Jumat, 29/8/25 | 10:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Amalia Aris Saraswati

Minggu, 27/3/22 | 07:37 WIB

Robinhood Suci Maksimal

Pagi-pagi buta bau kretek dan embun
Gerombolan laki-laki muda baru merebahkan diri ke lantai keramik
setelah semalaman bergunjing tentang Marx dan Lenin
Nietzche dan Pablo Escobar

Tak lain, mereka bercita-cita hendak jadi Robinhood
Gemar pesta dengan penguasa
sekaligus merampok hartanya
Setelah itu, bersuci seratus kali
agar tampak suci maksimal

Purwokerto, 26 Maret 2022

Bumi Perkemahan

Pukul dua dini hari
saat ingin berduaan dengan sepi

BACAJUGA

Cerpen “Pulang ke Rahim Ibu” Karya Amalia Aris Saraswati dan Ulasannya oleh Azwar, M.Si.

Cerpen “Pulang ke Rahim Ibu” Karya Amalia Aris Saraswati dan Ulasannya oleh Azwar, M.Si.

Minggu, 06/8/23 | 12:23 WIB
Puisi-puisi Amalia Aris Saraswati

Puisi-puisi Amalia Aris Saraswati

Minggu, 03/10/21 | 07:11 WIB

Bumi perkemahan lengang sepenuhnya
tinggal derai gerimis yang turun menisik kabut perbukitan

Suara aliran sungai yang jauh
Cahaya neon dari toko-toko yang ditinggalkan di kota
Api unggun tinggal arang basah berasap-asap ditimpa hujan
Hujan
merayap dari bukit dan mengalir di mataku

Padang, Agustus 2018

Sajak Kering

Kaki langit telah membiru
Kesedihan mencapai puncaknya
Apalagi yang kutunggu?
Sementara sajak-sajakku telah mengering

Begitu banyak yang terambil dariku
hanya kesia-siaan tersisa nyata

Menuju datangnya bulan
yang perlahan terbit menunjukkan terangnya
bak mayat berjalan-jalan
Aku pulang pada-Mu
dengan penuh kekalahan

Padang, 14 September 2021

Kopi di Ujung Malam

Cairan hitam pekat tergenang di dasar cangkir keramik
Kopi terakhir yang tandas di ujung malam
dibalut gerimis rintik-rintik
Seulas senyummu selalu jatuh ke dalam cangkir kopiku

Akankah kau masih mengingatku seperti aku mengingatmu?
Apakah kau masih sama seperti kau membuatku tenggelam ke dasarmu?
Terakhir aku melihatmu, kaulah yang termanis

Padang, 3 September 2017

Pariaman

Setelah ini aku akan pergi sejauh-jauhnya
Entah ke Kalimantan atau Papua
Meninggalkan masa laluku,
aku ingin menjadi orang baru
kehidupan baru
tiada seorang pun mengenaliku

Tanah Sumatera dengan segala keindahannya
Telah mengajariku banyak hal
Cintaku telah tertinggal di sana,
di Pariaman

Padang, 4 April 2021


Biodata Penulis:

Amalia Aris Saraswati merupakan alumni Fakultas Pertanian Universitas Andalas,
anggota FLP Sumbar, dan salah satu Pengurus Organisasi
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Pusat.

Tags: #Amalia Aris Saraswati
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Cerita di Balik Duduk

Berita Sesudah

Dilema Anggaran Pembangunan Ibu Kota Negara

Berita Terkait

Puisi-puisi M. Subarkah

Puisi-puisi M. Subarkah

Minggu, 17/8/25 | 16:52 WIB

Ilustrasi:Meta AI Suara dari Sajadah Ayah Oleh: M. Subarkah Di atas sajadah usang itu, ayah duduk seperti gunung yang berzikir....

Puisi-puisi Kurnia Maesaroh

Puisi-puisi Kurnia Maesaroh

Minggu, 10/8/25 | 14:12 WIB

Ilustrasi: Meta AI Mengusahakan Akhir, Menumpuk Sakit Oleh: Kurnia Maesaroh Kini t'lah mencapai akhir Dari akhir yang terus diusahakan kemarin...

Puisi-puisi Hanaa Kamilia

Puisi-puisi Hanaa Kamilia

Minggu, 03/8/25 | 16:28 WIB

Ilustrasi: Meta AI Laut Bulan Februari Karya : Hanaa Kamilia Memikul gulungan pertanyaan di hatimu Menyeret getar jiwa berjarak dari...

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 27/7/25 | 14:38 WIB

Ilustrasi: Meta AI Tangis Naskah ke 50 Oleh : Afny Dwi Sahira Jari-jari tangan terbalut kapas Surat penolakan ke-49 datang...

Puisi-puisi M. Subarkah

Puisi-puisi M. Subarkah

Minggu, 20/7/25 | 12:39 WIB

Ilustrasi: Meta AI Senja di Muara Padang Oleh: M. Subarkah  Senja menetes di ujung muara Langit berwarna kunyit bercampur saga...

Puisi-puisi Salwa Ratri Wahyuni

Puisi-puisi Salwa Ratri Wahyuni

Minggu, 06/7/25 | 11:46 WIB

Ilustrasi: Meta AI Hujan dan Macam-Macam Ketertundaan Oleh: Salwa Ratri Wahyuni september mengasuh nyawa bumi, dingin, lembab, serta berkabut pekat,...

Berita Sesudah
Dilema Anggaran Pembangunan Ibu Kota Negara

Dilema Anggaran Pembangunan Ibu Kota Negara

Discussion about this post

POPULER

  • Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukittinggi Didorong Jadi Kota Beradat, Berbudaya, dan Ramah Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Solok Tutup Safari Berburu Hama, Dorong Perlindungan Pertanian dan Silaturahmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 401 PPPK di Pesisir Selatan Resmi Dilantik, Bupati Ingatkan Jangan Gadaikan SK ke Bank

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buzzer, Kominfo, dan Tensi Politik Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Pelaku Narkoba Ditangkap, Rekonstruksi Peredaran Sabu di Bukittinggi Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024