Senin, 01/6/26 | 03:46 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Panen Perdana Sawit Replanting di Agam, Bukti Program Pemprov Sumbar Mulai Berbuah

Jumat, 14/11/25 | 15:34 WIB

Gubernur Sumbar saat memanen sawit.[foto : ist]
Gubernur Sumbar saat memanen sawit.[foto : ist]
Agam, Scientia – Upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dalam mempercepat peremajaan (replanting) kebun kelapa sawit rakyat mulai memperlihatkan hasil konkret. Setelah empat tahun proses penanaman ulang, kebun sawit milik petani yang ikut program replanting akhirnya memasuki masa panen perdana. Momen ini dianggap sebagai sinyal positif bagi keberlanjutan sektor perkebunan rakyat.

Panen perdana tersebut berlangsung di lahan plasma Koperasi Perkebunan Sawit (KPS) Tompek Tapian Kandis, Kabupaten Agam. Kehadiran Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan pentingnya program ini bagi peningkatan produktivitas sawit rakyat.

“Program replanting di Sumatera Barat sudah berjalan sejak 2018. Tujuannya jelas, untuk meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat dengan dukungan pendanaan dari BPDPKS,” ujar Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, replanting sawit rakyat yang difasilitasi pemerintah sampai saat ini telah mencapai 14.919 hektar. Pendanaannya bersumber dari hibah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) di bawah Kementerian Keuangan.

BACAJUGA

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Kamis, 28/5/26 | 20:54 WIB
Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Rabu, 27/5/26 | 20:51 WIB

Ia menjelaskan, besaran bantuan untuk petani terus meningkat. Pada 2018–2021 nilainya Rp25 juta per hektar, naik menjadi Rp30 juta per hektar pada 2022–2024, dan pada tahun 2025 kembali meningkat signifikan menjadi Rp60 juta per hektar.

“Sejak 2018, total dana BPDPKS yang masuk ke Sumbar untuk replanting mencapai sekitar Rp463 miliar,” kata Mahyeldi.

Untuk KPS Tompek Tapian Kandis sendiri, bantuan diberikan dalam dua tahap:
• Tahun 2020 seluas 143,75 hektar
• Tahun 2022 seluas 145,30 hektar
Total nilai bantuan mencapai sekitar Rp7,95 miliar.

Mahyeldi menilai capaian KPS Tompek Tapian Kandis menjadi contoh bahwa dengan tata kelola yang baik, pendampingan yang terarah, serta sinergi yang kuat, produktivitas kebun rakyat dapat meningkat kembali setelah replanting.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sumbar mencatat, target replanting sawit rakyat pada 2025 mencapai 5.400 hektar. Luasan itu tersebar di tujuh kabupaten: Dharmasraya 2.000 ha, Sijunjung 500 ha, Solok Selatan 500 ha, Pesisir Selatan 600 ha, Agam 500 ha, Pasaman 300 ha, dan Pasaman Barat 1.000 ha.

Bupati Agam, Benni Warlis, mengatakan panen perdana ini merupakan bukti nyata manfaat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan petani.

“Inilah bukti bahwa kolaborasi dapat menghasilkan perubahan. Program ini bukan hanya soal peningkatan produksi, tapi juga tentang keberlanjutan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan Manager PT AMP Plantation, Mr. Low Kim Seng, yang menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah di sektor perkebunan.

“Kami siap mendukung program replanting, baik di area perusahaan maupun di lahan plasma milik masyarakat,” katanya.

Dengan dimulainya panen perdana ini, Pemprov Sumbar menegaskan bahwa replanting bukan hanya program jangka pendek, tetapi investasi jangka panjang untuk menjaga pendapatan petani sekaligus memperkuat sektor perkebunan sebagai tulang punggung ekonomi daerah.(Adpsb)

Tags: MahyeldiPemprov SumbarReplanting sawit
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Forbisda HIPMI Sumbar Bahas Akselerasi UMKM, Wako Fadly Amran Paparkan Strategi Padang Naik Kelas

Berita Sesudah

Walikota Pantau Subuh Mubarakah di Mesjid Taufiq Kayu Gadang Pasar Ambacang

Berita Terkait

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Kamis, 28/5/26 | 20:54 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Konflik fisik yang sempat terjadi antara kelompok pemuda Nagari Muaro Takung, Kabupaten Sijunjung, dengan pemuda Nagari Sialang,...

Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Rabu, 27/5/26 | 20:51 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten...

Polres Bersama Forkopimda Tertibkan PETI di Sungai Batang Hari

Polres Bersama Forkopimda Tertibkan PETI di Sungai Batang Hari

Selasa, 26/5/26 | 23:04 WIB

Dharmasraya, Scientia — Aparat Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya bersama unsur terkait melaksanakan penertiban terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)...

Pemkab Dharmasraya Serahkan 24 Sapi dan 2 Kambing Kurban

Pemkab Dharmasraya Serahkan 24 Sapi dan 2 Kambing Kurban

Selasa, 26/5/26 | 20:51 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melaksanakan kegiatan Penyerahan Hewan Kurban Tahun 1447 H/2026 M di Komplek Pasar Ternak Gunung...

Roni Aprianto Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PWI Dharmasraya Periode 2026-2029

Roni Aprianto Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PWI Dharmasraya Periode 2026-2029

Minggu, 24/5/26 | 17:38 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Konferensi ke-IV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kabupaten Dharmasraya sukses digelar dengan semangat kebersamaan di "Cafe Saya...

Kapolres Dharmasraya Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Dorong Ekonomi Warga

Kapolres Dharmasraya Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Dorong Ekonomi Warga

Selasa, 19/5/26 | 17:51 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Kapolres Dharmasraya, Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., bersama jajaran personel melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus kunjungan kerja ke...

Berita Sesudah
Wali Kota Padang Fadly Amran melakukan monitoring, pelaksanaan program Subuh Mubarakah, salah satu aktivasi Program Unggulan (Progul) Smart Surau. (Foto:Ist)

Walikota Pantau Subuh Mubarakah di Mesjid Taufiq Kayu Gadang Pasar Ambacang

POPULER

  • Diksi Cantik sebagai Identitas Perempuan di Instagram

    Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kalimat yang Berawalan Kata Depan “Dalam” dan “Pada”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Apresiasi Semangat Gotong Royong Masyarakat Wujudkan Festival Juadah Tanpa APBD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD Sumbar Tahun 2025 Ditetapkan Rp6,4 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Sekali, Sangat, Amat, Banget, dan Terlalu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026