Selasa, 17/3/26 | 07:11 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Ketika Tidur Menjadi Investasi

Minggu, 10/12/23 | 13:23 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Dalam aktivitas yang penuh dengan deadline dan tugas berkejaran, seringkali kita melupakan pesona tidur yang teratur. Tidur bukan hanya semacam ritual malam hari saja, melainkan peristiwa serius yang bisa memberikan dampak besar pada kesehatan kita. Mengabaikan kebutuhan tidur adalah seperti mengabaikan sekutu terbaik keseharian kita. Tidur yang teratur tidak hanya mengembalikan tenaga, melainkan juga memainkan peran penting dalam menyegarkan pikiran.

Bayangkan tidur sebagai panggung eksklusif di mana otak dan tubuh bersatu untuk menyajikan pertunjukan terbaik, tanpa skenario stres dan ketegangan. Sebuah alam semesta kecil di antara selimut dan bantal yang siap memberikan kita adegan terindah. Tentu saja, tidur yang terbaik itu itu sesuai waktunya dan ada pembagian waktunya.

BACAJUGA

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Pentingnya waktu tidur yang teratur semakin terasa saat kita menyadari bahwa setiap jam tidur memiliki perannya sendiri dalam menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran. Merancang jadwal tidur seolah menjadi karya seni, di mana setiap tahapnya memiliki kontribusi penting. Menurut penelitian, tidur yang cukup pada malam hari membantu meningkatkan kemampuan kognitif dan kreativitas, sementara kurang tidur dapat menjadi ladang subur bagi stres dan kelelahan.

Tak dapat dipungkiri, waktu tidur yang cukup juga berkaitan erat dengan keberuntungan atau nasib baik dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Dengan tidur yang teratur, peluang untuk memiliki hari yang produktif dan efisien meningkat. Sebagai contoh, pemilihan waktu tidur yang tepat dapat memberikan kesempatan bagi otak untuk merestart dan memproses informasi dengan optimal, mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang ada.

Namun, sebagian dari kita mungkin merasa sulit untuk membagi waktu tidur dengan baik dalam rutinitas harian yang padat. Inilah saatnya untuk mengubah perspektif kita terhadap tidur. Bukan lagi hanya sebagai kebutuhan rutin, tetapi sebagai investasi dalam kualitas hidup kita. Membagikan waktu tidur dengan bijak dapat menciptakan ruang untuk produktivitas yang lebih baik, meningkatkan kreativitas, dan menciptakan fondasi kuat untuk kebahagiaan.

Dengan begitu tidak salah kiranya jika pendapat bahwa tidur bukanlah hanya sekadar “bantal dan selimut,” melainkan karya seni yang memeluk kesehatan dan kebahagiaan. Tidur yang teratur bukan hanya kebutuhan, tapi investasi untuk kesehatan dan kebahagiaan. Jadi, daripada menjadi pahlawan tanpa tidur, mari jadikan tidur sebagai sahabat setia. Selamat beristirahat di akhir pekan, dan mari kita hadapi esok dengan semangat dan senyum yang berlimpah!

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Folklor Lisan : Kambia sebagai Bentuk Halus Umpatan

Berita Sesudah

Memancing: Tentang Melupakan Waktu dan Menikmati Ketenangan

Berita Terkait

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Berita Sesudah
Jejak Cita Rasa dan Kebersamaan di Kedai Mamak

Memancing: Tentang Melupakan Waktu dan Menikmati Ketenangan

Discussion about this post

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Popularitas Kata “Eskalasi” dalam Perang Iran versus AS-Israel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kriteria Pemimpin 3P (Palapau, Pasurau, dan Pagurau) di Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Babayo XI Lazis MUM Padang Ajak 500 Yatim & Dhuafa Belanja Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026