Minggu, 30/8/26 | 16:35 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Desa Mandiri Harus Dimulai dari Air Bersih dan Akses Jalan: Donizar Dukung Penuh Arah Kebijakan Gubernur

Kamis, 06/11/25 | 11:44 WIB

Anggota DPRD Sumbar, Donizar.[foto : ist]
Anggota DPRD Sumbar, Donizar.[foto : ist]
Padang, Scientia — Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi PKB, Donizar, menilai arahan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengenai prioritas penyediaan air bersih, energi, dan konektivitas sebagai langkah yang tepat dan mendesak untuk diwujudkan di seluruh nagari. Hal ini ia sampaikan menanggapi Rapat Koordinasi Data Indeks Desa Provinsi Sumbar Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Kantor Gubernur,

Menurut Donizar, kebutuhan dasar seperti air bersih dan akses jalan selama ini masih menjadi persoalan nyata di sejumlah nagari di Sumbar, terutama di daerah-daerah terpencil dan wilayah perbukitan. Ia menegaskan bahwa pembangunan nagari tidak mungkin maju jika masyarakat masih kesulitan mendapatkan air layak minum atau masih harus menempuh perjalanan berbahaya akibat jalan yang rusak.

“Air bersih bukan hanya soal kenyamanan, tapi menyangkut kesehatan masyarakat. Gizi anak kita tidak akan berarti jika air yang mereka minum tidak higienis. Stunting itu bisa dicegah dari hal paling mendasar, yaitu air bersih,” kata Donizar.

Ia juga mengapresiasi penegasan Gubernur bahwa Sumbar memiliki sumber air yang melimpah. Namun Donizar mengingatkan, potensi ini selama bertahun-tahun belum dikelola secara maksimal karena lemahnya koordinasi antarinstansi dan kurangnya percepatan pembangunan.

BACAJUGA

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB
Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

“Sumber air kita luar biasa, tapi belum seluruhnya dimanfaatkan. Dinas PU, PSDA, Balai Sungai, dan pemerintah kabupaten/kota harus bergerak lebih cepat dan lebih kompak. Jangan sampai masyarakat kita menunggu terlalu lama,” tegasnya.

Selain air bersih, Donizar menyoroti persoalan aksesibilitas antarwilayah yang masih menjadi keluhan warga dalam masa reses yang ia lakukan ke berbagai titik di Sumbar.

Ia menyebut banyak nagari yang masih sulit dijangkau karena jalan yang sempit, rusak, atau rawan longsor, sehingga mobilitas masyarakat terganggu dan harga kebutuhan pokok menjadi lebih mahal.

“Tidak boleh ada lagi nagari yang terisolasi. Jalan yang baik itu bukan kemewahan, tapi kebutuhan dasar. Kalau akses jalan saja sulit, jangan harap ekonomi nagari bisa berkembang,” ujar politisi PKB itu.

Terkait gagasan pengembangan energi murah bagi wilayah kepulauan seperti Mentawai, Donizar mendukung kerja sama dengan ahli Jepang dalam pemanfaatan panas air laut. Ia menilai inovasi energi terbarukan sangat penting untuk mempercepat pemerataan.

“Selama ini biaya energi di kepulauan terlalu tinggi. Jika ada teknologi yang bisa menghadirkan energi murah dan berkelanjutan, tentu harus kita dorong bersama,” katanya.

Ia juga mendukung upaya pemanfaatan energi mikrohidro dan energi surya di nagari terpencil, terutama melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti Universitas Andalas dan Politeknik Negeri Padang.

Donizar turut mengapresiasi pengembangan Nagari Creative Hub yang bertujuan membantu pelaku UMKM memasarkan produk secara digital. Menurutnya, digitalisasi adalah pintu utama agar produk nagari bisa tembus pasar nasional tanpa hambatan.

“Selama ini UMKM nagari kalah di pemasaran. Dengan digitalisasi, mereka bisa menjangkau pasar lebih luas tanpa harus menyediakan toko fisik di kota,” ujarnya.

Ia juga mendorong para perantau untuk terlibat aktif dalam pengembangan digitalisasi nagari karena memiliki jaringan dan pengalaman yang dapat mempercepat kemajuan ekonomi desa.

Donizar menegaskan bahwa DPRD Sumbar akan mengawal penguatan tata kelola pemerintahan nagari agar lebih transparan dan akuntabel. Ia menyebut penggunaan Geoportal Mandiri Sumbar sebagai bagian dari kebijakan satu peta sangat penting untuk menghindari tumpang tindih kebijakan.

“Kita butuh data yang akurat dan satu pintu. Dengan tata kelola yang baik, program pembangunan akan lebih tepat sasaran,” tegasnya.

Menutup pandangannya, Donizar menyambut baik peningkatan jumlah desa mandiri di Sumbar menjadi 489 nagari pada 2025, sebagaimana dilaporkan Kepala Dinas PMD Sumbar, Yozarwardi Usama Putra. Ia menyatakan capaian tersebut harus dijadikan pemacu untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke nagari tertinggal.

“Ini kemajuan yang patut kita banggakan. Tapi pekerjaan kita belum selesai. Kita harus pastikan tidak ada lagi nagari yang tertinggal, baik dalam layanan dasar, akses jalan, maupun ekonomi,” pungkas Donizar.(yrp)

Tags: Donizar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Air Bersih, Energi, dan Konektivitas sebagai Fondasi Nagari Mandiri

Berita Sesudah

Ekonomi Sumbar Triwulan III Meningkat, Gubernur Mahyeldi Dorong Relokasi Industri ke Daerah Potensial

Berita Terkait

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten...

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok pada 2025 sempat menghantam sektor pertanian. Sawah terdampak, lahan membutuhkan...

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Jumat, 28/8/26 | 01:46 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan Fokus Group Discusion (FGD) bersama pemerintah daerah. Pertemuan ini...

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Rabu, 26/8/26 | 15:34 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di kawasan Pulau Punjung, Rabu (26/8/2026), menyusul kondisi...

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Selasa, 25/8/26 | 21:26 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Kabupaten Solok menyiapkan 2.000 hektare kawasan kopi arabika untuk dikembangkan menjadi sentra produksi sekaligus penggerak ekonomi...

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

Senin, 24/8/26 | 22:46 WIB

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menyikapi beredarnya rekaman video yang diduga melibatkan...

Berita Sesudah
Ekonomi Sumbar Triwulan III Meningkat, Gubernur Mahyeldi Dorong Relokasi Industri ke Daerah Potensial

Ekonomi Sumbar Triwulan III Meningkat, Gubernur Mahyeldi Dorong Relokasi Industri ke Daerah Potensial

POPULER

  • Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

    Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026