Sabtu, 24/10/26 | 15:48 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Serbuan DM Antarpertemanan

Minggu, 17/3/24 | 13:03 WIB

Lastry Monika
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Saya memiliki seorang teman yang bisa dibilang cukup rutin mengirimi saya pesan via aplikasi Instagram. Pesan tersebut biasanya ia kirim pada waktu tertentu, yaitu di waktu pagi setelah salat Subuh, di waktu siang saat istirahat kerja, dan di malam hari saat bersantai sebelum tidur. Dosis pesan yang saya terima setiap hari sudah layaknya minum obat, tiga kali sehari.

Bila di antara tiga waktu tersebut ia tidak mengirimi saya pesan, terkadang saya merasakan sesuatu yang janggal. Pikiran-pikiran seperti, “Apakah paket internetnya habis?”, “Apakah ia ketiduran di pagi hari?”, “Apakah ia tersinggung karena saya jarang merespons pesannya?” setidaknya bermunculan di kepala saya.

BACAJUGA

Suatu Hari di Sekolah

Ikut Mendengar, Ikut Menyukai

Minggu, 11/10/26 | 16:10 WIB
Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Pesan yang saya terima sebetulnya bukanlah perkara penting. Dominanya ia hanya mengirim konten-konten receh yang ia temukan di Instagram. Sedikit hal lucu yang ia temukan dalam sebuah video reels instagram dirasa harus diketahui juga oleh temannya. Saya pun sering melakukan hal serupa. Bila saya menjumpai konten yang lucu, teman-teman saya juga harus tahu.

Sekali berbagi pesan seputar konten reels tidak hanya cukup satu, tetapi bejibun. Terkadang bahkan bisa saja mengirim hal yang sama dua kali. Terkadang pula, di antara kami berbagi video reels yang sudah pernah kami lihat sebelumnya. Untuk mengantisipasi hal ini, kami membuat kesepakatan untuk selalu menyukai konten yang kami anggap lucu.

Hal-hal yang kami bagikan lewat pesan Instagram juga tidak selalu seputar konten-konten lucu. Kadang juga berupa konten motivasi, konten parenting (siapa tahu suatu hari nanti kami ditakdirkan menjadi ibu), informasi tempat wisata (sampai hari ini tidak satupun yang kami kunjungi), informasi kafe estetik, kosmetik dan skincare yang sedang viral, drama Korea dan film terbaru, serta informasi seputar aktor dan idol favorit kami.

Terkadang, pesan-pesan berisi konten reels yang terkirim tertimbun begitu saja. Berhari-hari saya mengabaikan pesan dari teman saya tersebut. Meskipun begitu, saya juga tak henti-henti mengiriminya konten yang saya rasa lucu dan bermanfaat.

Meskipun bukan hal yang begitu penting, berbagi pesan berisi konten lucu ini terkadang sangat bermanfaat. Menyaksikan konten lucu sangatlah menghibur. Saya bisa cekikikan sampai sakit perut hanya karena menyaksikan seekor kucing yang mengeong dengan cara agak aneh. Terkadang ketika sedang melewati masa PMS yang menyebakan suasana hati mudah berubah akibat perubahan hormon, kita perempuan memerlukan hal-hal lucu agar emosi sedih dan marah tidak dominan. Di sinilah berbagi pesan berisikan konten-konten lucu antarpertemanan terasa bermanfaat sekali.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dikunjungi Tim Safari Ramadhan Provinsi, Masjid di Dharmasraya Ini Dapat bantuan Rp50 Juta

Berita Sesudah

Serbuan DM Antarpertemanan

Berita Terkait

Suatu Hari di Sekolah

Ikut Mendengar, Ikut Menyukai

Minggu, 11/10/26 | 16:10 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau/Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir-akhir ini, lagu anak-anak semakin akrab di telinga saya. Lagu-lagu yang...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kisah buku-buku itu rupanya terus berjalan. Dahulu, saya yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam tulisan sebelumnya, saya bercerita tentang pengalaman memilih buku...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa hari belakangan, saya membeli beberapa buku cerita bergambar...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Satu Detik, Sebuah Cerita

Minggu, 16/8/26 | 20:50 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah) Belajar sesuatu yang baru ternyata bukan hanya soal seberapa...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Belajar Lagi dari Tombol Undo

Minggu, 02/8/26 | 18:43 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Beberapa minggu terakhir ini, ada satu kegiatan baru yang...

Berita Sesudah
Cerpen “Melukis Cinta” Karya Ali Usman dan Ulasannya Oleh Dara Layl

Cerpen "Melukis Cinta" Karya Ali Usman dan Ulasannya Oleh Dara Layl

Discussion about this post

POPULER

  • Pemko Padang Apresiasi Kontribusi Alumni IKIP Padang/UNP

    Pemko Padang Apresiasi Kontribusi Alumni IKIP Padang/UNP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Timbun dan Jual Kembali Solar Subsidi, Dua Pria di Sijunjung Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa 5.000 Hektare Tanah Ulayat di Dharmasraya Digugat, Penggugat Tuntut Ganti Rugi Rp1,3 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Kongres XX IPPNU, Ketum PP IPPNU Sumbar Tri Ramadhani Siap Maju Caketum PP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perluasan Area Perkebunan, Kabupaten Solok Siap jadi Lumbung Kopi dan Kakao Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bias Pengetahuan Bahasa AI tentang Perempuan dan Krisis Iklim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026