Sabtu, 25/4/26 | 14:06 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Serbuan DM Antarpertemanan

Minggu, 17/3/24 | 13:03 WIB

Lastry Monika
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Saya memiliki seorang teman yang bisa dibilang cukup rutin mengirimi saya pesan via aplikasi Instagram. Pesan tersebut biasanya ia kirim pada waktu tertentu, yaitu di waktu pagi setelah salat Subuh, di waktu siang saat istirahat kerja, dan di malam hari saat bersantai sebelum tidur. Dosis pesan yang saya terima setiap hari sudah layaknya minum obat, tiga kali sehari.

Bila di antara tiga waktu tersebut ia tidak mengirimi saya pesan, terkadang saya merasakan sesuatu yang janggal. Pikiran-pikiran seperti, “Apakah paket internetnya habis?”, “Apakah ia ketiduran di pagi hari?”, “Apakah ia tersinggung karena saya jarang merespons pesannya?” setidaknya bermunculan di kepala saya.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Pesan yang saya terima sebetulnya bukanlah perkara penting. Dominanya ia hanya mengirim konten-konten receh yang ia temukan di Instagram. Sedikit hal lucu yang ia temukan dalam sebuah video reels instagram dirasa harus diketahui juga oleh temannya. Saya pun sering melakukan hal serupa. Bila saya menjumpai konten yang lucu, teman-teman saya juga harus tahu.

Sekali berbagi pesan seputar konten reels tidak hanya cukup satu, tetapi bejibun. Terkadang bahkan bisa saja mengirim hal yang sama dua kali. Terkadang pula, di antara kami berbagi video reels yang sudah pernah kami lihat sebelumnya. Untuk mengantisipasi hal ini, kami membuat kesepakatan untuk selalu menyukai konten yang kami anggap lucu.

Hal-hal yang kami bagikan lewat pesan Instagram juga tidak selalu seputar konten-konten lucu. Kadang juga berupa konten motivasi, konten parenting (siapa tahu suatu hari nanti kami ditakdirkan menjadi ibu), informasi tempat wisata (sampai hari ini tidak satupun yang kami kunjungi), informasi kafe estetik, kosmetik dan skincare yang sedang viral, drama Korea dan film terbaru, serta informasi seputar aktor dan idol favorit kami.

Terkadang, pesan-pesan berisi konten reels yang terkirim tertimbun begitu saja. Berhari-hari saya mengabaikan pesan dari teman saya tersebut. Meskipun begitu, saya juga tak henti-henti mengiriminya konten yang saya rasa lucu dan bermanfaat.

Meskipun bukan hal yang begitu penting, berbagi pesan berisi konten lucu ini terkadang sangat bermanfaat. Menyaksikan konten lucu sangatlah menghibur. Saya bisa cekikikan sampai sakit perut hanya karena menyaksikan seekor kucing yang mengeong dengan cara agak aneh. Terkadang ketika sedang melewati masa PMS yang menyebakan suasana hati mudah berubah akibat perubahan hormon, kita perempuan memerlukan hal-hal lucu agar emosi sedih dan marah tidak dominan. Di sinilah berbagi pesan berisikan konten-konten lucu antarpertemanan terasa bermanfaat sekali.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dikunjungi Tim Safari Ramadhan Provinsi, Masjid di Dharmasraya Ini Dapat bantuan Rp50 Juta

Berita Sesudah

Serbuan DM Antarpertemanan

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa...

Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/ Kolumnis Rubrik Renyah)   Setiap kali pulang dari kegiatan pengambilan dan perekaman...

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Berita Sesudah
Cerpen “Melukis Cinta” Karya Ali Usman dan Ulasannya Oleh Dara Layl

Cerpen "Melukis Cinta" Karya Ali Usman dan Ulasannya Oleh Dara Layl

Discussion about this post

POPULER

  • Bupati Annisa Hadiri Sosialisasi Pencabutan PBPH

    Bupati Annisa Hadiri Sosialisasi Pencabutan PBPH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP PKB Kantongi Hasil UKK, 15 Ketua DPC di Sumbar Segera Ditetapkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Dharmasraya Peduli Sesama, BAZNAS Salurkan Bantuan Kursi Roda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dharmasraya Bidik Satu Data Lewat Program Desa Cantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Ganti Engkau, Kau, Dia, dan Ia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026