Senin, 16/3/26 | 22:28 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Jejak Cita Rasa dan Kebersamaan di Kedai Mamak

Minggu, 03/12/23 | 11:38 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Beberapa waktu lalu saya dan beberapa rekan berkunjung ke Malaysia. Perjalanan itu memang saya niatkan untuk liburan sambil “melihat-lihat” beberapa kampus untuk rencana studi S3. Namun begitu, kunjungan beberapa minggu tersebut juga membuat saya terperangkap dalam serangkaian pengalaman unik dan memikat. Keajaiban alam dan kekayaan budaya menyajikan pelajaran mendalam, memperkaya pengetahuan dan meninggalkan kesan tak terlupakan.

Sama seperti kunjungan ke tempat-tempat baru sebelumnya, hal yang paling saya prioritaskan adalah kulinernya. Saya beruntung saat itu menginap di kawasan yang di kelilingi banyak tempat makan dengan berbagai menunya. Dari jajanan kaki lima hingga hidangan khas restoran, setiap gigitan adalah petualangan rasa yang tak terlupakan. Keberagaman kuliner ini tidak hanya memuaskan lidah, tetapi juga membuka pintu wawasan terhadap kekayaan budaya dan tradisi kulinernya.

BACAJUGA

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Hal paling berkesan bagi saya dari berbagai menu yang dicicipi adalah makanan khas restoran (kedai) Mamak. Kedai Mamak, sebuah warisan kuliner yang merajut sejarah dan cita rasa di Malaysia. Dalam beberapa artikel yang saya baca, kedai mamak berakar dari tradisi India-Muslim dan telah menjadi landmark gastronomi Malaysia yang tak terpisahkan.

Bermacam menu yang disediakan, beberapa yang saya ingat yaitu aneka roti seperti roti canai, roti telur, sarang burung, roti bawang, naan tandoori ayam, nasi lemak, dan nasi kandar. Menu-menu yang pernah saya coba itu memiliki cita rasa kaya rempah dan kehangatan budaya bersatu dalam hidangan yang menggoda selera.

Hal unik lainnya di kedai Mamak ini adalah tentang kecakapan koki dalam memasak. Pada beberapa kedai Mamak yang kami kunjungi (di Kuala Lumpur dan Selangor) tempat masaknya dapat dilihat oleh pengunjung. Kami menyaksikan para koki Mamak dengan keahlian warisan mereka memadukan bumbu eksotis dengan teknik memasak yang unik, menghasilkan hidangan ikonik seperti roti canai dan teh tarik.

Saya kira kedai Mamak bukan sekadar tempat menyantap makanan lezat, tapi juga menjadi “panggung” pertemuan sosial, menambah sentuhan keakraban dalam setiap suapannya. Hampir setiap pagi, saya merajut kebersamaan dengan setiap suap sarapan di sana, menjadikannya ritual harian yang melibatkan seluruh indera. Dalam kesempatan itu pula, saya dihadapkan oleh pemandangan berbagai etnis dan warga asing bersatu dalam satu ruang, menyatu dengan kelezatan hidangan dan kehangatan percakapan.

Dari catatan dan pengalaman yang singkat ini, saya melihat bahwa kedai Mamak bukan sekadar destinasi kuliner; ia adalah panggung pertemuan sosial yang menyatukan berbagai etnis dan warga asing dalam kebersamaan makan. Seperti keajaiban kuliner yang terus mengalir, pengalaman di kedai Mamak Malaysia telah meninggalkan jejak tak terhapuskan dalam perjalanan penemuan budaya dan cita rasa.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Ubai Dillah Al Anshori dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Berita Sesudah

Kata “Gemoy” dan Personal Branding Capres Cawapres

Berita Terkait

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Berita Sesudah
Konjungsi Penanda Waktu dalam Bahasa Indonesia

Kata “Gemoy” dan Personal Branding Capres Cawapres

Discussion about this post

POPULER

  • Kriteria Pemimpin 3P (Palapau, Pasurau, dan Pagurau) di Minangkabau

    Kriteria Pemimpin 3P (Palapau, Pasurau, dan Pagurau) di Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Popularitas Kata “Eskalasi” dalam Perang Iran versus AS-Israel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Yes-Man” Bukan Jaminan Promosi: Pakar Sebut Seni Menolak Pekerjaan Adalah Kunci Produktivitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026