Kamis, 12/3/26 | 11:11 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Rumitnya Mencari Sisir Rambut

Minggu, 13/3/22 | 08:48 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)

 

Bila ada yang bertanya benda apakah yang paling misterius? Maka saya akan menjawabnya sisir rambut. Benda yang satu ini agaknya sulit untuk ditemukan ketika hendak dibutuhkan. Begitu pun sebaliknya, bila sedang tidak diperlukan, ia muncul di tempat-tempat yang tidak diduga. Yang jelas muncul di tempat yang mudah untuk saya jangkau. Sampai saat ini kejadian serupa masih menjadi “misteri” dan sepertinya sulit untuk dipecahkan.

Sisir rambut memang merupakan benda yang sering saya gunakan dalam aktivitas keseharian, bahkan sisir rambut sudah menjadi kebutuhan primer. Hampir setiap pagi dalam beberapa tahun belakangan, saya menyisir rambut sebelum berpergian. Seperti ada yang kurang dan mempengaruhi kepercayaan diri jika tidak menyisir rambut sebelum berpergian. Apalagi jika selesai memotong rambut di barbershop dan menggunakan minyak rambut pomade, tentu saja sisir rambut menjadi benda penting untuk memaksimalkan penataan rambut agar tampil keren.

Berbagai macam pula jenis sisir rambut yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan jenis rambut. Bagi saya sisir rambut yang sering digunakan adalah jenis sisir yang tipis dan mudah diselipkan di saku celana. Biasanya jenis sisir seperti ini sering menjadi hadiah dari setiap pembelian semua produk pomade.

BACAJUGA

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Ada hal yang mengusik saya dari sisir rambut. Benda yang kecil ini agaknya menjadi misterius saat hendak dibutuhkan. Tidak satu atau dua kali saja saya sulit menemukan sisir rambut saat hendak diperlukan. Padahal, saya selalu meletekkan kembali ketika selesai menggunakannya. Hanya saja, saat hendak menggunakan lagi benda itu sudah tidak ditempatnya. Jangankan mudah untuk dijangkau, terlihat pun ia tidak. Dan anehnya ketika tidak dibutuhkan benda itu seakan muncul begitu saja.

Sebenarnya, saya tidak mempersoalkan kalau benda itu juga digunakan oleh yang lain. Walau beberapa artikel yang saya baca di media online, ada yang menjelaskan agar tidak berbagi penggunaan sisir, tapi untuk kedisiplinan agaknya menjadi persoalan penting dan itu juga berlaku bagi saya. Tidak menutup kemungkinan sesekali saya pun juga abai terhadap pentingnya menaruh benda yang telah digunakan ke tempatnya kembali. Entah itu kunci kendaraan, sepatu, remot tv, gunting kuku, dan sisir rambut. Bagi saya dan mungkin juga pembaca, benda-benda itu sering digunakan dalam aktivitas keseharian dan tidak jarang pula susah untuk ditemukan ketika hendak digunakan.

Kedisiplinan sepertinya itu yang menjadi kunci agar benda-benda kecil yang sering digunakan dalam keseharian selalu berada dalam jangkauan kita, seperti sisir rambut misalnya. Ketidakdisiplinan kita untuk meletakan kembali benda-benda itu ke tempat semula memiliki banyak dampak buruk. Mungkin saja kita bisa ribut dengan rekan saat bertanya letak dari sisir rambut tersebut atau juga dapat mengakibatkan terlambat untuk kuliah atau bekerja. Saya biasanya membutuhkan waktu yang lama pula untuk mencari sisir rambut di saat buru-buru untuk bepergian.

Begitu rumitnya mencari sisir rambut saat hendak diperlukan. Bila diperlukan susah dicari, bila sedang tidak digunakan dia berada di tempatnya. Namun begitu, ada satu hal yang agaknya lebih rumit dari mencari sisir rambut ialah persoalan hati yang sering datang dan pergi sekehendak hati.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Reno Wulan Sari

Berita Sesudah

Parafrase dan Orisinalitas Karya Tulis

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Berita Sesudah
Parafrase dan Orisinalitas Karya Tulis

Parafrase dan Orisinalitas Karya Tulis

Discussion about this post

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran berbuka puasa bersama, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas PUPR, dan Petugas Lembaga Pengelola Sampah (LPS) se-Kota Padang, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (10/3/2026).(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Bakal Menggelar Lomba Kebersihan Tingkat RT se Kota Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Nagari di Sumatera Barat: Dari Sejarah menjadi Sistem Pertahanan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analogi dan Lokalitas Lagu “Rindu Tebal” Karya Iwan Fals

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKDP Sumbar Perkuat Silaturahmi Perantau Pariaman Lewat Buka Puasa Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Ke Hadirat” dan “Kehadiran”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Lantik Komandan Resimen (Menwa) Pagaruyuang Sumbar Membina Generasi Muda yang Tangguh, Berkarakter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026