Minggu, 10/5/26 | 00:01 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI

Bongkar Dua Naskah, Nan Tumpah Gelar Pertunjukan “Mencabik Pekik Sunyi”

Jumat, 04/12/20 | 18:33 WIB
Poster pertunjukan Komunitas Seni Nan Tumpah dan Pameran Instalansi Kapten Moed and The Gank (Ist)

Pariaman, Scientia – Komunitas Seni Nan Tumpah kembali menggelar karya terbarunya. Meski ditengah pandemi, karya ini justru diharapkan dapat menjadi setetes kesegaran ditengah gersangnya karya pertunjukan yang bersifat mandiri.

Sutradara sekaligus pendiri komunitas seni Nan Tumpah, Mahatma Muhammad mengatakan, karya teater terbaru yang akan dipentaskan dari tanggal 11 hingga 13 Desember ini berangkat dari dua naskah karya satu penulis yang sama, yakni Cabik dan Pekik Sunyi. Menariknya, kedua naskah tersebut ditulis oleh

yang tidak lain adalah ayah Mahatma sendiri.

“Kedua naskah ini sama-sama menghadirkan tiga karakter yakni tokoh laki-laki, perempuan dan sosok lain diluar diri mereka yang manusia. Dari elaborasi atas keduanya, saya mencoba menghadirkan semacam kerja pembacaan ulang, pembongkar-balikan, memangkas-sambung, menulis dan menyusun ulang struktur lakon untuk pertunjukan,” jelas Mahatma.

BACAJUGA

Hijau di Atas Kertas: Penerapan Green Accounting di Indonesia

Hijau di Atas Kertas: Penerapan Green Accounting di Indonesia

Minggu, 03/5/26 | 22:55 WIB
Ketika Iman Menjadi Modal Sosial dan Ekonomi

Parliamentary Threshold Daerah dan Pemerataan Pembangunan

Minggu, 03/5/26 | 22:20 WIB

Menurut Mahatma, konteks kekinian sangat relevan dikaitkan pada pertemuan kedua naskah tersebut. Banyak kasus-kasus kemanusiaan yang terjadi hari ini. Manusia seakan abai akan hal itu, namun sangat intensif pada persoalan yang sifatnya kurang signifikan.

“Salah satu hal yang ingin dipertegas pada pembacaan tersebut adalah persoalan-persoalan konflik rumah tangga hingga konflik-konflik global yang sebelumnya sudah hadir pada kedua naskah tersebut,” sebutnya.

Mahatma berharap pertunjukan ini sekaligus dapat membangunkan kembali gairah seni pertunjukan setelah hampir setahun lamanya diserang pandemi. Walau tidak maksimal karena penonton yang dibatasi, dalam sehari cuma dijual 50 tiket. Hal ini bentuk kepedulian terhadap persoalan Covid-19 juga.

Secara bersamaan dengan agenda tersebut, Nan Tumpah menggandeng Kapten Moed untuk menggelar pameran instalasi di Taman Budaya Sumatera Barat, lokasi tempat digelarnya pertunjukan Mencabik Pekik Sunyi.

“Seting artistik dari pertunjukan itu sendiri adalah karya instalasinya. Kapten Moed bersama tim, menggarap kayu-kayu dan limbah pantai lainnya menjadi karya instalasi sekaligus setting property pertunjukan. Jadi disini orang mengunjungi pameran, dan disini pula orang melihat pertunjukannya,” katanya.

Mendahului pertunjukan, pameran instalasi yang digarap Kapten Moed and The Gank akan dibuka pada hari Kamis, 10 Desember 2020, pukul 16.00 WIB. Pameran akan berlangsung setiap hari di Galeri Taman Budaya, dari tanggal 10-13 Desember, pukul 09.00 s/d 16.00 WIB.

Kolaborasi karya antara Kapten Moed dengan Nan Tumpah juga makin diperkaya permainan tata cahaya oleh Karta Kusumah dan musik ilustrasi garapan Tenku Radja. Kolaborasi semakin lengkap dengan hadirnya permainan visual motion grafis garapan Ijul Sarimata serta dukungan visual publikasi dan dokumentasi dari Vyronium .

“Ini laboratorium kolaborasi yang sangat baik bagi kelahiran ide-ide baru bagi kami yang biasa bergiat di dunia video,” kata Ijul, dari tim Sarimata. (Ist/TanSati)

Tags: Forum Batajau Seni PiamanKapten MoedMahatma MuhammadMencabik Pekik SunyiMuhammad Ibrahim IlyasNan Tumpah
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

Berita Sesudah

Bukan Aktifitas, Melainkan Aktivitas

Berita Terkait

Hijau di Atas Kertas: Penerapan Green Accounting di Indonesia

Hijau di Atas Kertas: Penerapan Green Accounting di Indonesia

Minggu, 03/5/26 | 22:55 WIB

Oleh: Zhafirah Khalista Mewal (Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Andalas)   Masalah lingkungan di Indonesia saat...

Ketika Iman Menjadi Modal Sosial dan Ekonomi

Parliamentary Threshold Daerah dan Pemerataan Pembangunan

Minggu, 03/5/26 | 22:20 WIB

Oleh: Syamsul Bahri (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Eka Sakti, Sumatera Barat)   Pemerataan pembangunan di Indonesia selama ini lebih banyak...

Abreviasi pada Perjanjian Kinerja Damkar Kabupaten Bengkalis

Sumpah Pemuda: Tonggak Perkembangan Sastra Indonesia

Minggu, 03/5/26 | 22:12 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia & Anggota Labor Penulisan Kreatif Universitas Andalas)   Sumpah Pemuda yang diikrarkan...

Singkatan dan Akronim Mata Kuliah di Prodi Sastra Indonesia Universitas Andalas

Singkatan dan Akronim Mata Kuliah di Prodi Sastra Indonesia Universitas Andalas

Minggu, 03/5/26 | 22:02 WIB

Oleh: Annisa Aulia Amanda  (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Mahasiswa sebagai bagian dari komunitas akademik memiliki kecenderungan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Cerita Mahasiswa Arab tentang Bahasa Indonesia

Senin, 27/4/26 | 06:18 WIB

Oleh: Ria Febrina (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Saat mengawas UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer)...

Berita Sesudah

Bukan Aktifitas, Melainkan Aktivitas

Discussion about this post

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkat Literasi Keuangan di Sumbar Masih Rendah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Dharmasraya Kembali Gelar Pasar Murah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ruangan Tak Layak, Rumah Tahfidz Qur’an di Jorong Ranah Bakti Butuh Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026