Sabtu, 24/1/26 | 00:01 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Reno Wulan Sari

Minggu, 13/3/22 | 07:28 WIB

Hujanku, Hujan Ibu

hujan di kotaku mengirim pesan dari ibu
tentang kereta bawah tanah yang mampir di ujung mimpinya
kereta itu masuk ke perut ibu menjelang parak siang
konon katanya, kereta itu pun berasap
seperti kereta di kota masa kecilku
asapnya mengepul di udara, membuat bulatan-bulatan yang mengabu
seperti asap rokok bapak sehabis makan malam
konon kabarnya, asap itu membentuk lingkaran, seperti asap Gandalf
di dalam lingkaran itu, para harimau melompat diiringi tepuk tangan
Bu, dia menatap kita dari sana
di atas gantungan lingkaran api untuk pertunjukkan
meski kutahu ibu pun memiliki harimau di dalam diri
seketika bisa mengaum melepas sumpah serapah
sebagai menu makan malam kita
sumpah ibu yang membakar para dara
dari ujung rambut kepala ke ujung rambut yang lain
Bu, ia mengepulkan asap rokok dari atas sana
gerbong paling depan kereta bawah tanah yang melaju menuju perutmu
duduklah bersila, Bu!
rapatkan kakimu ke belakang
agar ia sulit menembus dinding hatimu
apalagi rahimmu, tempat nyawa bermula!
hujan di kotaku, mengirim semua cerita itu
dari seluruh penjuru mata angin ke mata hatiku

(Busan, Februari 2022)

 

Dia Bukan Soleram

Mandi sore. Bedak belepotan
Wangi minyak kayu putih
Rambut setengah basah
Bando kupu-kupu merah muda

BACAJUGA

Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

Onde-Onde dan Klepon: Perbedaan Budaya, Perbedaan Nama

Minggu, 11/1/26 | 09:39 WIB
Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

Perbedaan Frasa “Sepatu Baru” dan “Sepatu yang Baru”

Minggu, 21/12/25 | 08:22 WIB

Kau kira kau siapa
Bisa mencium pipinya sesuka hatimu!
Kau kira, setelah dicium pipinya akan merah merona?
Aih, kau terbiasa berdiri di pinggir jalan!
Tanganmu terbiasa meraba-raba di balik semak!

Kau pun tak tahu ratusan harimau menyuruk
di balik pori-porinya!
sedang menunggu mantra
dan mengancang-ancang langkah

(Busan, Januari 2022)

 

Kalian Berlaga di Atas Kepala

tahun lalu, tuan dan puan berlaga di dalam hutan
tahun lalu, tuan mengucap doa, tetapi tidak kepada Tuhan
puan pun meminta mantra kepada hantu hutan
tuan dan puan berdiri di gelanggang hitam di tengah hutan
tuan tak pernah ketahuan meski puan datang dari berbagai haluan

tuan dan puan, mengapa kalian gemar membuat dunia rekaan?
dalam kotak-kotak ekspedisi, kalian kirim melalui kapal
saya tak mau ikut berlaga
saya tak hendak menjadi juara
tuan dan puan telah salah mengundang orang
bahkan ayam jantan pun saya tak punya
saya hanya pandai bertepuk tangan
ketika orang gelak, saya pun gelak
ketika orang bersorak, saya pun ikut
meski yang digelaksorakkan adalah kisah yang dramatis
tuan dan puan, salam, saya numpang lewat!

(Busan, Februari 2022)

 

Biodata Penulis:

Reno Wulan SariReno Wulan Sari merupakan dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas dan Dosen Tamu di Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan. Buku kumpulan cerpen tunggalnya yang telah terbit berjudul Catatan Pertama pada tahun 2018. Selain seorang sutradara teater, ia juga aktif meneliti dan menulis di media massa.

Tags: #Reno Wulan Sari
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Bambang Kariyawan Ys dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Berita Sesudah

Rumitnya Mencari Sisir Rambut

Berita Terkait

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Minggu, 07/12/25 | 17:48 WIB

Sumber Gambar: Meta AI Rumah Tanpa Pintu Oleh Indri Rahmadani Di kota ini yang jauh dari ragamu Aku belajar berhitung...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 30/11/25 | 15:51 WIB

Sumber: Meta AI Sehangat Kepulan Kopi Oleh Wulan Darma Putri Dalam getaran cinta Kau mengukir hati yang luka Memberiku segala...

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 16/11/25 | 19:38 WIB

Menebak Pikiran Amir Oleh: Afny Dwi Sahira Sendu mata Amir rindu Buya Mengingat Buya semasa hidup Peninggalan Buya memenuhi memori...

Berita Sesudah
Belajar dari Kegiatan Penyelamatan Manuskrip

Rumitnya Mencari Sisir Rambut

Discussion about this post

POPULER

  • Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

    Firdaus Kembali Pimpin PKB Sumbar, Optimis Bawa PKB Capai Puncak pada Pemilu Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP PKB Tetapkan Kepengurusan DPW PKB Sumbar Periode 2026–2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Personifikasi dalam Puisi “Lukisan Berwarna” Karya Joko Pinurbo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024