
Padang, Scientia—- Wali Kota Padang Fadly Amran hadiri Forum Konsultasi Publik dan Penyampaian Informasi Publik terkait, Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan Environmental and Social Impact Assessment (ESIA) rencana pengembangan RSUP Dr. M. Djamil, Rabu (15/6).
Fadly Amran mengapresiasi, RSUP Dr. M. Djamil yang telah bekerja keras menghadirkan investasi di bidang pelayanan kesehatan.
Menurutnya, investasi tersebut bukan hanya untuk pengembangan rumah sakit, tetapi juga menjadi investasi bagi Kota Padang dan masyarakat Sumatera Barat secara umum.
Fadly Amran menegaskan, pembangunan dan pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sejalan dengan arah pembangunan Kota Padang sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD)periode 2025–2045, yakni mewujudkan Kota Padang sebagai kota perdagangan dan jasa.
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang Dovy Djanas menjelaskan , tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit saat ini hampir mencapai 90 persen.
Tingginya tingkat pemanfaatan layanan menunjukkan perlunya penambahan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan.
Dovy menyebutkan, RSUP Dr. M. Djamil merupakan salah satu dari delapan rumah sakit yang memperoleh pembiayaan dalam program pengembangan layanan kesehatan Nasional.
Sesuai timeline yang telah ditetapkan, proyek tersebut ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan tahun 2027 mendatang.
“Saat ini Kota Padang memang membutuhkan investasi yang terus mengalir seluas-luasnya, tentunya untuk kemaslahatan masyarakat. Salah satu tantangan yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita adalah tingkat pengangguran yang masih cukup tinggi,” ujar Walikota Padang .
“Pemerintah Kota Padang berkomitmen, mendukung pengembangan RSUP Dr. M. Djamil. Hal ini sejalan dengan visi Kota Padang, mewujudkan kota pintar dan kota sehat. Kedua tujuan tersebut sangat sejalan dengan pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sebagai pusat layanan kesehatan yang modern dan berkualitas.” tambahnya.
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dovy Djanas mengatakan, ia mendapatkan pendanaan untuk pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sekitar Rp1 triliun.
” Ada dua gedung yang akan kami bangun, yaitu Central Medical Unit dan gedung ruang rawat inap,” katanya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan RSUP Dr. M. Djamil. Pengembangan rumah sakit ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Sumatera Barat dan wilayah Sumatera bagian tengah, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan Kota Padang,” ujarnya.(Ade)







![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_49952-350x250.jpg)
