BPS memiliki slogan “TIR”, yaitu Terima petugas, Isi atau jawab pertanyaan dengan benar dan jujur, serta Rahasia.
“Kami menghimbau masyarakat untuk menerima kedatangan petugas sensus dan memberikan informasi yang dibutuhkan secara jujur.” katanya.(Ade)






![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_49952-350x250.jpg)

