Jumat, 22/5/26 | 09:40 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Buka Jambore Pertanian, Mahyeldi Tekankan Pentingnya Mandiri Pangan

Kegiatan Jambore Pertanian digelar di Kabupaten Pesisir Selatan.

Kamis, 19/9/24 | 17:36 WIB
Gubernur Mahyeldi menunjukkan bibit padi pada Jambore Pertanian di Pessel, Kamis (19/9). (Istimewa)

PESSEL, Scientia.id –Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah resmi membuka Jambore Pertanian di Kompleks Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Carocok Anau, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, Kamis (19/9/2024). Iven ini menjadi ajang bagi para petani untuk menampilkan potensi besar yang dimiliki demi mendukung pertanian modern dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya kemandirian pangan sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Pesisir Selatan (Pessel) dengan potensi sumber daya alam yang melimpah dinilai mampu untuk memenuhi kebutuhan lokal sekaligus merambah pasar nasional hingga global.

“Kita tidak bisa lagi bergantung pada impor bahan pangan. Sumbar harus berdiri di atas kaki sendiri, dan Pesisir Selatan menjadi bagian penting dari upaya ini. Kita akan dorong pertanian yang berkualitas melalui riset, inovasi teknologi, dan akses pasar yang lebih luas,” ujar Mahyeldi dengan tegas.

Ia juga mengingatkan, bahwa sektor pertanian merupakan pilar penting dalam menghadapi ancaman inflasi pangan global yang disebabkan oleh ketidakstabilan ekonomi internasional. “Oleh karena itu, kemandirian pangan menjadi solusi strategis untuk melindungi perekonomian daerah,” ucap Mahyeldi.

BACAJUGA

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

Rabu, 13/5/26 | 14:39 WIB
Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Selasa, 12/5/26 | 14:37 WIB

Selanjutnya, tak lupa Mahyeldi mengapresiasi pelaksanaan Jambore Pertanian ini sebagai langkah konkret untuk memperkuat ekosistem pertanian di Sumbar.

“Dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang terus tumbuh, Pesisir Selatan siap menghadapi tantangan masa depan dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertanian terdepan baik bagi Pessel maupun Sumbar umumnya,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar, juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani yang disebut sebagai pahlawan ekonomi bagi Pesisir Selatan.

“Lebih dari 50 pesan penduduk Pesisir Selatan menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Inilah sektor vital yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal,” kata Rusma.

Ia juga menyampaikan, bahwa inovasi dalam bidang pertanian harus terus didorong, terutama teknologi yang ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan sumber daya alam agar dapat memastikan pertanian yang berkelanjutan untuk generasi mendatang.

“Melalui jambore ini, kami ingin membuktikan bahwa petani kita siap berinovasi dan meningkatkan produktivitas dengan sistem pertanian yang lebih maju,” tambahnya.

Masih dalam rangkaian Jambore Pertanian 2024, Gubernur Mahyeldi bersama Bupati Rusma Yul Anwar dan rombongan juga meninjau lokasi gelar teknologi “Basawah Pokok Murah” Mulsa Tanpa Olah Tanah (MTOT), yang berasal dari jerami dan langsung menjadi media siap tanam bagi tanaman padi. “Kita berharap dengan adanya MTOT ini, di samping biayanya murah, juga dapat meningkatkan produksi petani,” ucap Mahyeldi. (rel/adpsb)

Tags: Gubernur MahyeldiJambore Pertanian 2024Jambore Pertanian Pessel 2024Jambore Pertanian Sumbar 2024Mandiri PanganPentingnya Kemandirian PanganPertanian Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Maju Pilgub Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ajukan Permohonan Cuti ke Mendagri

Berita Sesudah

Pimpinan Baznas Dharmasraya Ajak Masyarakat Optimalkan Zakat

Berita Terkait

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

Rabu, 13/5/26 | 14:39 WIB

PADANG — DPRD Provinsi Sumatera Barat menyampaikan jawaban atas tanggapan Gubernur terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) prakarsa DPRD melalui...

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Selasa, 12/5/26 | 14:37 WIB

PADANG, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria mendukung langkah strategis Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menembus jejaring UNESCO Creative Cities...

Ketua DPRD Sumbar Mulai Kaji Gagasan Daerah Istimewa Minangkabau Bersama Tim Ahli DPRD Sumbar.

Ketua DPRD Sumbar Mulai Kaji Gagasan Daerah Istimewa Minangkabau Bersama Tim Ahli DPRD Sumbar.

Senin, 11/5/26 | 14:35 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhidi bersama tenaga ahli DPRD mulai mengkaji gagasan pengajuan Daerah Istimewa Minangkabau (DIM)....

Penanganan Pascabencana Sumbar Butuh Rp17,9 Triliun, Doni Harsiva Yandra Soroti Kesiapan APBD 2027

Penanganan Pascabencana Sumbar Butuh Rp17,9 Triliun, Doni Harsiva Yandra Soroti Kesiapan APBD 2027

Senin, 11/5/26 | 14:33 WIB

PADANG — Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat Doni Harsiva Yandra menegaskan pentingnya fokus Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap penanganan...

DPRD Sumbar Dorong Ranperda Jalan Provinsi Jadi Solusi Infrastruktur dan Ketimpangan Wilayah

DPRD Sumbar Dorong Ranperda Jalan Provinsi Jadi Solusi Infrastruktur dan Ketimpangan Wilayah

Senin, 11/5/26 | 14:31 WIB

PADANG — Persoalan jalan rusak, ketimpangan pembangunan antarwilayah, hingga lemahnya pengawasan kendaraan bertonase berlebih menjadi sorotan utama dalam Rapat Paripurna...

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Bank Nagari Perkuat Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Bank Nagari Perkuat Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Minggu, 10/5/26 | 14:30 WIB

SOLOK — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mendorong Bank Nagari terus memperkuat peran sebagai motor penggerak ekonomi daerah, terutama...

Berita Sesudah
Pimpinan Baznas Dharmasraya Ajak Masyarakat Optimalkan Zakat

Pimpinan Baznas Dharmasraya Ajak Masyarakat Optimalkan Zakat

POPULER

  • Puisi-puisi Ria Febrina

    Warna-Warna dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Pintar, Cerdas, Pandai, Cakap, Cerdik, dan Mahir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petinju dan Peninju; Manakah yang Benar?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemendekan Kata dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026