Sabtu, 18/4/26 | 20:20 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Crack! Sebuah Denting Kecil

Minggu, 13/7/25 | 18:39 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Akhir tahun lalu, saya pernah menulis tentang raket nyamuk di rubrik “Renyah” ini. Tulisan ringan yang lahir dari pengalaman sehari-hari, namun justru mendapat banyak tanggapan. Rupanya, benda kecil bernama raket nyamuk ini memang tidak pernah kehabisan cerita. Setiap denting listriknya menyimpan kisah, mulai dari yang lucu, menyebalkan, hingga reflektif. Dan kali ini, saya kembali membawa sepotong kisahn tentang perburuan malam, strategi menghadapi gangguan kecil, dan filosofi hidup yang secara mengejutkan bisa dipelajari dari dengkuran sayap mungil.

Dulu, saya hanya bisa menepuk-nepuk dengan tangan kosong, seringkali berakhir dengan tamparan di pipi sendiri atau noda di dinding. Tapi sejak raket nyamuk elektrik hadir, kehidupan saya berubah. Ada semacam kepuasan psikologis saat melihat percikan kecil menyala di jaring raket. Bukan karena kejam, tapi karena berhasil. Dan setiap keberhasilan itu terasa seperti membayar lunas rasa gatal yang tertinggal dari malam-malam sebelumnya.

BACAJUGA

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

Menariknya, semakin sering saya memakai raket ini, semakin saya menyadari bahwa membasmi nyamuk ternyata menyimpan filosofi hidup. Nyamuk tidak pernah benar-benar hilang, selalu ada satu-dua yang lolos dan muncul lagi. Begitu juga dengan masalah hidup. Kita tidak bisa menyingkirkan semuanya dalam satu pukulan. Tapi setidaknya, kita bisa menghadapi satu per satu, dengan alat yang tepat dan sikap yang siap.

Ada malam-malam di mana saya merasa gagal dalam membasmi nyamuk. Pernah suatu kali, saya mengejar seekor nyamuk terlalu semangat hingga menjatuhkan gelas di meja. Air tumpah, serpihan kaca berserakan, dan si nyamuk? Masih terbang, bebas dan sombong. Saat itu saya hanya bisa tertawa kecil, menyadari bahwa dalam hidup, kemenangan kadang ditunda untuk menguji keteguhan.

Kini, saya tidak sekadar membasmi, saya menikmati prosesnya. Bukan karena bencinya saya pada nyamuk, tapi karena saya menghargai sensasi bertarung dengan yang tak terlihat, melatih fokus dan refleks, serta merasakan bahwa bahkan hal kecil pun bisa memberi makna besar. Karena sejatinya, hidup ini bukan hanya soal pencapaian besar. Kadang, kebahagiaan bisa datang dari hal sederhana—seperti satu suara kecil yang terdengar di malam hari: “crack!”.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wali Kota Imbau MTI Dukung Program Unggulan Kota Padang

Berita Sesudah

Gubernur Mahyeldi dan Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi Tekankan Pentingnya Solidaritas ASN

Berita Terkait

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa...

Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/ Kolumnis Rubrik Renyah)   Setiap kali pulang dari kegiatan pengambilan dan perekaman...

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Berita Sesudah
Gubernur Mahyeldi dan Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi Tekankan Pentingnya Solidaritas ASN

Gubernur Mahyeldi dan Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi Tekankan Pentingnya Solidaritas ASN

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Konsep Metafungsi dalam Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Tanda Hubung (-) dan Tanda Pisah (—)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harimau vs Singa, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Fakta Sains dan Kasus Nyatanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026