Sabtu, 17/1/26 | 02:58 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Pariwisata Bukittinggi Terus Menggeliat Meski Sumbar Diterpa Sejumlah Bencana

Minggu, 17/11/24 | 14:30 WIB

Bukittinggi, Scientia.id – Tingkat kunjungan wisatawan ke kota Bukittinggi mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Bahkan, bencana erupsi Gunung Marapi dan akses jalan terputus pascabencana terjadi, kunjungan ke Bukittinggi tetap tinggi dibanding daerah-daerah lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi, Rofie Hendra, Minggu (17/11/2024), mengatakan, pihaknya dalam tiga tahun terakhir, terus berupaya menjaga stabilitas tingkat kunjungan wisatawan ke Bukittinggi.

Hal ini terbukti pada tahun 2022, tercatat sebanyak 1,4 juta pengunjung, masuk ke Kota Sanjai dan 1,2 juta pengunjung di 2023, yang merupakan tingkat kunjungan tertinggi selama 10 tahun terakhir.

BACAJUGA

12 SPPG Bukittinggi Belum Kantongi SLHS

12 SPPG Bukittinggi Belum Kantongi SLHS

Selasa, 06/1/26 | 10:14 WIB
Gedung Baru BPRS Jam Gadang Diresmikan, Aset Tembus Rp135 Miliar

Gedung Baru BPRS Jam Gadang Diresmikan, Aset Tembus Rp135 Miliar

Sabtu, 20/12/25 | 21:13 WIB

Sementara, untuk tahun 2024, meskipun secara umum tingkat kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat sangat menurun dengan terjadinya beberapa bencana alam seperti erupsi gunung marapi, jalan longsor yang menutup akses transportasi antar kota dan ditengah isu gempa, tetapi kota Bukittinggi masih mencatatkan kunjungan yang tinggi dibanding daerah-daerah lainnya.

“Angka kunjungan yang cukup tinggi, yang berdampak positif pada peningkatan PAD, tercatat pada tahun lalu saja, objek wisata berbayar kita menghasilkan PAD sebesar Rp22.706.416.500, Sehingga, Bukittinggi masuk 10 kota terfavorit se Indonesia untuk dikunjungi saat liburan,” ujarnya.

Kata Rofie, untuk menambah daya tarik wisata yang beririsan dengan peningkatan ekonomi masyarakat, Pemko Bukittinggi telah bangun Stasiun Lambuang, yang digadang-gadangkan menjadi pusat kuliner terbesar di Sumatra Barat.

Selain itu, masyarakat di beberapa kelurahan yang tergabung dalam pokdarwis, juga telah “menyulap” beberapa potensi wisata, yang kini mulai viral di tengah masyarakat.

“Sebut saja, Taman Panorama Baru. Kemudian, saat ini juga ada Tabiang Barasok. Ada juga beberapa potensi wisata lainnya, yang dikelola masyarakat setempat dan dukungan kita pemerintah kota sehingga impian Bapak Wali Kota Erman Safar, untuk menciptakan wisata yang terintegrasi, dapat diwujudkan,” jelasnya.

Disisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aldiasnur, mengatakan, mendukung wisatawan berkunjung ke Bukittinggi, untuk pelayanan kebersihan di kota Bukittinggi, telah dilaksanakan penjemputan sampah, hingga ke gang gang rumah warga, dengan waktu yang telah ditentukan.

“Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang ada, pada umumnya telah ditiadakan. Karena kita telah melaksanakan penjemputan sampah, hingga ke gang-gang rumah warga, dengan waktu yang telah ditentukan,” ucapnya.

“Memang ada juga sekitar 3 lagi, di lokasi yang benar benar rawan untuk penumpukan sampah. Selebihnya, kita jemput ke rumah warga, pagi dan sore hari,” ujar Aldiasnur.

Ia juga mengungkapkan beberapa kendala saat ini, karena adanya bencana di TPA regional Payakumbuh. Sehingga, Bukittinggi tidak bisa lagi membuang sampah ke Payakumbuh, tapi harus mengirim sampah ke TPA di Kota Padang.

“Ini cukup jadi kendala. Tapi kita akan terus antisipasi ini, terutama membersihkan timbulan sampah Bukittinggi yang mencapai 90 hingga 120 ton per hari. Saat ini, kita juga tengah bangun TPST Termal dengan sistem pirolisis. Tujuannya, untuk mengurangi volume sampah yang kita kirim ke TPA,” tuturnya.

Untuk diketahui, Wali Kota Erman Safar memimpin kota Bukittinggi ketika Indonesia bahkan dunia sedang diterpa musibah COVID-19, yang mengakibatkan runtuhnya ekonomi secara global, sehingga APBN RI termasuk APBD kota Bukittinggi dalam kondisi yang sangat lemah. dalam keterbatasan tersebut Pemko Bukittinggi dibawah komando Erman Safar tetap bekerja semaksimal mungkin menghidupkan kembali sendi-sendi ekonomi masyarakat yg lumpuh pada saat itu.

Dalam situasi dan kondisi itu, Pemko Bukittinggi juga terus berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga kenyamanan dan kebersihan kota Jam Gadang, yang notabene merupakan kota pariwisata, di tengah arahan pemerintah pusat untuk memprioritaskan anggaran untuk peningkatan ekonomi masyarakat pasca pandemi COVID-19.

Baca Juga: Kota Bukittinggi Borong Enam Penghargaan Peduli Award Wisata

Upaya yang dilakukan dengan memberikan layanan kebersihan dan kenyamanan di setiap objek wisata. Sebagaimana diketahui bahwa, selama tiga tahun terakhir kebijakan pembangunan di bawah kepemimpinan Erman Safar lebih memprioritaskan untuk menyangga peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Tags: BukittinggiJam Gadang
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Urgensi UKBI dalam Menjaga Kedaulatan Bahasa Indonesia

Berita Sesudah

KI Sumbar Lakukan Visitasi Keterbukaan Informasi di Padang Panjang

Berita Terkait

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di PT Tidar Kerinci Agung (TKA), Senin (12/1/2026). (Foto: Ist)

Tuntut Hak Plasma 20 Persen, Ribuan Warga Asam Jujuhan Unjuk Rasa ke PT TKA

Senin, 12/1/26 | 19:32 WIB

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Minggu, 11/1/26 | 09:57 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Tiba-tiba warganet Indonesia heboh...

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

Senin, 29/12/25 | 18:56 WIB

Padang Pariaman, Scientia.id— Politeknik Negeri Padang (PNP) dengan dukungan pendanaan dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sain, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Indonesia kembali...

“Negeri (dan) Ironi”, Ruang Diskusi Sastra untuk Menafsir Realitas Indonesia

“Negeri (dan) Ironi”, Ruang Diskusi Sastra untuk Menafsir Realitas Indonesia

Rabu, 17/12/25 | 16:47 WIB

Padang, Scientia.id - Taman Budaya Sumatera Barat menggelar Seminar sastra bertema “Negeri (dan) Ironi” pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan...

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Selasa, 16/12/25 | 13:14 WIB

Padang, Scientia.id - Di tengah situasi darurat bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, masyarakat dihadapkan pada ancaman lain yang...

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Selasa, 16/12/25 | 12:11 WIB

Padang, Scientia.id - Mahasiswa Departemen Seni Rupa Universitas Negeri Padang (UNP) akan menggelar Pameran Seni Rupa bertajuk “Ilia Mudiak” di...

Berita Sesudah
komisioner KI Sumatera Barat Tanti Endang Lestari (Foto: Ist)

KI Sumbar Lakukan Visitasi Keterbukaan Informasi di Padang Panjang

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026.(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024