Senin, 04/5/26 | 20:44 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Padang Kota Budaya

Minggu, 06/3/22 | 13:28 WIB

Oleh:
Rudi Antono, Sos., M.Sos.
(Alumni Prodi S2 Sosiologi FISIP Universitas Andalas)

Padang kota budaya. Siapa yang tidak tahu dengan Kota Padang, baik di Indonesia maupun di mancanegara. Nama Padang, bahkan melekat pada masakan khas Minangkabau, yaitu Rendang Padang. Daerah ini menjadi tujuan dan sekaligus mendapat tantangan perubahan global yang luar biasa, termasuk pengaruh pemakaian alat teknologi yang semakin tidak terkendali.

Sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang tidak hanya menjadi tujuan untuk berdagang, tetapi sudah menciptakan dirinya sebagai kota pendidikan. Perguruan tinggi baik swasta maupun negeri, selalu menarik bagi pelajar di luar Kota Padang, bahkan di luar Provinsi Sumatera Barat. Mereka ingin kuliah dan merasakan bagaimana dinamika pendidikan di kota yang dijuluki kota bengkuang ini. Tidak heran pula, banyak perguruan tinggi baru yang terus bermunculan, termasuk perguruan tinggi yang meningkatkan status, seperti STKIP PGRI menjadi Universitas PGRI Sumbar.

Selanjutnya, perguruan tinggi yang menjadi tujuan pelajar adalah Universitas Andalas, Politeknik Negeri Padang, Universitas Negeri Padang, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol, Universitas Bung Hatta dan lainnya. Kampus ini menjadi tujuan dan menjadikan Kota Padang lebih menarik dan heterogen. Selain kota pendidikan, Padang juga dikenal dengan kota wisata dan budaya. Hampir setiap sudut kota menjadi tujuan wisata, seperti Pantai Air Manis, Pantai Muaro Lasak, Pantai Nirwana, Pantai Purus, Kota Tua Pondok Cina, Masjid Raya Sumbar, pemandian Lubuk Minturun, Taman Raya Bung Hatta, dan lain-lain.

BACAJUGA

Hijau di Atas Kertas: Penerapan Green Accounting di Indonesia

Hijau di Atas Kertas: Penerapan Green Accounting di Indonesia

Minggu, 03/5/26 | 22:55 WIB
Ketika Iman Menjadi Modal Sosial dan Ekonomi

Parliamentary Threshold Daerah dan Pemerataan Pembangunan

Minggu, 03/5/26 | 22:20 WIB

Event dan pergelaran budaya di Kota Padang, tak kalah penting untuk dilihat. Salah satunya festival Jembatan Siti Nurbaya yang menampilkan berbagai seni tradisi dan lomba kuliner Minangkabau. Kegiatannya selalu menarik dan dinanti oleh masyarakat, baik masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah. Untuk melengkapi indahnya Kota Padang, berbagai fasilitas pun bermunculan. Hotel, restoran, cafe, dan berbagai macam sajian kuliner siap memanjakan selera. Namun, jangan salah. Paduan cita rasa masakan tetap mengedepankan nilai budaya dan kearifan lokal. Setiap generasi muda nongkrong dan belajar di cafe-cafe. Mereka berdebat tentahg hari ini dan masa depan. Mereka bersilat lidah, seperti yang dilakukan orang Minangkabau di lapau-lapau tempo dulunya.

Kondisi kekinian di Kota Padang memang harus diwaspadai sebab bukan tidak mungkin pengaruh dari luar dan gaya hidup yang berlebihan, membuat persoalan sosial baru seperti nongkrong di cafe yang tidak terkendali atau sampai larut malam, dan bahkan sampai dini hari, akan membuat generasi muda tidak terkontrol. Mereka akan menjadi generasi yang “tenang” karena tidur sampai siang tanpa melakukan apa-apa.

Tantangan lain yang dihadapi adalah pemakaian obat-obatan terlarang dan kekerasan di jalanan. Mengingat setiap hari selalu ada berita tentang penangkapan pengedar, bandar, ataupun pemakai sekalipun oleh pihak kepolisian. Hal ini tentu harus diwaspadai dan menjadi perhatian semua pihak. Realitas lain yang muncul adalah pergaulan bebas yang cenderung tidak rerkendali sebab tepat hiburan cukup banyak di Kota Padang yang dibuka sampai dini hari. Kondisi ini tentu menjadi keprihatinan bersama, Kota Padang yang maju hendaknya tidak terpengaruh oleh tindakan-tindakan yang melanggar aturan, norma, dan kesantunan.

Oleh sebab itu, sudah seyogyanya semua pihak berbenah dan mencarikan jalan keluar terhadap tantangan-tantangan dalam kemajuan Kota Padang. Salah satu yang bisa dilakukan, yaitu bagaimana brand atau nama minuman keras tidak dipajang di depan restoran dan cafe. Jika itu terus berlanjut, bukan tidak mungkin, minuman keras menjadi sesuatu yang biasa bagi generasi muda Padang pada khususnya dan Minangkabau pada umumnya.

Jika upaya pencegahan sejak dini dilakukan, Kota Padang akan tetap menjadi kota yang berbasis budaya tanpa harus menghindar dari kemajuan, seperti kata pepatah, “Dibubuik indak layua, dianjak indak nati, indak lakang dek paneh, indak lapuak dek hujan”. Mari hadapi kemajuan tanpa harus meninggalkan nilai-nilai lokal dan akar budaya.

Tags: #Rudi Antono
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Peringati Dies Natalis Ke-40, FIB Unand Adakan Rapat Senat Terbuka

Berita Sesudah

“Sumbu” Wujud Kerja Nyata Kuflet di Ranah Sastra

Berita Terkait

Hijau di Atas Kertas: Penerapan Green Accounting di Indonesia

Hijau di Atas Kertas: Penerapan Green Accounting di Indonesia

Minggu, 03/5/26 | 22:55 WIB

Oleh: Zhafirah Khalista Mewal (Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Andalas)   Masalah lingkungan di Indonesia saat...

Ketika Iman Menjadi Modal Sosial dan Ekonomi

Parliamentary Threshold Daerah dan Pemerataan Pembangunan

Minggu, 03/5/26 | 22:20 WIB

Oleh: Syamsul Bahri (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Eka Sakti, Sumatera Barat)   Pemerataan pembangunan di Indonesia selama ini lebih banyak...

Abreviasi pada Perjanjian Kinerja Damkar Kabupaten Bengkalis

Sumpah Pemuda: Tonggak Perkembangan Sastra Indonesia

Minggu, 03/5/26 | 22:12 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia & Anggota Labor Penulisan Kreatif Universitas Andalas)   Sumpah Pemuda yang diikrarkan...

Singkatan dan Akronim Mata Kuliah di Prodi Sastra Indonesia Universitas Andalas

Singkatan dan Akronim Mata Kuliah di Prodi Sastra Indonesia Universitas Andalas

Minggu, 03/5/26 | 22:02 WIB

Oleh: Annisa Aulia Amanda  (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Mahasiswa sebagai bagian dari komunitas akademik memiliki kecenderungan...

Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

Minggu, 19/4/26 | 22:40 WIB

Oleh: M. Subarkah dan Maharani Syifa Ramadhan (Mahasiswa Program Magister Linguistik Universitas Andalas dan Mahasiswi Program Magister Sastra Universitas Padjajaran)...

Batu dan Zaman

Memaknai Ulang Sukses dalam Film “Tunggu Aku Sukses Nanti”

Minggu, 19/4/26 | 22:16 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)    Idulfitri merupakan frasa  bahasa Arab, terdiri...

Berita Sesudah
“Sumbu” Wujud Kerja Nyata Kuflet di Ranah Sastra

“Sumbu” Wujud Kerja Nyata Kuflet di Ranah Sastra

Discussion about this post

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Hadiri Sosialisasi dan Harmonisasi Hukum Pidana Adat di LKAAM Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perluas Akses Pendidikan Internasional Pemko Padang Gandeng Perguruan Tinggi di Malaysia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026