Jumat, 07/8/26 | 03:22 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Lahan Sawah Bukittinggi Terancam Menyusut, RTRW Hanya Sisakan 40 Hektare

Kamis, 28/8/25 | 22:08 WIB

Bukittinggi, Scientia.id – Perkembangan dan pertumbuhan Kota Bukittinggi membawa konsekuensi pada berkurangnya areal persawahan. Jika saat ini tercatat masih ada 340 hektare sawah, maka dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) terbaru, lahan tersebut hanya akan disisakan 40 hektare.

Data dari Dinas Pertanian menunjukkan, dari 24 kelurahan yang ada di Bukittinggi, sudah ada empat kelurahan yang sama sekali tidak lagi memiliki sawah.

“Empat kelurahan yang tak ada lagi areal persawahannya adalah Kelurahan Benteng Pasar Atas, Kelurahan Belakang Balok, Kelurahan Sapiran dan Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang,” jelas Sekretaris Dinas Pertanian Kota Bukittinggi, Abdul Halim.

BACAJUGA

Mahyeldi Dapat Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya: Ini Milik Masyarakat Sumbar

Mahyeldi Dapat Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya: Ini Milik Masyarakat Sumbar

Jumat, 07/8/26 | 03:15 WIB
Anggota DPRD Kota Padang Fraksi PKB, Yusri Latif. [foto : ist]

Yusri Latif: Di Usia ke-357 Kota Padang Semestinya Naik Kelas, Bukan Darurat Banjir

Jumat, 07/8/26 | 00:55 WIB

Dari total lahan yang masih ada, kemampuan pasokan pangan hanya sekitar 20 persen untuk kebutuhan masyarakat.

“Yang 80 persen lagi diimport dari wilayah sekitar,” ucapnya.

Halim menambahkan, sesuai kesepakatan pusat, sebanyak 238 hektare sawah berstatus Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD). Status tersebut melarang perubahan fungsi sawah menjadi perumahan, perkantoran, atau pergudangan. Namun, ia menyebutkan revisi masih dapat dilakukan dengan keputusan instansi pusat.

Jika revisi luas area persawahan benar-benar dilaksanakan, masyarakat Bukittinggi akan semakin bergantung pada daerah tetangga untuk pemenuhan pangan.

Aturan tentang LSD ini diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2019 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah. Selain itu, teknis pelaksanaan juga diatur dalam Peraturan Menteri ATR/BPN, termasuk Permen ATR/BPN Nomor 2 Tahun 2024 mengenai pedoman penetapan dan pemantauan LSD, serta Permen ATR/BPN Nomor 12 Tahun 2020 tentang tata cara verifikasi data dan peta LSD.

Baca Juga: Bukittinggi Siapkan Pos Bantuan Hukum Kelurahan, Target Rampung September 2025

Adapun tujuan LSD adalah menjaga ketahanan pangan, melestarikan lingkungan, serta menopang kedaulatan pangan nasional. LSD berfungsi sebagai benteng hijau agar sawah produktif tidak dialihfungsikan menjadi kawasan non-pertanian. Dengan demikian, kemandirian pangan daerah tetap bisa dipertahankan. (*)

Tags: Bukittinggi
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Buzzer, Kominfo, dan Tensi Politik Dharmasraya

Berita Sesudah

SPPG Payakumbuh Bertambah Jadi Empat, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Mahyeldi Dapat Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya: Ini Milik Masyarakat Sumbar

Mahyeldi Dapat Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya: Ini Milik Masyarakat Sumbar

Jumat, 07/8/26 | 03:15 WIB

Jatinangor, Scientia - Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pemerintahan yang semakin terbuka, cepat, dan responsif, kualitas kepemimpinan daerah menjadi salah satu...

Anggota DPRD Kota Padang Fraksi PKB, Yusri Latif. [foto : ist]

Yusri Latif: Di Usia ke-357 Kota Padang Semestinya Naik Kelas, Bukan Darurat Banjir

Jumat, 07/8/26 | 00:55 WIB

Anggota DPRD Kota Padang Fraksi PKB, Yusri Latif. Padang, Scientia – Peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang jatuh...

Cerint Iralloza Tasya Lihat Langsung Kondisi Warga Terdampak Banjir

Cerint Iralloza Tasya Lihat Langsung Kondisi Warga Terdampak Banjir

Kamis, 06/8/26 | 21:41 WIB

Padang, Scientia - Senator muda Sumatera Barat, Cerint Iralloza Tasya menyambangi warga terdampak banjir di Kota Padang. Kedatangan Cerint selain...

Sambut HUT Kota Padang ke 357 Trans Padang Menyesuaikan Rute

Pemko Padang Open Ship HJK Padang, Trans Padang Sesuaikan Rute Koridor Dua dan Empat

Kamis, 06/8/26 | 19:20 WIB

Sambut HUT Kota Padang ke 357 Trans Padang Menyesuaikan Rute Padang, Scientia---- Dalam rangka mendukung rangkaian peringatan Hari Jadi (HJK)...

Wali Kota Padang Bakti Sosial dan Kesehatan, Sekaligus  Aksi Bersih Sungai Batang Arau Sambut  Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Wali Kota Padang Bakti Sosial dan Kesehatan, Sekaligus  Aksi Bersih Sungai Batang Arau Sambut  Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Kamis, 06/8/26 | 19:13 WIB

Wali Kota Padang Lakukan Aksi Bersih Jelang HUT Kota Padang ke 357 Padang, Scientia---- Menyambut Hari Jadi Kota (HJK) Padang...

Wakil Walikota Padang Maigus Nasir bersama Anggota DPRD RI Zigo Rolando kunjungi pembangunan jembatan kelawi

Wali Kota Padang Tinjau  Pembangunan Jembatan Kalawi,  dan Rehabilitasi Infrastruktur Pascabanjir di Pauh

Rabu, 05/8/26 | 20:19 WIB

Wakil Walikota Padang Maigus Nasir bersama Anggota DPRD RI Zigo Rolando kunjungi pembangunan jembatan kelawi Padang, Scientia---- Wakil Wali Kota...

Berita Sesudah
SPPG Payakumbuh Bertambah Jadi Empat, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

SPPG Payakumbuh Bertambah Jadi Empat, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

POPULER

  • Wakil Walikota Padang Maigus Nasir bersama Anggota DPRD RI Zigo Rolando kunjungi pembangunan jembatan kelawi

    Wali Kota Padang Tinjau  Pembangunan Jembatan Kalawi,  dan Rehabilitasi Infrastruktur Pascabanjir di Pauh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dampak Kecerdasan Buatan (AI) bagi Dunia Pendidikan di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Ganti Orang Ketiga “Beliau”, “Dia”, dan “Ia” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Depan “dari” dan “daripada” yang Tidak Tepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan antara Imbuhan me-kan dan me-i

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026