Rabu, 04/11/26 | 09:36 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

“Sumbu” Wujud Kerja Nyata Kuflet di Ranah Sastra

Minggu, 06/3/22 | 13:41 WIB

(Foto: Komunitas Seni Kuflet)

 

Padang Panjang, Scientia – Selama 24 tahun Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang melakukan pembinaan kepada penulis-penulis muda di kota itu. Salah satu hasilnya lahir sejumlah karya berbentuk buku.

“Kuflet telah melahirkan penyair, cerpenis, novelis, dramawan, juga teaterawan. ‘Sumbu’ sebagai bukti Kuflet selalu melahirkan ide-ide kreatif yang dituangkan dari ruang imajinasi menjadi karya,” ujar Dr. Asril Muchtar, S.Kar., M.Hum., ketika menjadi narasumber diskusi buku antologi puisi “Sumbu” karya alumni dan anggota Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang, Ahad (27/2), di sekretariat Kuflet, Kampung Jambak, Kota Padang Panjang.

BACAJUGA

Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

Senin, 19/10/26 | 15:40 WIB
Dampak Asap Karhutla, Nakes di Dharmasraya Diminta Jemput Bola Tangani Pasien ISPA

Dampak Asap Karhutla, Nakes di Dharmasraya Diminta Jemput Bola Tangani Pasien ISPA

Sabtu, 17/10/26 | 21:25 WIB

Menurut Asril, menulis merupakan keterampilan yang sangat penting. Usia Kuflet yang cukup matang sebagai komunitas yang eksis berkegiatan bertahun-tahun diibaratkan Asril sebagai “sumbu” yang apinya terus nyala.

“Tidak salah jika buku puisi ini memiliki diksi sumbu sebagai judul utama,” kata kritikus seni dan direktur Pascasarjana ISI Padang Panjang itu.

Sepakat dengan Asril, Dr. Sahrul N, S.S., M.Si. yang juga tampil sebagai narasumber mengatakan, “Sumbu” merupakan kerja nyata dari Kuflet yang terus mempertahankan ruang kreativitas dalam dunia sastra di Sumatra Barat, khususnya di Kota Padang Panjang.

(Foto: Komunitas Seni Kuflet, Padang Panjang) 

“Sepembacaan saya, dalam buku antologi ini tidak memiliki tema khusus, tetapi beragam. Tentu dalam hal ini kurator atau editor harus bekerja keras menyeleksi puisi penyair pemula dan senior yang ada di Kuflet,” tutur kritikus sastra yang juga dosen Prodi Seni Teater ISI Padang Panjang ini.

Sutradara teater, Dr. Yusril, S.S., M.Sn. yang ikut hadir berkomentar, membaca puisi apabila di bait pertama menarik pilihan diksinya, tentu akan menarik untuk membaca keseluruhan puisi.

“Dalam buku ini saya sangat tertarik dengan puisi Sherly Eka Putri, salah satunya. Ada tawaran-tawaran baru yang saya dapatkan dari pilihan diksi di puisi itu,” ungkap dosen penciptaan teater ISI Padang Panjang ini.

Sementara itu, penanggap lainnya, Dr. Dharminta Soeryana, M.Sn. mengaku rumit menulis puisi daripada membaca puisi. Namun, ia memberi apresiasi bahwa ada usaha mendokumentasikan budaya, sejarah, dan fakta sosial yang terjadi di sekitar.

“Menulis puisi buat saya pribadi rumit karena itu saya memilih menjadi pembaca puisi saja. Namun, terus seriuslah menjadi penulis puisi karena akan mampu menciptakan sejarah,” katanya. Pendiri dan penasihat Kuflet, Dr. Sulaiman Juned, S.Sn., M.Sn. mengatakan, 24 tahun usia Kuflet telah melakukan inisiasi dalam mewadahi pencerdasan dan melahirkan sastrawan-sastrawan muda dan teaterawan muda untuk Sumatra Barat.

“Insyaallah setiap tahun Kuflet akan menerbitkan buku antologi puisi,” ujar penyair dan teaterawan itu.

Ketua panitia peluncuran buku “Sumbu”, Sherly Ekaputri, menambahkan, diskusi itu dihadiri peserta lintaskomunitas di Kota Padang Panjang dan beberapa kota lainnya di Sumatra Barat.

Diskusi dipandu penulis, pegiat literasi, dan Founder Kelas Menulis Daring (KMD) elipsis, Muhammad Subhan. Acara dibuka dengan pembacaan puisi Soeryadarman Isman dan Monolog yang dibawakan Siti Nuratikah. (rls)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Padang Kota Budaya

Berita Sesudah

Memahami Pedagogi dan Andragogi dalam Pembelajaran

Berita Terkait

Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

Senin, 19/10/26 | 15:40 WIB

Padang Pariaman, Scientia – Anggota DPRD Sumatera Barat, Firdaus, menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan dan...

Dampak Asap Karhutla, Nakes di Dharmasraya Diminta Jemput Bola Tangani Pasien ISPA

Dampak Asap Karhutla, Nakes di Dharmasraya Diminta Jemput Bola Tangani Pasien ISPA

Sabtu, 17/10/26 | 21:25 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menginstruksikan seluruh tenaga kesehatan (nakes) untuk melakukan pelayanan kesehatan jemput bola dan...

Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

Jumat, 16/10/26 | 19:25 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro melakukan peninjauan lapangan di...

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Rabu, 14/10/26 | 01:33 WIB

Padang, Scientia — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat, Firdaus, mendesak Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB kabupaten dan...

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Selasa, 13/10/26 | 18:06 WIB

PASAMAN,— Anggota DPRD Sumatera Barat, Muzli M. Nur, menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di...

Bupati Solok Hadiri X Narkoba Nagari Kota Bawang Trail Adventure

Bupati Solok Hadiri X Narkoba Nagari Kota Bawang Trail Adventure

Senin, 12/10/26 | 17:13 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Komunitas pecinta olahraga trail bersama masyarakat menggalang dana sekitar Rp60 juta untuk membantu korban banjir bandang...

Berita Sesudah
Memahami Pedagogi dan Andragogi dalam Pembelajaran

Memahami Pedagogi dan Andragogi dalam Pembelajaran

Discussion about this post

POPULER

  • Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

    Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kalimat yang Berawalan Kata Depan “Dalam” dan “Pada”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paradoks Representasi Subaltern dalam Novel Saman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026