Rabu, 16/9/26 | 09:03 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Rabu, 16/9/26 | 06:53 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Setelah sepekan belajar dari rumah akibat kabut asap, ribuan siswa di Kabupaten Dharmasraya kembali masuk sekolah mulai Rabu (16/9/2026). Keputusan ini diambil ketika kualitas udara belum sepenuhnya normal, dengan alasan persiapan Ujian Tengah Semester (UTS) yang semakin dekat.

Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya kini mengambil langkah kompromi, pembelajaran tatap muka kembali berjalan, tetapi masker diwajibkan dan seluruh aktivitas sekolah di luar ruangan dilarang. Siswa yang rentan terhadap paparan asap juga diberikan fleksibilitas untuk tidak hadir langsung dan tetap mengikuti pembelajaran secara daring.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan efektivitas pembelajaran jarak jauh yang telah berlangsung selama satu minggu.

BACAJUGA

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Selasa, 15/9/26 | 22:57 WIB
Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Selasa, 15/9/26 | 22:50 WIB

“UTS sudah semakin dekat, sehingga anak-anak membutuhkan persiapan yang tidak sebentar, sementara pembelajaran jarak jauh belum sepenuhnya efektif untuk memastikan seluruh materi pembelajaran dapat terserap dengan baik,” kata Bobby di Pulau Punjung, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, pembelajaran jarak jauh tidak dapat diterapkan terlalu lama karena dikhawatirkan berdampak terhadap budaya belajar, kedisiplinan dan semangat siswa.

Namun, pembukaan kembali sekolah tidak serta-merta membuat seluruh aktivitas kembali normal. Dinas Pendidikan meminta setiap satuan pendidikan memperketat pengawasan terhadap kondisi siswa dan guru.

Masker menjadi kewajiban selama berada di lingkungan sekolah. Sementara itu, kegiatan yang berpotensi meningkatkan paparan asap di luar ruangan, seperti upacara, olahraga, ekstrakurikuler luar ruang dan outing class, untuk sementara dilarang.

“Untuk kegiatan di luar ruangan sementara kita larang, termasuk upacara, olahraga, ekstrakurikuler dan outing class, dan kami akan bersikap tegas terhadap sekolah yang tidak mematuhi ketentuan ini,” ujarnya.

Sekolah juga diminta memberikan fleksibilitas bagi siswa yang rentan terhadap kondisi kabut asap. Meski tidak hadir secara langsung, siswa tetap wajib mengikuti pembelajaran jarak jauh atau menyelesaikan tugas yang diberikan guru.

Dinas Pendidikan bahkan mendorong sekolah yang memiliki fasilitas memadai menerapkan pembelajaran hybrid, sehingga siswa yang hadir mengikuti pembelajaran dari kelas, sementara siswa yang tidak memungkinkan hadir dapat mengikuti proses belajar melalui Zoom Meeting.

Untuk menjaga kedisiplinan, siswa yang mengikuti pembelajaran daring diwajibkan mengaktifkan kamera selama mata pelajaran berlangsung.

SMP Negeri 1 Pulau Punjung akan menjadi sekolah yang melakukan uji coba awal sistem tersebut.

“Besok kami akan mencoba pilot project pembelajaran hybrid di SMP Negeri 1 Pulau Punjung, sehingga siswa yang tidak bisa hadir secara langsung tetap dapat mengikuti pembelajaran bersama teman-temannya di kelas,” kata Bobby.

Sebelumnya, pembelajaran jarak jauh ditetapkan mulai 10 September 2026 setelah kondisi kabut asap di Dharmasraya memburuk. Saat itu, tercatat 64 titik panas terpantau.

Perkembangan terakhir menunjukkan sejak 12 September tidak lagi terdapat titik panas yang terpantau di Dharmasraya. Kecenderungan ISPU juga mulai menurun dibandingkan pekan sebelumnya, meski masih mengalami fluktuasi.

Dinas Pendidikan memastikan perkembangan kualitas udara akan terus dipantau. Kebijakan pembelajaran pun terbuka untuk dievaluasi apabila kondisi di lapangan kembali memburuk.

Bobby meminta orang tua, siswa, guru dan masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan pembelajaran agar tetap aman di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya ideal.

Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani yang menempatkan keselamatan dan kenyamanan siswa sebagai prioritas, sembari memastikan proses pendidikan dan pemenuhan materi pembelajaran tetap berjalan. (*)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Berita Sesudah

26 Hari Libur Menanti di 2027, Ini Daftar Lengkap Tanggal Merahnya

Berita Terkait

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Selasa, 15/9/26 | 22:57 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, telah menyalurkan 378.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan sejak 18...

Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Selasa, 15/9/26 | 22:50 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menghadiri Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang...

Siswa MTsN 1 Kota Pariaman saat mendapatkan perawatan medis di rungan IGG RSUD. M. Yamin. Senin, (14/9) [foto : sci/yrp]

Update Terbaru 127 Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG, Empat Masih Dirawat

Selasa, 15/9/26 | 22:13 WIB

Siswa MTsN 1 Kota Pariaman saat mendapatkan perawatan medis di rungan IGG RSUD. M. Yamin. Senin, (14/9) Pariaman, Scientia —...

Warga Kesulitan Air Saat Kemarau, Bupati Dharmasraya Akui Butuh Adanya PDAM

Warga Kesulitan Air Saat Kemarau, Bupati Dharmasraya Akui Butuh Adanya PDAM

Selasa, 15/9/26 | 09:42 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Dua dekade lebih berdiri sebagai kabupaten otonom, Kabupaten Dharmasraya masih belum memiliki Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)....

Foto bersama usai perayaan puncak dies natalis Unand ke-70 di Pangeran Beach Hotel. Senin malam, (14/9) [foto:sci/yrp)

Puncak Dies Natalis Unand, Tujuh Alumni Inspiratif Digangjar Anugerah

Selasa, 15/9/26 | 03:54 WIB

Nagari Sungai Kambut Dharmasraya Raih Peringkat II Terbaik Penanganan Stunting Sumbar 2026

Nagari Sungai Kambut Dharmasraya Raih Peringkat II Terbaik Penanganan Stunting Sumbar 2026

Senin, 14/9/26 | 18:18 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Prestasi membanggakan ditorehkan Pemerintah Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Nagari tersebut berhasil meraih peringkat...

Berita Sesudah
Siap-siap Liburan! Tahun 2026 Penuh Long Weekend, Ada yang Sampai 7 Hari

26 Hari Libur Menanti di 2027, Ini Daftar Lengkap Tanggal Merahnya

POPULER

  • Foto bersama usai perayaan puncak dies natalis Unand ke-70 di Pangeran Beach Hotel. Senin malam, (14/9) [foto:sci/yrp)

    Puncak Dies Natalis Unand, Tujuh Alumni Inspiratif Digangjar Anugerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026