Minggu, 18/10/26 | 09:56 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Warga Kesulitan Air Saat Kemarau, Bupati Dharmasraya Akui Butuh Adanya PDAM

Selasa, 15/9/26 | 09:42 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Dua dekade lebih berdiri sebagai kabupaten otonom, Kabupaten Dharmasraya masih belum memiliki Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Ketika kemarau panjang akibat El Nino datang mengeringkan sumber-sumber air warga, ketiadaan sistem layanan air bersih terintegrasi ini meledak menjadi krisis nyata yang memaksa pemerintah daerah bergerak ekstra cepat.

​Di tengah situasi pelik tersebut, Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengakui bahwa kebutuhan akan sistem penyediaan air bersih yang terintegrasi kini menjadi hal yang sangat mendesak.
​
“Air bersih dinilai bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi merupakan hak dasar masyarakat yang berkaitan langsung dengan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) Dharmasraya,” ungkapnya, Senin (14/9/2026).

Beberapa pekan terakhir, masyarakat di sejumlah wilayah harus menghadapi kekeringan akibat musim kemarau panjang. Kondisi tersebut semakin terasa karena tidak seluruh masyarakat memiliki kemampuan untuk membuat sumur bor dengan kedalaman yang memadai.

BACAJUGA

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

Sabtu, 17/10/26 | 22:07 WIB
Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Sabtu, 17/10/26 | 18:36 WIB

Selama ini, sebagian masyarakat masih bergantung pada sumur galian dangkal maupun sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) secara swadaya. Ketergantungan tersebut membuat masyarakat rentan ketika terjadi kemarau ekstrem seperti yang berlangsung tahun ini.

“Di usia 22 tahun ini, kita harus jujur bahwa Kabupaten Dharmasraya belum memiliki PDAM yang seharusnya dapat mengelola sistem perpipaan dan pengolahan air bersih secara terintegrasi,” terangnya dalam pemaparan terkait penanganan krisis air bersih.

Menghadapi kondisi tersebut, kata Annisa, Pemkab Dharmasraya terus melakukan langkah cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Armada tangki air dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah-wilayah yang mengalami krisis. Selain itu, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan puluhan sumur bor darurat di sejumlah titik yang dinilai mengalami krisis air.

“Langkah tersebut menjadi solusi jangka pendek untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pasokan air bersih selama kemarau panjang berlangsung,” ujarnya.

Di sisi lain, Annisa mulai menyiapkan solusi jangka panjang melalui pembangunan sistem perpipaan dan pengolahan air bersih yang terintegrasi.

Annisa menilai keberadaan PDAM menjadi salah satu kebutuhan strategis agar pengelolaan air bersih dapat dilakukan secara lebih terencana, berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Hal tersebut, dijelaskan Annisa, sejumlah fondasi menuju pembentukan sistem tersebut telah mulai dibangun.

Pertama, dari sisi infrastruktur, empat Water Treatment Plant (WTP) utama yang berada di Pulau Punjung, Sitiung, Sungai Duo dan Koto Baru yang sebelumnya mengalami kerusakan berat, kini telah selesai diperbaiki.

Kedua, dari sisi dukungan anggaran pusat, Pemkab Dharmasraya memperoleh anggaran sebesar Rp20 miliar pada tahun ini untuk optimalisasi jaringan pada WTP Pulau Punjung.

Ketiga, dari sisi kesiapan kelembagaan, pemerintah daerah menyebut lembaga Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) telah resmi dibentuk tahun ini sebagai salah satu payung hukum dalam proses pengoperasian layanan air minum.

Ke depan, pemerintah daerah akan memfokuskan perhatian pada kelanjutan pendirian kelembagaan PDAM, memperluas jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ke kecamatan lain, serta memaksimalkan WTP yang telah memiliki jaringan SPAM.

Selain itu, pembangunan dan perluasan SPAM baru juga akan diarahkan ke wilayah-wilayah yang hingga kini belum terjangkau layanan air bersih.

“Fokus utama ke depan adalah meneruskan pendirian kelembagaan PDAM, memperluas jaringan SPAM ke kecamatan lain dan memaksimalkan WTP pada wilayah yang sudah memiliki jaringan SPAM,” tegasnya.

Ia menyadari pembangunan infrastruktur air bersih secara terintegrasi membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

Annisa menyebutkan keterbatasan fiskal daerah menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi.

“Karena itu, Pemkab Dharmasraya terus mengawal peluang tambahan dukungan anggaran dari pemerintah pusat, termasuk menjajaki skema pembiayaan lain seperti Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU),” bebernya.

Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat terwujudnya sistem pelayanan air bersih yang lebih kuat, terintegrasi dan mampu menjangkau masyarakat secara luas.

“PR membenahi pelayanan dasar Kabupaten Dharmasraya masih banyak. Semoga upaya ini dipermudah Allah SWT,” pungkasnya. (*)

Tags: DharmasrayaPemkab Dharmasraya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puncak Dies Natalis Unand, Tujuh Alumni Inspiratif Diganjar Anugerah

Berita Sesudah

Karhutla Jadi Terorisme Ekologi, Firdaus: Sumbar Harus Perkuat Pencegahan

Berita Terkait

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

Sabtu, 17/10/26 | 22:07 WIB

Sumsel, Scientia - DPP Partai Keangkitan Bangsa (PKB) menyalurkan 132.000 liter air bersih dan 3000 masker kepada warga di Sumatera...

Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Sabtu, 17/10/26 | 18:36 WIB

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar.Jakarta, Scientia — Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus...

Polres Padang Pariaman Ungkap 199 Kejadian Kejahatan Selama Agustus Hingga Oktober

Polres Padang Pariaman Ungkap 199 Kejadian Kejahatan Selama Agustus Hingga Oktober

Jumat, 16/10/26 | 04:43 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman merilis data kasus perkara yang menjadi perhatian khusus dalam kurun...

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto:ist]

Firdaus Instruksikan Kader PKB Cepat Tanggap Bantu Tangani Kabut Asap di Sumbar

Kamis, 15/10/26 | 02:16 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus. Padang, Scientia - Ketua DPW PKB Sumatera Barat, Firdaus menginstruksikan kepada seluruh ketua DPC, anggota...

Nur Nadlifah: Perempuan Bangsa Adalah Spirit dan Kekuatan Partai

Nur Nadlifah: Perempuan Bangsa Adalah Spirit dan Kekuatan Partai

Rabu, 14/10/26 | 19:41 WIB

Padang, Scientia - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa (PB), Nur Nadlifah menyoroti pemberdayaan kader perempuan PKB...

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]

Pengurus DPC PKB Padang Dikukuhkan, Yusri Latif: Siap Serap Kebutuhan Masyarakat

Rabu, 14/10/26 | 15:14 WIB

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. Padang, Scientia — Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota...

Berita Sesudah
Firdaus Buka 212 Takraw Cup II, Sebut Takraw Bukan Sekadar Olahraga

Karhutla Jadi Terorisme Ekologi, Firdaus: Sumbar Harus Perkuat Pencegahan

POPULER

  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026