Bunga Ros yang Menunggu Layu Cerpen : Fadli Hafizulhaq Di suatu sore menjelang senja, lelaki rambut berminyak itu datang...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Memang tak akan pernah berakhir cara...
Baca SelanjutnyaDetailsRizky Amelya Furqan, S.S., M.A. (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) “lihat dulu tandanya atau tandanya...
Baca SelanjutnyaDetailsAlex Darmawan, S.S., M.Hum. (Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Minggu lalu, saya berkunjung ke rumah teman. Mereka memiliki...
Baca SelanjutnyaDetailsKepada Yepeye Aku melihat mata bertangga menuju sebuah kolam pecah di rantau angin di sana bunga-bunga merayap di bawah lumut...
Baca SelanjutnyaDetailsMerah Putih Jiwaku Erat Memelukmu Kekasihku, di itikafmu mereka Merusak khusyuk pencarianmu Berharap tenang merindu syahdu Menikmati bersama Rabb-mu Terusik...
Baca SelanjutnyaDetailsPergi ke Tuhan Orang-orang meyuruhku pergi ke Tuhan di mata mereka, aku adalah si kafir itu yang harus merangkak menuju...
Baca SelanjutnyaDetailsAlex Darmawan S.S., M.A. (Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Tulisan ini terilhami dari suatu peristiwa yang terjadi di salah satu...
Baca SelanjutnyaDetailsOleh: Reno Wulan Sari, S.S., M.A. (Dosen Jurusan Sastra Indonesia Unand dan Dosen Tamu di Busan University of Foreign Studies)...
Baca SelanjutnyaDetailsCerpen: Yulfia Afaz Rabu, 30 September 2009 Angin sore terasa dingin namun begitu menyengat di pori-pori Hasan. Sesekali mulut angin...
Baca SelanjutnyaDetails