Minggu, 04/10/26 | 02:39 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Bupati Agam Temui Pejabat Kementan, Bahas Soal Pupuk

Kamis, 17/4/25 | 05:39 WIB

Agam, Scientia.id – Bupati Agam Benni Warlis menggelar pertemuan penting bersama Direktur Pupuk Kementerian Pertanian, Jekvy Hendra serta Kepala Pokja Pupuk Bersubsidi, Sri Pujiastuti di Jakarta, Rabu (16/04).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan khusus sebelumnya di Aula Kantor Bupati Agam, Senin (14/04), yang melibatkan pihak Pupuk Indonesia, distributor, pengecer, penyuluh pertanian, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Setelah rapat kemarin di Kabupaten Agam, saya belum puas dengan penjelasan mengenai distribusi pupuk. Hari ini saya langsung menemui Bapak Jekvy dan menyampaikan beberapa hal penting,” ujar Bupati Benni.

BACAJUGA

Belum Usai Persoalan Limbah Agustus, Sungai Batang Siat Kembali Menghitam dan Berbau, PT DSL Bungkam

Belum Usai Persoalan Limbah Agustus, Sungai Batang Siat Kembali Menghitam dan Berbau, PT DSL Bungkam

Sabtu, 03/10/26 | 18:06 WIB
Pekan Kebudayaan Daerah 2026 Saraso Fest Resmi Ditutup, ini Harapan Pemerintah

Pekan Kebudayaan Daerah 2026 Saraso Fest Resmi Ditutup, ini Harapan Pemerintah

Sabtu, 03/10/26 | 14:23 WIB

Ia menegaskan berdasarkan pertemuan tersebut, Kementerian Pertanian menjamin bahwa pupuk tidak akan langka lagi. Pasalnya, ketersediaan pupuk saat ini cukup besar dan akan terus ditingkatkan.

Bupati Agam menjelaskan bahwa jika alokasi pupuk berdasarkan alokasi tahun sebelumnya, kini sistem tersebut telah berubah. Penentuan jumlah pupuk akan merujuk langsung kepada Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Berapa pun RDKK yang dimasukkan akan dapat dipenuhi langsung oleh Kementerian Pertanian melalui Pak Direktur,” jelasnya.

Terkait dengan mahalnya harga pupuk di Kabupaten Agam yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET), Bupati Benni menyebutkan hal tersebut memang benar terjadi di lapangan. Ia juga menegaskan bahwa HET pupuk adalah Rp112 .500 per karung 50 kg.

“Tidak ada alasan menaikkan harga. Jika ada pengecer atau distributor yang menjual di atas harga tersebut, masyarakat dipersilakan melaporkan ke kementerian untuk diberikan sanksi,” tegasnya.

Bupati berharap dengan sistem baru ini, petani di Kabupaten Agam akan mendapatkan pupuk dengan tepat jumlah, tepat jenis, tepat waktu, tepat tempat, tepat mutu, dan tepat harga.

Sementara itu, Direktur Pupuk Kementerian Pertanian, Dr. Drs. Jekvy Hendra, M.Si, menjelaskan regulasi terbaru mengenai pupuk subsidi yang mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 yang akan menjadi dasar regulasi berikutnya.

“InsyaAllah, kami telah mempersiapkan langkah- langkah terkait akumulasi pupuk subsidi secara nasional. Ketersediaan pupuk saat ini bukan lagi 4,7 juta ton, tapi sudah 9,5 juta ton,” jelasnya.

Ia juga menegaskan kebutuhan pupuk petani tidak lagi ditentukan oleh alokasi kabupaten, tetapi berdasarkan RDKK yang disusun sesuai jumlah petani, kebutuhan, dan frekuensi penanaman terhadap 10 komoditas utama.

“Dulu hanya 9 komoditas, sekarang menjadi 10, yaitu: padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kakao, kopi, singkong, dan tebu,” tambahnya.

Jekvy Hendra juga menyampaikan bahwa sistem pengajuan pupuk bersubsidi yang sebelumnya hanya dibuka satu kali dalam setahun, kini telah diperbaharui. Pada tahun 2025, pengajuan bisa dilakukan setiap empat bulan, bahkan akan dibuka sepanjang waktu.

“Selama diajukan oleh dinas terkait, kami akan memberikan kesempatan untuk penambahan pupuk subsidi, baik dari sisi jumlah petani, alokasi, maupun ketersediaan untuk 10 komoditas,” ucapnya.

Baca Juga: Reses Anggota DPRD Sumbar Iqra Chissa Putra, Petani Keluhkan Soal Irigasi yang Tidak Memadai

Ia menekankan kembali bahwa tidak ada kenaikan harga pupuk. Harga tetap berada pada kisaran Rp112. 500 sampai Rp115.000 per karung 50 kg. Jika ada yang menjual melebihi harga tersebut, masyarakat diminta segera melapor ke Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (DJPSP) yang telah membuka layanan pengaduan 24 jam.

“Kami akan segera menurunkan tim untuk mengeksekusi jika ada penyimpangan di lapangan,” tegasnya. (*)

Tags: AgamBupati Agampupuk
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Seorang Ayah di Pariaman Meninggal Usai Ditabrak Anaknya

Berita Sesudah

Musim Hujan Datang, Begini Cara Jaga Anak Tetap Sehat

Berita Terkait

Belum Usai Persoalan Limbah Agustus, Sungai Batang Siat Kembali Menghitam dan Berbau, PT DSL Bungkam

Belum Usai Persoalan Limbah Agustus, Sungai Batang Siat Kembali Menghitam dan Berbau, PT DSL Bungkam

Sabtu, 03/10/26 | 18:06 WIB

  Dharmasraya, Scientia.id — Sungai Batang Siat di wilayah Jorong Rumah Padang, Nagari Koto Salak, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya,...

Pekan Kebudayaan Daerah 2026 Saraso Fest Resmi Ditutup, ini Harapan Pemerintah

Pekan Kebudayaan Daerah 2026 Saraso Fest Resmi Ditutup, ini Harapan Pemerintah

Sabtu, 03/10/26 | 14:23 WIB

Padang, Scientia.id — Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2026 Saraso Fest resmi ditutup pada Jumat (2/10/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung sejak...

Rabab Pasisia dan Tari Buai-Buai Bertahan di Tengah Arus Musik Modern

Rabab Pasisia dan Tari Buai-Buai Bertahan di Tengah Arus Musik Modern

Kamis, 01/10/26 | 23:45 WIB

Padang, Scientia.id - Di tengah perkembangan musik digital dan semakin beragamnya bentuk pertunjukan modern, Rabab Pasisia dan Tari Buai-Buai masih...

Donizar bersama tim kesenian musik tradisional Gondang Boroguang dalam PKSB 2026. Selasa malam, (29/9) [foto: ist]

Donizar Apresiasi Penampian Kesenian Musik Gondang Boroguang, Warisan Adat Lubuak Gadang yang Terus Dijaga

Rabu, 30/9/26 | 18:46 WIB

Donizar bersama tim kesenian musik tradisional Gondang Boroguang dalam PKSB 2026. Selasa malam, (29/9) Padang, Scientia — Denting alat musik...

Gerak Cepat Lian Octavia Candra, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Galodo

Gerak Cepat Lian Octavia Candra, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Galodo

Rabu, 30/9/26 | 13:48 WIB

Arosuka, Scientia.id — Di tengah suasana pemulihan pascabencana yang masih berlangsung, kepedulian terhadap warga terdampak terus mengalir. Salah satunya datang...

Sempat Membaik, Kabut Asap Kembali Selimuti Dharmasraya

Sempat Membaik, Kabut Asap Kembali Selimuti Dharmasraya

Rabu, 30/9/26 | 09:22 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Dharmasraya pada Selasa (29/9/2026), setelah beberapa hari belakangan sempat...

Berita Sesudah
Musim Hujan Datang, Begini Cara Jaga Anak Tetap Sehat

Musim Hujan Datang, Begini Cara Jaga Anak Tetap Sehat

POPULER

  • Lele Raksasa (Foto: Ist)

    Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belum Usai Persoalan Limbah Agustus, Sungai Batang Siat Kembali Menghitam dan Berbau, PT DSL Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026